Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiWeka-weka
Artikel Wikipedia

Weka-weka

Weka-weka atau bidadari halmahera adalah jenis cendrawasih berukuran sedang, sekitar 28 cm, berwarna cokelat-zaitun. Cendrawasih ini merupakan satu-satunya anggota genus Semioptera. Burung jantan bermahkota warna ungu dan ungu-pucat mengkilat dan warna pelindung dadanya hijau zamrud. Cirinya yang paling mencolok adalah dua pasang bulu putih yang panjang yang keluar menekuk dari sayapnya dan bulu itu dapat ditegakkan atau diturunkan sesuai keinginan burung ini. Burung betinanya yang kurang menarik berwarna cokelat zaitun dan berukuran lebih kecil serta punya ekor lebih panjang dibandingkan burung jantan.

spesies burung
Diperbarui 14 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Weka-weka
Weka-weka
Semioptera wallacii Suntingan nilai di Wikidata

Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN22706140 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KelasAves
OrdoPasseriformes
FamiliParadisaeidae
GenusSemioptera
SpesiesSemioptera wallacii Suntingan nilai di Wikidata
G. R. Gray, 1859
Distribusi
EndemikPulau Halmahera Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Weka-weka[1] atau bidadari halmahera (bahasa Latin: Semioptera wallaciicode: la is deprecated ) adalah jenis cendrawasih berukuran sedang, sekitar 28 cm, berwarna cokelat-zaitun. Cendrawasih ini merupakan satu-satunya anggota genus Semioptera. Burung jantan bermahkota warna ungu dan ungu-pucat mengkilat dan warna pelindung dadanya hijau zamrud. Cirinya yang paling mencolok adalah dua pasang bulu putih yang panjang yang keluar menekuk dari sayapnya dan bulu itu dapat ditegakkan atau diturunkan sesuai keinginan burung ini. Burung betinanya yang kurang menarik berwarna cokelat zaitun dan berukuran lebih kecil serta punya ekor lebih panjang dibandingkan burung jantan.

Etimologi

George Robert Gray dari Museum Inggris menamai jenis ini untuk menghormati Alfred Russel Wallace, seorang naturalis Inggris dan pengarang buku The Malay Archipelago, orang Eropa pertama yang menemukan burung ini pada tahun 1858.

Subspesies dan taksonomi

Burung weka-weka adalah burung endemik kepulauan Maluku dan merupakan jenis burung cenderawasih sejati yang tersebar paling barat. Burung ini memiliki dua subspesies:

  • Semioptera wallacii halmaherae Salvadori, 1881
  • Semioptera wallacii wallacii Gray, 1859

Perilaku dan ekologi

Makanannya terdiri dari serangga, artropoda, dan buah-buahan. Burung jantan bersifat poligami. Mereka berkumpul dan menampilkan tarian udara yang indah, meluncur dengan sayapnya dan mengembangkan bulu pelindung dadanya yang berwarna hijau mencolok sementara bulu putih panjangnya di punggungnya dikibar-kibarkan.

Status konservasi

Karena umum ditemukan di rentang habitatnya yang terbatas, burung weka-wdka dievaluasi berisiko rendah di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix II.

Penyebaran

Burung weka-weka bisa ditemukan di Pulau Halmahera dan Bacan pada hutan hujan tropis dataran rendah dan bukit-bukit, dan kadang-kadang di daerah berhutan.

Lihat pula

  • Sungai Ake Lamo (Halmahera Timur)

Referensi

  1. ↑ "Weka-weka - KBBI VI".

Bacaan

  • Bashari, Hanom (2011). Laporan Teknis No.8: Kajian Status dan Habitat Bidadari Halmahera Semioptera wallacii di Kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Pulau Halmahera Maluku Utara. Burung Indonesia dan TN Aketajawe Lolobata.

