Beton ringan adalah beton yang memiliki berat isi kurang dari 1850 kg/m3 yang memakai agregat ringan atau campuran antara agregat ringan dengan pasir. Beton pada umumnya memiliki berat 2400 kg/m3. Secara karakteristik, beton ringan mempunyai sifat yang sama dengan beton konvensional. Karakteristik beton ringan terdiri dari:Kuat Tekan adalah besarnya beban persatuan luas yang menyebabkan benda uji beton hancur bila terbebani gaya tertentu atau gaya yang dihasilkan oleh mesin uji tekan aksial. Modulus Elastisitas adalah kekuatan beton dalam menahan gaya-gaya lentur yang terjadi. Modulous Elastisitas berhubungan dengan sifat dari bahan pencampur dari beton itu sendiri. Kuat Tarik Belah Pengujian Kuat Tarik secara langsung pada beton jarang untuk dilakukan, namun untuk dilakukan pengujian Uji Tarik Belah SK SNI 03-2491-1991 menjadi acuan utama. Kuat Lentur adalah kemampuan balok beton untuk menahan gaya dengan arah tegak lurus sumbu. Gaya ini diberikan pada sampel beton berbentuk balok sampai patah dan dinyatakan dalam Mega Pascal (Mpa).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Beton ringan adalah beton yang memiliki berat isi kurang dari 1850 kg/m3 yang memakai agregat ringan atau campuran antara agregat ringan dengan pasir.[1] Beton pada umumnya memiliki berat 2400 kg/m3. Secara karakteristik, beton ringan mempunyai sifat yang sama dengan beton konvensional. Karakteristik beton ringan terdiri dari: