Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bencana kelaparan Jalur Gaza

Bencana kelaparan Jalur Gaza adalah sebuah bencana kelaparan yang terjadi akibat blokade Israel selama perang Gaza yang mencegah masuknya kebutuhan pokok dan bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta serangan udara yang telah menghancurkan infrastruktur pangan seperti toko roti, penggilingan, dan gudang makanan, sehingga menimbulkan kelangkaan luas terhadap pasokan penting. Menurut sekelompok pakar PBB, pada Juli 2024 “kampanye kelaparan yang ditargetkan” oleh Israel telah menyebar ke seluruh Jalur Gaza dan menyebabkan kematian anak-anak. Pada bulan yang sama, kasus kekurangan gizi pada anak yang terdeteksi di Gaza utara meningkat sebesar 300% dibandingkan dengan Mei 2024.

kelaparan akibat manusia di Jalur Gaza
Diperbarui 23 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bencana kelaparan Jalur Gaza
Bencana kelaparan Jalur Gaza
مجاعة قطاع غزة
Korban kelaparan berusia 17 tahun di Gaza utara (Juli 2024)
NegaraPalestina
LokasiJalur Gaza
Total kematian251+ per 16 Agustus 2025[a]
BantuanBantuan kemanusiaan
Akibat
  • Mahkamah Internasional memerintahkan Israel untuk meningkatkan bantuan ke Gaza
  • Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi para pemimpin Israel karena menggunakan kelaparan sebagai metode peperangan.[2]

Proyeksi untuk 11 Mei – 30 September 2025:

  • Seluruh penduduk (2,1 juta) dalam IPC Tahap 3 (Krisis) atau lebih tinggi
  • 1 juta dalam IPC Tahap 4 (Darurat)
  • 470.000 orang dalam IPC Tahap 5 (ketidakamanan pangan yang parah)[3]

Bencana kelaparan Jalur Gaza adalah sebuah bencana kelaparan yang terjadi akibat blokade Israel selama perang Gaza yang mencegah masuknya kebutuhan pokok dan bantuan kemanusiaan ke Gaza,[4][5][6] serta serangan udara yang telah menghancurkan infrastruktur pangan seperti toko roti, penggilingan, dan gudang makanan, sehingga menimbulkan kelangkaan luas terhadap pasokan penting.[b] Menurut sekelompok pakar PBB, pada Juli 2024 “kampanye kelaparan yang ditargetkan” oleh Israel telah menyebar ke seluruh Jalur Gaza dan menyebabkan kematian anak-anak.[8][9][10][11] Pada bulan yang sama, kasus kekurangan gizi pada anak yang terdeteksi di Gaza utara meningkat sebesar 300% dibandingkan dengan Mei 2024.[12]

Pada 30 Juni 2024, Komite Tinjauan Kelaparan Global IPC menyatakan bahwa bukti yang tersedia menunjukkan kelaparan belum terjadi di Gaza, namun risiko tinggi kelaparan akan terus berlanjut selama perang berlangsung, serta memperingatkan agar tidak lengah.[13] Israel menentang metodologi IPC sebelumnya dengan merujuk pada pendapat akademisi di sektor kesehatan masyarakat Israel.[14] Pada September 2024, Refugees International memperingatkan bahwa kondisi pangan di Gaza telah “memburuk secara parah” sejak Mei, dengan menyatakan bahwa “risiko serius terjadinya kembali kondisi kelaparan masih sangat tinggi”.[15] Program Pangan Dunia pada Oktober 2024 memperingatkan bahwa satu juta orang berada dalam risiko kelaparan.[16]

Proyeksi menunjukkan bahwa 100 persen populasi mengalami “tingkat kerawanan pangan akut yang tinggi,” dengan sekitar 20 persen di antaranya berada pada tingkat bencana per Juli 2025.[17] Pada 22 Agustus 2025, IPC mengonfirmasi bahwa kelaparan sedang berlangsung di Kegubernuran Gaza dan kemungkinan besar akan terjadi di Kegubernuran Deir al-Balah serta Kegubernuran Khan Yunis dalam satu bulan berikutnya. IPC menyatakan bahwa data mengenai Kegubernuran Gaza Utara masih terbatas, tetapi memperingatkan bahwa kelaparan juga bisa terjadi di wilayah tersebut.[18]

Volker Türk, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, menyatakan bahwa pembatasan Israel terhadap masuknya bantuan dapat dianggap sebagai penggunaan kelaparan sebagai senjata perang, yang termasuk kejahatan perang.[19][20] Komisi Penyelidikan Internasional Independen juga menemukan bahwa Israel menggunakan kelaparan sebagai metode perang.[21] Pada April dan Mei, USAID dan Biro Kependudukan, Pengungsi, dan Migrasi Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyimpulkan bahwa Israel menghalangi masuknya bantuan pangan ke Gaza. Temuan ini ditolak oleh Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan pemerintahan Presiden Joe Biden.[22] Pemerintah Israel membantah menggunakan kelaparan sebagai senjata perang dan menyatakan bahwa pihaknya tidak melanggar Konvensi Genosida.[23] COGAT, badan Israel yang bertanggung jawab mengatur masuknya bantuan ke Gaza, menyatakan bahwa Israel tidak memberlakukan batasan atas jumlah bantuan yang masuk.[24]

Namun, klaim COGAT tersebut ditentang oleh berbagai pihak, termasuk Uni Eropa, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Oxfam, dan Britania Raya.[25] Sejak Maret 2025, Israel secara terbuka menjadikan blokade sebagai kebijakan resmi,[26] dengan Menteri Pertahanan Israel saat ini, Israel Katz, menyatakan bahwa “tidak ada bantuan kemanusiaan yang akan masuk ke Gaza”.[27] Israel juga mengklaim bahwa “Hamas menimbun persediaan dan menahannya dari warga sipil yang semakin putus asa”,[28][29] tetapi hingga Februari 2024 pemerintah Amerika Serikat tidak menerima bukti yang mendukung klaim tersebut.[30] Selain itu, terdapat laporan mengenai geng bersenjata yang mencuri bantuan,[31] dan sebagian dari kelompok yang melakukan pencurian tersebut dilaporkan dipersenjatai oleh Israel.[32]

Pada 21 November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Galant karena adanya “alasan yang masuk akal” bahwa mereka memikul tanggung jawab pidana atas “kejahatan perang berupa penggunaan kelaparan sebagai metode peperangan”.[33][2] Amerika Serikat secara tegas menolak keputusan ICC untuk mengeluarkan surat perintah tersebut.[34] Menurut sebuah komite khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa,[35] Amnesty International, serta sejumlah pakar dan organisasi hak asasi manusia lainnya, Israel telah melakukan genosida terhadap rakyat Palestina selama invasi dan pengeboman yang terus berlangsung di Jalur Gaza.[36][37]

Catatan

  1. ↑ Jumlah total kematian akibat kekurangan gizi dan kelaparan yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Gaza adalah 251 hingga 16 Agustus, termasuk 108 anak-anak.[1]
  2. ↑ Menurut B'Tselem, risiko kelaparan merupakan konsekuensi langsung dari kebijakan Israel: “Realitas ini bukanlah produk sampingan dari perang, melainkan hasil langsung dari kebijakan resmi Israel. Penduduk kini sepenuhnya bergantung pada pasokan makanan dari luar Gaza, karena mereka hampir tidak dapat lagi memproduksi bahan pangan sendiri. Sebagian besar lahan pertanian telah hancur, dan mengakses area terbuka selama perang sangat berbahaya. Toko roti, pabrik, serta gudang pangan telah dibom atau ditutup akibat kekurangan pasokan dasar, bahan bakar, dan listrik”.[7]

Referensi

  1. ↑ Magnay, Diana (16 August 2025). "Every hospital in Gaza overwhelmed with malnutrition cases". Sky News. Diakses tanggal 16 August 2025.
  2. 1 2 Shotter, James; Ralph, Oliver (21 November 2024). "ICC issues arrest warrant for Israeli PM Benjamin Netanyahu". Financial Times.
  3. ↑ "REPORTED IMPACT SNAPSHOT | GAZA STRIP 23 July 2025 at 15:00" (PDF). United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs. Diakses tanggal 27 July 2025.
  4. ↑ Knutson, Jacob (11 April 2024). "U.S. aid official says famine has begun in northern Gaza". Axios. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 April 2024. Diakses tanggal 24 April 2024.
  5. ↑ "The Guardian view on famine in Gaza: a human-made catastrophe". The Guardian. 19 March 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 May 2024. Diakses tanggal 22 March 2024.
  6. ↑ "Imminent famine in northern Gaza is 'entirely man-made disaster': Guterres". UN News (dalam bahasa Inggris). 18 March 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 March 2024. Diakses tanggal 3 April 2024.
  7. ↑ "Israel is starving Gaza" (Press release). B'Tselem. 8 January 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 February 2024. Diakses tanggal 17 January 2024.
  8. ↑ Kourdi, Eyad; Said-Moorhouse, Lauren (9 July 2024). "Famine has spread throughout Gaza, say UN experts". CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 10 July 2024.
  9. ↑ "U.N. experts say Gaza children dying in Israeli 'targeted starvation campaign'". CBS News (dalam bahasa American English). CBS/AFP. 9 July 2024. Diakses tanggal 10 July 2024.
  10. ↑ "UN experts say Israel carrying out 'targeted starvation campaign' in Gaza". Al Jazeera (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 10 July 2024.
  11. ↑ "UN experts declare famine has spread throughout Gaza strip". Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights. 9 July 2024.
  12. ↑ "Humanitarian Situation Update #200 Gaza Strip". OCHA. United Nations. 5 August 2024. Diakses tanggal 17 August 2024.
  13. ↑ "Famine Review Committee: Gaza Strip, June 2024" (PDF). Diakses tanggal 24 June 2024.
  14. ↑ Sharon, Jeremy (31 May 2024). "Key Gaza famine report cited by UN, ICJ has systematic flaws, Israeli review finds". The Times of Israel. ISSN 0040-7909. OCLC 1076401854. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 May 2024.
  15. ↑ Konyndyk, Jeremy; Marks, Jesse. "Untangling the Reality of Famine in Gaza". Refugees International. Diakses tanggal 15 September 2024.
  16. ↑ Khadder, Kareem; Salman, Abeer; Kourdi, Eyad; Lockwood, Pauline (11 October 2024). "UN says no food has entered northern Gaza since start of October, putting 1 million people at risk of starvation". CNN. Diakses tanggal 13 October 2024.
  17. ↑ "Reported impact snapshot | Gaza Strip (30 July 2025)". Office for the Coordination of Humanitarian Affairs. 30 July 2025.
  18. ↑ Nichols, Michelle (2025-08-22). "Famine has struck Gaza, says global hunger monitor". Reuters (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-08-22.
  19. ↑ Tétrault-Farber, Gabrielle (19 March 2024). "Israel's restrictions to Gaza aid may be war crime, says UN rights office". Reuters.
  20. ↑ Beaumont, Peter (20 March 2024). "'Man-made famine' charge against Israel is backed by mounting body of evidence". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 May 2024. Diakses tanggal 21 March 2024.
  21. ↑ Solomon, Erika (13 June 2024). "The U.N. Report on Israeli and Palestinian War Crimes: What We Know". The New York Times. Diarsipkan dari asli tanggal 26 June 2024. Diakses tanggal 21 June 2024.
  22. ↑ Murphy, Brett (24 September 2024). "Israel Deliberately Blocked Humanitarian Aid to Gaza, Two Government Bodies Concluded. Antony Blinken Rejected Them". ProPublica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 September 2024.
  23. ↑ Corder, Mike (18 March 2024). "Israel asks UN court to reject South Africa's request for interim orders to prevent starvation in Gaza". PBS Newshour. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 March 2024. Diakses tanggal 21 March 2024.
  24. ↑ Halabi, Einav (24 February 2024). "COGAT:'There is no limit to the amount of aid that can enter Gaza'". Ynetnews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 March 2024. Diakses tanggal 21 March 2024.
  25. ↑
    • Larson 2024
    • Brown 2024
    • "Oxfam Says Israel 'Deliberately' Blocking Aid To Gaza". Barron's. Agence France-Presse. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 March 2024. Diakses tanggal 21 March 2024.
    • Wintour 2024
    • "UN aid chief says Israel needs to lift all impediments to Gaza aid". The Jerusalem Post. Reuters. 22 March 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 March 2024. Diakses tanggal 24 March 2024.
  26. ↑ "UN official urges Israel to lift 'cruel' aid blockade on Gaza". euronews (dalam bahasa Inggris). 1 May 2025. Diakses tanggal 3 May 2025.
  27. ↑ "'No humanitarian aid will enter Gaza,' Israel defence minister says". France 24 (dalam bahasa Inggris). 16 April 2025. Diakses tanggal 3 May 2025.
  28. ↑ DeYoung, Karen; Hudson, John (15 January 2024). "Despite U.S. pressure on Israel, casualty count in Gaza remains high". The Washington Post. Diakses tanggal 19 January 2024.
  29. ↑ "UN chief blames Israeli 'obstacles, chokepoints' for looming famine in Gaza Strip". The Times of Israel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 March 2024. Diakses tanggal 25 March 2024.
