Robert Nesta Marley adalah seorang penyanyi, penulis lagu, dan gitaris Jamaika. Dianggap sebagai salah satu pelopor reggae, ia memadukan unsur-unsur reggae, ska, dan rocksteady serta terkenal karena gaya vokal dan penulisan lagunya yang khas. Marley meningkatkan visibilitas musik Jamaika di seluruh dunia dan menjadi tokoh global dalam budaya populer. Ia dikenal sebagai ikon Rastafari, dan ia memasukkan unsur spiritualitas ke dalam musiknya. Marley juga dianggap sebagai simbol global musik, budaya, dan identitas Jamaika dan kontroversial karena dukungannya yang blak-blakan terhadap reformasi sosial yang demokratis. Marley juga mendukung legalisasi ganja dan mengadvokasi Pan-Afrikanisme.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| The Honourable Bob Marley OM | |
|---|---|
Marley pada tahun 1976 | |
| Lahir | Robert Nesta Marley (1945-02-06)6 Februari 1945 Nine Mile, Saint Ann Parish, Jamaika |
| Meninggal | 11 Mei 1981(1981-05-11) (umur 36) Miami, Florida, Amerika Serikat |
| Makam | Mausoleum Bob Marley, Nine Mile, Saint Ann Parish, Jamaika |
| Nama lain |
|
| Pekerjaan |
|
| Tahun aktif | 1962–1980 |
| Suami/istri | |
| Anak | 11 |
| Orang tua | Norval Sinclair Marley (ayah) Cedella Booker (ibu) |
| Kerabat |
|
| Karier musik | |
| Genre | |
| Instrumen |
|
| Label |
|
| Situs web | bobmarley |
| Penghargaan
| |
Robert Nesta Marley OM (6 Februari 1945 – 11 Mei 1981) adalah seorang penyanyi, penulis lagu, dan gitaris Jamaika. Dianggap sebagai salah satu pelopor reggae, ia memadukan unsur-unsur reggae, ska, dan rocksteady serta terkenal karena gaya vokal dan penulisan lagunya yang khas.[2][3] Marley meningkatkan visibilitas musik Jamaika di seluruh dunia dan menjadi tokoh global dalam budaya populer.[4][5] Ia dikenal sebagai ikon Rastafari, dan ia memasukkan unsur spiritualitas ke dalam musiknya.[6] Marley juga dianggap sebagai simbol global musik, budaya, dan identitas Jamaika dan kontroversial karena dukungannya yang blak-blakan terhadap reformasi sosial yang demokratis.[7][8] Marley juga mendukung legalisasi ganja dan mengadvokasi Pan-Afrikanisme.[9]