Beton berkekuatan tinggi adalah beton yang memiliki kinerja tinggi dengan mutu fc' > 60 Mpa umur 28 hari dengan benda uji silinder standar serta memiliki kelecakan dan keawetan tinggi. Beton kinerja tinggi harus memenuhi kombinasi persyaratan kinerja spesifik dan keseragaman yang tidak selalu bisa dicapai ketika menggunakan bahan-bahan konvensional dalam praktik-praktik pencampuran, pengecoran dan perawatan untuk beton normal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Beton berkekuatan tinggi (Beton KinerjaTinggi) adalah beton yang memiliki kinerja tinggi dengan mutu fc' > 60 Mpa umur 28 hari dengan benda uji silinder standar serta memiliki kelecakan dan keawetan tinggi.[1] Beton kinerja tinggi harus memenuhi kombinasi persyaratan kinerja spesifik dan keseragaman yang tidak selalu bisa dicapai ketika menggunakan bahan-bahan konvensional dalam praktik-praktik pencampuran, pengecoran dan perawatan untuk beton normal.
Beton Kinerja Tinggi biasanya dirancang untuk memenuhi paramater berupa Kriteria Daya Tahan yang melingkupi Creep, Permeabilitas terhadap Klorida, Freeze-Thaw (Ketahanan terhadap perubahan suhu ekstrem), serta penyusutan. Untuk Kriteria Kekuatan, Beton Kinerja Tinggi wajib memenuhi Modulus Elastisitas, Scaling, serta ketahanan terhadap abrasi.
Dalam prakteknya, Beton Kinerja Tinggi didapatkan dari bahan bahan baku (semen, agregat, bahan tambah kimia/bahan tambah mineral) terpilih dan metode desain campuran yang tepat untuk mencapai kinerja yang diinginkan. Pada umumnya beton kinerja tinggi menggunakan kadar sementisius yang tinggi dengan rasio semen (f.a.s) 0,4 atau kurang.[2]