  30. ↑ Magid, Jacob. "US envoy says Israel has yet to provide 'specific evidence' that Hamas is stealing humanitarian aid". The Times of Israel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 March 2024. Diakses tanggal 25 March 2024.
  31. ↑ Batrawy, Aya; Baba, Anas; Dixon, Greg (21 November 2024). "In Gaza Organized Gangs Make a Bad Situation Even Worse". NPR. Diakses tanggal 17 June 2025.
  32. ↑ "The 'uncharismatic, illiterate' criminal behind Gaza's aid-looting gangs". ABC News (dalam bahasa Australian English). 13 July 2025. Diakses tanggal 23 July 2025.
  33. ↑ Roth, Andrew; Borger, Julian (21 November 2024). "ICC issues arrest warrant for Benjamin Netanyahu for alleged Gaza war crimes". The Guardian.
  34. ↑ El-Sabawi, Yasmine (21 November 2024). "Biden administration 'fundamentally rejects' ICC warrant for Netanyahu". Middle East Eye.
  35. ↑ "A genocide is unfolding before our eyes: History will not forgive our inaction, UN Special Committee warns General Assembly 4th Committee report". Question of Palestine (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 10 April 2025. Diakses tanggal 9 April 2025. Laporan kami tidak menyisakan ruang bagi ambiguitas. Sebuah genosida sedang berlangsung di depan mata kita. Kegagalan untuk bertindak sekarang—kegagalan untuk mengakhiri kekejaman ini—akan meruntuhkan fondasi hukum internasional yang selama ini kita bangun bersama untuk melindungi perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan semua orang. Ketidakaktifan kita hari ini sedang menciptakan preseden berbahaya bagi masa depan. Pikirkanlah hal itu.
  36. ↑
    • Dumper & Badran 2024, hlm. 2: "In this context we should not overlook the latest turning point in the history of Palestine – the attack by Hamas on 7th October 2023 on Israeli settlements adjacent to Gaza and the subsequent genocidal war that the state of Israel has carried out in the Gaza strip"
    • Speri 2024
    • Narea 2024
    • Albanese 2024, hlm. 1: "By analysing the patterns of violence and Israeli policies in its onslaught on Gaza, the present report concludes that there are reasonable grounds to believe that the threshold indicating that Israel has committed genocide has been met"
    • Amnesty International 2024, hlm. 13: "This report focuses on the Israeli authorities' policies and actions in Gaza as part of the military offensive they launched in the wake of the Hamas-led attacks on 7 October 2023 while situating them within the broader context of Israel's unlawful occupation, and system of apartheid against Palestinians in Gaza, the West Bank, including East Jerusalem, and Israel. It assesses allegations of violations and crimes under international law by Israel in Gaza within the framework of genocide under international law, concluding that there is sufficient evidence to believe that Israel's conduct in Gaza following 7 October 2023 amounts to genocide."
    • Traverso 2024, hlm. 8: "The only normative definition we have, codified at the United Nations Genocide Convention of 1948, accurately describes the current situation in Palestine ... describes exactly what is happening in Gaza today"
    • "},"date":{"wt":"12 December 2024"},"title":{"wt":"One year of denouncing the genocide of Palestinians in Gaza"},"url":{"wt":"https://www.fidh.org/en/region/north-africa-middle-east/israel-palestine/one-year-of-denouncing-the-genocide-of-palestinians-in-gaza"},"website":{"wt":"[[International Federation for Human Rights]]"},"access-date":{"wt":"4 June 2025"},"quote":{"wt":"One year ago, the FIDH International Board, its governing body elected by all its member organisations, recognised, after extensive debate and examination, that Israel was carrying out genocide against the Palestinian people in Gaza"}},"i":0}}]}' id="mwAow"/>"One year of denouncing the genocide of Palestinians in Gaza". International Federation for Human Rights. 12 December 2024. Diakses tanggal 4 June 2025. One year ago, the FIDH International Board, its governing body elected by all its member organisations, recognised, after extensive debate and examination, that Israel was carrying out genocide against the Palestinian people in Gaza
    • B'Tselem 2025, hlm. 86: "The review presented in this report leaves no room for doubt: since October 2023, the Israeli regime has been responsible for carrying out genocide against the Palestinians in the Gaza Strip. Killing tens of thousands of people; causing bodily or mental harm to hundreds of thousands more; destroying homes and civilian infrastructure on a massive scale; starvation, displacement, and denying humanitarian aid — all this is being perpetrated systematically, as part of a coordinated attack aimed at annihilating all facets of life in the Gaza Strip."
  37. ↑
    • Mohyeldin & Hamdan 2024
    • De Vogli et al. 2025, Supplementary appendix pp. 3–4
    • van Laarhoven, Peek & Walters 2025
    • Tharoor 2025
Palestina

Artikel bertopik Palestina ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan
  2. Referensi

Artikel Terkait

Invasi Jalur Gaza oleh Israel

serangan militer oleh Israel

Perang Israel–Hamas

konflik bersenjata di sekitar Jalur Gaza yang dimulai pada 7 Oktober 2023

Genosida Gaza

aksi genosida berupa serangan oleh Israel terhadap warga Palestina terutama yang berada di Gaza

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026