Bom Kedutaan Besar Amerika Serikat 1998 adalah serangan yang terjadi pada 7 Agustus 1998. Lebih dari 200 orang tewas dalam ledakan bom truk yang hampir bersamaan di dua kota Afrika Timur, satu di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Dar es Salaam, Tanzania, yang lainnya di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Nairobi, Kenya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bom Kedutaan Besar Amerika Serikat 1998 | |
|---|---|
![]() Aftermath at the U.S. embassy in Nairobi | |
![]() | |
| Lokasi | 01°17′21″S 36°49′36″E / 1.28917°S 36.82667°E / -1.28917; 36.82667 dan 06°47′21″S 39°16′46″E / 6.78917°S 39.27944°E / -6.78917; 39.27944 Nairobi, Kenya Dar es Salaam, Tanzania |
| Tanggal | Agustus 7, 1998 (1998-08-07) |
| Sasaran | Kedutaan Besar Amerika Serikat |
Jenis serangan | Bom truk |
| Senjata | TNT, amonium nitrat, pistol, granat setrum |
| Tewas | 224 (213 di Nairobi, 11 di Dar es Salaam) |
| Luka | 4.000 |
| Pelaku | al-Qaeda dan Jihad Islam Mesir |
Bom Kedutaan Besar Amerika Serikat 1998 adalah serangan yang terjadi pada 7 Agustus 1998. Lebih dari 200 orang tewas dalam ledakan bom truk yang hampir bersamaan di dua kota Afrika Timur, satu di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Dar es Salaam, Tanzania, yang lainnya di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Nairobi, Kenya.[1]
Serangan-serangan tersebut, yang terkait dengan anggota lokal Jihad Islam Mesir, membuat Osama bin Laden, Ayman al-Zawahiri, dan organisasi teroris mereka, al-Qaeda, menjadi perhatian publik AS untuk pertama kalinya, dan mengakibatkan Biro Investigasi Federal (FBI) menempatkan bin Laden pada sepuluh daftar buronan yang paling dicari. FBI juga menghubungkan serangan itu ke Azerbaijan, karena 60 panggilan dilakukan melalui telepon satelit oleh bin Laden ke rekan-rekannya di ibu kota negara itu, Baku. Fazul Abdullah Mohammed dan Abdullah Ahmed Abdullah dianggap sebagai dalang di balik pengeboman.[2][3][4][5]