Bebek kayu adalah jenis bebek bertengger yang sebagian bermigrasi dan tersebar di Amerika Utara. Jantan dari spesies ini termasuk salah satu burung air paling berwarna di wilayah tersebut. Berbeda dengan sebagian besar bebek lainnya, bebek kayu memiliki cakar yang tajam untuk bertengger di pohon dan, di wilayah selatan, mampu menghasilkan dua kali bertelur dalam satu musim yang menjadikannya satu-satunya bebek di Amerika Utara dengan kemampuan ini.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bebek kayu Rentang waktu: | |
|---|---|
| Bebek kayu jantan (atas) dan betina, keduanya di Wissahickon Creek, Philadelphia | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Ordo: | Anseriformes |
| Famili: | Anatidae |
| Genus: | Aix |
| Spesies: | A. sponsa |
| Nama binomial | |
| Aix sponsa | |
| Jangkauan A. sponsa Jangkauan pembiakan Jangkauan sepanjang tahun Jangkauan musim dingin Migrasi | |
| Sinonim | |
| Anas sponsa (Linnaeus, 1758)Lampronessa sponsa | |
Bebek kayu (Aix sponsa) adalah jenis bebek bertengger yang sebagian bermigrasi dan tersebar di Amerika Utara. Jantan dari spesies ini termasuk salah satu burung air paling berwarna di wilayah tersebut.[2] Berbeda dengan sebagian besar bebek lainnya, bebek kayu memiliki cakar yang tajam untuk bertengger di pohon dan, di wilayah selatan, mampu menghasilkan dua kali bertelur dalam satu musim yang menjadikannya satu-satunya bebek di Amerika Utara dengan kemampuan ini.[3]
Bebek kayu adalah bebek bertengger berukuran sedang yang proporsional dan anggun. Dewasa biasanya memiliki panjang tubuh antara 47 hingga 54 cm, dengan lebar sayap sekitar 66 hingga 73 cm, dan berat berkisar antara 454 hingga 862 gram.[4] Ukurannya sekitar tiga perempat dari panjang itik melewar dewasa, dan ia termasuk dalam genus yang sama dengan bebek mandarin asia (Aix galericulata). Jantan dewasa menonjol karena bulu warna-warni yang mencolok, mata merah terang, serta tanda putih yang khas di leher, sedangkan betina tampil lebih sederhana dengan cincin mata putih dan tenggorokan pucat. Kedua jenis kelamin memiliki kepala bersayap jambul, dan spekulum pada sayap mereka menampilkan warna biru-hijau yang berkilau dengan tepian putih yang tegas.[5]
Bebek kayu adalah penghuni tetap di beberapa bagian wilayah selatannya, sementara populasi yang lebih utara bermigrasi ke selatan selama musim dingin, biasanya ke pesisir Atlantik Amerika Serikat. Sekitar 75% dari populasi yang berada di Pacific Flyway bersifat menetap dan tidak bermigrasi. Karena bulu mereka yang indah, bebek kayu juga populer dalam koleksi unggas air, sehingga sering muncul sebagai burung pelarian di Inggris. Sebagai contoh, populasi sementara pernah terbentuk di Surrey, meski tidak dianggap mandiri seperti bebek mandarin yang terkait. Bersama bebek mandarin, bebek kayu dikategorikan sebagai spesies invasif di Inggris dan Wales, dan pelepasannya ke alam liar adalah ilegal.[6] Mengacu pada distribusi aslinya, spesies ini berpotensi muncul secara alami di Eropa Barat, dan terdapat catatan pengamat di wilayah seperti Cornwall, Skotlandia, dan Kepulauan Scilly. Namun, karena popularitasnya dalam penangkaran, sulit untuk memastikan apakah burung yang terlihat di sana berasal dari alam liar atau dari burung peliharaan yang lepas.[7]