Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Betain

Betain atau betaine dalam kimia adalah senyawa kimia netral apa pun dengan gugus fungsi kation yang bermuatan positif seperti amonium kuaterner atau kation fosfonium yang tidak mengandung atom hidrogen dan dengan gugus fungsi bermuatan negatif seperti kelompok karboksilat yang tidak berdekatan dengan situs kationik. Betain merupakan jenis ion zwitter yang spesifik. Secara historis, istilah ini hanya untuk TMG (trimetilglisina), tetapi secara biologis, TMG terlibat dalam reaksi metilasi dan detoksifikasi homosistein.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Juli 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Betain
Struktur kimiawi trimetilglisina.

Betain atau betaine (/ˈbiːtə.iːn, bɪˈteɪ-, -ɪn/) dalam kimia adalah senyawa kimia netral apa pun dengan gugus fungsi kation yang bermuatan positif seperti amonium kuaterner atau kation fosfonium (umumnya: ion onium) yang tidak mengandung atom hidrogen dan dengan gugus fungsi bermuatan negatif seperti kelompok karboksilat yang tidak berdekatan dengan situs kationik. Betain merupakan jenis ion zwitter yang spesifik. Secara historis, istilah ini hanya untuk TMG (trimetilglisina), tetapi secara biologis, TMG terlibat dalam reaksi metilasi dan detoksifikasi homosistein.

Pelafalan senyawa ini mencerminkan asal dan isolasi pertama yang ada pada bit gula ("Beta vulgaris" subsp. "vulgaris"), dan tidak berasal dari huruf Yunani beta (β), meskipun demikian senyawa ini sering diucapkan beta-INE atau BEE-tayn.[1]

Dalam sistem biologis, banyak betain yang terjadi secara alami berfungsi sebagai organik osmolalitas, zat yang disintesis atau diambil dari lingkungan oleh sel untuk perlindungan terhadap tekanan osmotik, salinitas tinggi, kekeringan, atau suhu tinggi. Akumulasi betain intraseluler tidak mengganggu fungsi enzim, struktur protein, dan integritas membran, sehingga memungkinkan retensi air dalam sel untuk berlindung dari efek dehidrasi. Betain juga merupakan donor metil yang semakin diakui secara signifikan dalam biologi.

Betain glisina

Senyawa betain yang asli, N,N,N-trimethylglycine, dinamakan setelah ditemukan dalam bit gula ("Beta vulgaris" subsp. "vulgaris") pada abad ke-19.[2] Sedangkan betain glisina merupakan asam amino N-trimetilasi kecil dan memiliki ion zwitter yang tidak dapat mengisomerisasi karena tidak ada atom hidrogen labil yang melekat pada atom nitrogen. Zat ini disebut betain glisina untuk membedakannya dari betain jenis lainnya.

Penggunaan komersial

Betain fosfonium adalah zat perantara dalam reaksi Wittig.

Penambahan betain ke reaksi berantai polimerase meningkatkan amplifikasi DNA dengan mengurangi pembentukan struktur sekunder di daerah yang banyak mengandung guanin-sitosina. Penambahan betain telah diketahui untuk meningkatkan kekhususan reaksi berantai polimerase dengan menghilangkan ketergantungan komposisi pasangan basa dari pelelehan DNA.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Alex Nickon and Ernest F. Silversmith (1987). Organic Chemistry, the Name Game: Modern Coined Terms and Their Origins. Pergamon. ISBN 978-0080344812.
  2. ↑ DNA Methylation and Complex Human Disease, Michel Neidhart
  3. ↑ Rees, William A.; Yager, Thomas D.; Korte, John; Von Hippel, Peter H. (1993). "Betaine can eliminate the base pair composition dependence of DNA melting". Biochemistry. 32 (1): 137–44. doi:10.1021/bi00052a019. PMID 8418834.
  4. ↑ Henke, W; Herdel, K; Jung, K; Schnorr, D; Loening, SA (1997). "Betaine improves the PCR amplification of GC-rich DNA sequences". Nucleic Acids Research. 25 (19): 3957–8. doi:10.1093/nar/25.19.3957. PMC 146979. PMID 9380524.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Spanyol


Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Betain glisina
  2. Penggunaan komersial
  3. Referensi

Artikel Terkait

Trimetilglisina

senyawa kimia

Surfaktan

dimetilamonio]-1-propanasulfonat) dan kokamidopropil hidroksisultaina. Betain seperti kokamidopropil betain memiliki karboksilat dengan amonium. Surfaktan ion zwitter

Molase

yang lebih banyak dibanding dengan tetes tebu yang mengandung rafinosa dan betain. Pemanfaatan molase dari gula bit untuk konsumsi jarang dilakukan karena

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026