Pranala luar

  • (Inggris) BirdLife Species Factsheet Diarsipkan 2008-12-29 di Wayback Machine.
  • (Inggris) IUCN Red List
  • (Inggris) Oriental Bird Images Diarsipkan 2021-05-02 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Genera Corvides beserta kerabat punah mereka
  • Kingdom: Animalia
  • Fium: Chordata
  • Ordo: Passeriformes
  • Subordo: Passeri
  • Infraordo: Corvides
Corvides
Campephagidae
  • Campephaga
  • Campochaera
  • Ceblepyris
  • Celebesica
  • Coracina
  • Cyanograucalus
  • Edolisoma
  • Lalage
  • Lobotos
  • Malindangia
  • Pericrocotus
Cinclosomatidae
  • Cinclosoma
  • Ptilorrhoa
Eulacestomatidae
  • Eulacestoma
Falcunculidae
  • Falcunculus
Mohouidae
  • Mohoua
Neosittidae
  • Daphoenositta
Oreoicidae
  • Aleadryas
  • Oreoica
  • Ornorectes
Oriolidae
  • †Longmornis
  • Oriolus
  • Pitohui
  • Sphecotheres
  • †Turnagra
Pachycephalidae
  • Colluricincla
  • Coracornis
  • Melanorectes
  • Pachycephala
  • Pseudorectes
Paramythiidae
  • Oreocharis
  • Paramythia
Psophodidae
  • Androphobus
  • Psophodes
Malaconotoidea
    • See below ↓
Corvoidea
    • See below ↓
Turnagra Campochaera sloetii
Malaconotoidea
Aegithinidae
  • Aegithina
Artamidae
Artaminae
  • Artamus
Craticinae
  • Cracticus
  • Gymnorhina
  • †Kurrartapu
  • Melloria
  • Strepera
Peltopsinae
  • Peltops
Machaerirhynchidae
  • Machaerirhynchus
Malaconotidae
  • Chlorophoneus
  • Dryoscopus
  • Laniarius
  • Malaconotus
  • Nilaus
  • Rhodophoneus
  • Tchagra
  • Telophorus
Pityriasidae
  • Pityriasis
Platysteiridae
  • Batis
  • Lanioturdus
  • Platysteira
Rhagologidae
  • Rhagologus
Vangidae
  • Artamella
  • Bias
  • Calicalicus
  • Cyanolanius
  • Euryceros
  • Falculea
  • Hemipus
  • Hypositta
  • Leptopterus
  • Megabyas
  • Mystacornis
  • Newtonia
  • Oriolia
  • Philentoma
  • Prionops
  • Pseudobias
  • Schetba
  • Tephrodornis
  • Tylas
  • Vanga
  • Xenopirostris
Malaconotus monteiri Machaerirhynchus nigripectus
Corvoidea
Corcoracidae
  • Corcorax
  • Struthidea
Corvidae
  • Aphelocoma
  • Calocitta
  • Cissa
  • Corvus
  • Crypsirina
  • Cyanocitta
  • Cyanocorax
  • Cyanolyca
  • Cyanopica
  • Dendrocitta
  • Garrulus
  • Gymnorhinus
  • †Henocitta
  • †Miocitta
  • †Miocorvus
  • †Miopica
  • Nucifraga
  • Perisoreus
  • Pica
  • Platysmurus
  • Podoces
  • †Protocitta
  • Psilorhinus
  • Ptilostomus
  • Pyrrhocorax
  • Temnurus
  • Urocissa
  • Zavattariornis
Dicruridae
  • Dicrurus
Ifritidae
  • Ifrita
Laniidae
  • Eurocephalus
  • Lanius
Melampittidae
  • Megalampitta
  • Melampitta
Monarchidae
Monarchinae
  • Arses
  • Carterornis
  • Chasiempis
  • Clytorhynchus
  • Grallina
  • Mayrornis
  • Metabolus
  • Monarcha
  • Myiagra
  • Neolalage
  • Pomarea
  • Symposiachrus
Terpsiphoninae
  • Hypothymis
  • Terpsiphone
  • Trochocercus
Paradisaeidae
  • Astrapia
  • Cicinnurus
  • Diphyllodes
  • Drepanornis
  • Epimachus
  • Lophorina
  • Lycocorax
  • Manucodia
  • Paradigalla
  • Paradisaea
  • Paradisornis
  • Parotia
  • Phonygammus
  • Pteridophora
  • Ptiloris
  • Seleucidis
  • Semioptera
Platylophidae
  • Platylophus
Rhipiduridae
Lamproliinae
  • Chaetorhynchus
  • Eutrichomyias
  • Lamprolia
Rhipidurinae
  • Rhipidura
Vireonidae
  • Cyclarhis
  • Erpornis
  • Hylophilus
  • Pachysylvia
  • Pteruthius
  • Tunchiornis
  • Vireo
  • Vireolanius
Paradisaea minor

Seleucidis melanoleuca Nucifraga caryocatactes

Corvus corax
Pengidentifikasi takson
Semioptera wallacii
  • Wikidata: Q766568
  • Wikispecies: Semioptera wallacii
  • ADW: Semioptera_wallacii
  • ARKive: semioptera-wallacii
  • Avibase: 5B56D6BE55E3B3B0
  • BioLib: 30240
  • BirdLife: 22706140
  • BOW: walsta2
  • CoL: 4WGN5
  • eBird: walsta2
  • EoL: 45516966
  • GBIF: 2494872
  • iNaturalist: 8165
  • IRMNG: 10949282
  • ITIS: 562914
  • IUCN: 22706140
  • NCBI: 681210
  • Observation.org: 75468
  • Open Tree of Life: 866756
  • Species+: 4794
  • Xeno-canto: Semioptera-wallacii
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Etimologi
  2. Subspesies dan taksonomi
  3. Perilaku dan ekologi
  4. Status konservasi
  5. Penyebaran
  6. Lihat pula
  7. Referensi
  8. Bacaan
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Burung

binatang dari tetrapoda

Burung cinta

genus burung

Burung madu sriganti

spesies burung

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026