Bolo adalah desa di kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Secara geografis, desa ini terletak di daerah dataran rendah dengan ketinggian sekitar 125 meter di atas permukaan laut. Desa Bolo memiliki wilayah seluas 388,08 Ha. Secara administrasi, Desa Bolo terbagi menjadi empat dusun 7 dukuh.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Bolo | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Tengah | ||||
| Kabupaten | Boyolali | ||||
| Kecamatan | Wonosegoro | ||||
| Kode pos | 57382 | ||||
| Kode Kemendagri | 33.09.18.2007 | ||||
| Kode BPS | 3309182007 | ||||
| Luas | 3,0641 km² | ||||
| Jumlah penduduk | 3331jiwa | ||||
| Kepadatan | 1087,3 jiwa/km² | ||||
| Jumlah RT | 22 | ||||
| Jumlah RW | 5 | ||||
| |||||
Bolo adalah desa di kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Secara geografis, desa ini terletak di daerah dataran rendah dengan ketinggian sekitar 125 meter di atas permukaan laut. Desa Bolo memiliki wilayah seluas 388,08 Ha. Secara administrasi, Desa Bolo terbagi menjadi empat dusun 7 dukuh.
Keadaan geografis tersebut memberikan desa ini keindahan alam yang memesona, yaitu wisata alam Kedung Goro. Wisata alam tersebut merupakan sebuah kolam alami yang terbentuk dari aliran sungai yang melintasi desa. Kedung Goro juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat setempat.
Wilayah Desa Bolo didominasi oleh persawahan dan hutan kecil, serta beberapa sungai yang melintasi desa, salah satunya adalah Kali Serang. Kondisi alam tersebut menjadikan sebagian besar masyarakat bermatapencaharian sebagi petani sawah dan petani kebun. Komoditas utama pertanian dan perkebunan Desa Bolo meliputi padi, kedelai, jagung, singkong, dan pisang.
Lembaga pendidikan di Desa Bolo, antara lain: