Amfetamina adalah obat golongan stimulansia yang biasanya digunakan hanya untuk mengobati gangguan hiperaktif karena kurang perhatian atau Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada pasien dewasa dan anak-anak. Juga digunakan untuk mengobati gejala-gejala luka-luka traumatik pada otak dan gejala mengantuk pada siang hari pada kasus narkolepsi dan sindrom kelelahan kronis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. |
Artikel ini membahas mengenai narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai zat dan obat-obatan terlarang hanya dimuat demi kepentingan ilmu pengetahuan. Kepemilikan dan pengedaran narkoba adalah tindakan melanggar hukum di berbagai negara. Baca: penyangkalan umum lihat pula: nasihat untuk orang tua. |
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama lain | (±)-alfa-metilbenzenaetanamina, metilfenetilamina alfa, beta-fenil-isopropilamina |
| Rute pemberian | Oral, intravena, vaporisasi, insuflasi, supositoria, sublingual |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum |
|
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | Oral 20-25%;[1] nasal 75%; rektal 95–99%; intravena 100% |
| Pengikatan protein | 15–40% |
| Metabolisme | Hati (CYP2D6[2]) |
| Waktu paruh eliminasi | Rata-rata 12 jam untuk isomer d, 13 jam untuk isomer l |
| Ekskresi | Ginjal; sebagian besar tidak berubah |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS | |
| PubChem CID | |
| DrugBank | |
| ChemSpider | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.005.543 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C9H13N |
| Massa molar | 135,2084 |
| Model 3D (JSmol) | |
| Titik leleh | 285 hingga 281 °C (545 hingga 538 °F) |
| Kelarutan dalam air | 50–100 mg/mL (16C°) mg/mL (20 °C) |
| |
Amfetamina (Amfetamin; bahasa Inggris: Amphetaminecode: en is deprecated , juga disebut Alfa-Metil-Fenetilamina, beta-fenil-isopropilamina, atau benzedrin) adalah obat golongan stimulansia (hanya dapat diperoleh dengan resep dokter) yang biasanya digunakan hanya untuk mengobati gangguan hiperaktif karena kurang perhatian atau Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada pasien dewasa dan anak-anak. Juga digunakan untuk mengobati gejala-gejala luka-luka traumatik pada otak dan gejala mengantuk pada siang hari pada kasus narkolepsi dan sindrom kelelahan kronis.
Pada awalnya, amfetamin sangat populer digunakan untuk mengurangi nafsu makan dan mengontrol berat badan. Merk dagang Amfetamin (di AS) antara lain Adderall, dan Dexedrine. Sementara di Indonesia dijual dalam kemasan injeksi dengan merk dagang generik. Obat ini juga digunakan secara ilegal sebagai obat untuk kesenangan (Recreational Club Drug) dan sebagai peningkat penampilan (menambah percaya diri atau PD). Istilah "Amftamin" sering digunakan pada campuran-campuran yang diturunkan dari Amfetamin.