Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bawa Muhaiyaddeen

Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen adalah seorang sufi dari Sri Lanka yang pertama kali datang ke Amerika Serikat pada 11 Oktober 1971. Para pengikutnya kemudian mendirikan Bawa Muhaiyaddeen Fellowship (BMF) di Philadelphia, yang kemudian menyebar ke seluruh Amerika Serikat dan Kanada, serta Australia dan Inggris; belum termasuk murid-muridnya selama tinggal di Sri Lanka atau sebelum pindah ke Amerika.

Wikipedia article
Diperbarui 18 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen
LahirTidak diketahui
Sri Lanka
Meninggal8 Desember 1986
Philadelphia, Amerika
EraAbad ke-20
AliranSufisme

Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen (wafat 8 Desember 1986) adalah seorang sufi dari Sri Lanka yang pertama kali datang ke Amerika Serikat pada 11 Oktober 1971.[1] Para pengikutnya kemudian mendirikan Bawa Muhaiyaddeen Fellowship (BMF) di Philadelphia,[2] yang kemudian menyebar ke seluruh Amerika Serikat dan Kanada,[2] serta Australia dan Inggris; belum termasuk murid-muridnya selama tinggal di Sri Lanka atau sebelum pindah ke Amerika.[3]

Masa muda

Berdasarkan kisah para murid awalnya di Sri Lanka, Bawa Muhaiyaddeen tinggal di hutan hingga kemunculannya pada awal 1940-an. Menurut sebuah cerita, sejak tahun 1940-an ia banyak menghabiskan waktu di sebuah langgar di bernama Kataragama di Selatan Sri Lanka serta di kuil Al-Jilani yang didedikasikan untuk ' Abd al-Qadir al-Jilani. Sebagian dari pengikutnya yang tinggal di sekitar kota Jaffna adalah orang Hindu yang memanggilnya sebagai swami atau guru. Bawa kerap berperan sebagai tabib yang menyembuhkan berbagai penyakit, baik medis maupun spiritual seperti fenomena kerasukan.[3] Mengingat semakin banyaknya jumlah pengikut, maka Sebuah ashram didirikan di Jaffna.

Beberapa tahun kemudian pengikutnya dari Kolombo mengundang Bawa Muhaiyaddeen mengunjungi ibu kota Sri Lanka. Pada 1967, 'Lingkaran Studi Sufi Serendib' dibentuk oleh para murid di Kolombo yang mayoritas Muslim. Sebelumnya pada tahun 1955, Bawa Muhaiyaddeen telah menetapkan fondasi untuk sebuah masjid di kota Mankumban, di pantai utara. Setelah dua dekade, masjid itu selesai dibangun atas bantuan para murid yang datang dari Amerika,[4] dan secara resmi dibuka pada 17 Februari 1975.[5]

Pengajaran Bawa Muhaiyaddeen disampaikan melalui kisah-kisah. Hal ini mengatasi beragamnya latar belakang murid-muridnya yang datang dari berbagai agama. Dia menyambut semua orang dari semua tradisi dan latar belakang.[6] Sebagian bukunya ada yang sudah diterbitkan dalam Bahasa Indonesia.

Pindah ke Amerika

Gedung Bawa Muhaiyaddeen Fellowship di Philadelpia.

Pada tahun 1971 Bawa Muhaiyaddeen menerima undangan untuk mengunjungi Philadelphia, hingga akhirnya menetap di sana.[6] Pada 1973, sekelompok muridnya membentuk Bawa Muhaiyaddeen Fellowship yang menjadi wadah legal yang menyelenggarakan pertemuan-pertemuan untuk ceramah publik di Amerika.[6]

Seperti sebelumnya, para pengikutnya datang dari berbagai latar belakang agama, sosial, dan etnis. Bawa diterima di seluruh Amerika, Kanada, dan Inggris, dan mendapat pengakuan dari para cendekiawan agama, jurnalis, pendidik, dan pemimpin dunia. Asisten Sekretaris Jenderal PBB, Robert Muller, mengaku meminta arahan Bawa Muhaiyaddeen dalam wawancara pada tahun 1974.[7] Selama tahun 1978–1980 ketika krisis sandera Iran terjadi, Bawa menulis surat kepada para pemimpin dunia, seperti Imam Khamaeni, Presiden Anwar Sadat, dan Presiden Carter untuk mendorong resolusi damai di Timur Tengah.[8][9] Pengajarannya berlangsung sampai kematiannya pada 8 Desember 1986.

Berbagai Karya yang Ditulis Murid-Murid Bawa Muhaiyaddeen

Sejumlah buku telah diterbitkan oleh para murid Bawa Muhaiyaddeen yang menjelaskan ajarannya dari sudut pandang dan pemahaman mereka dan merinci dampak ajaran-ajaran ini terhadap kehidupan mereka.

  • Owner's Manual for the Human Being oleh Mitch Gilbert, penerbit One Light Press, 2005, ISBN 0-9771267-0-6
  • The Illuminated Prayer: The Five-Times Prayer of the Sufis oleh Coleman Barks dan Michael Green, penerbit Ballantine Wellspring, 2000, ISBN 0-345-43545-1.
  • One Song: A New Illuminated Rumi oleh Michael Green, penerbit Running Press, 2005, ISBN 0-7624-2087-1
  • My Years with the Qutb: A Walk in Paradise oleh Profesor Sharon Marcus, penerbit Sufi Press, 2007, ISBN 0-9737534-0-4
  • Life with the Guru oleh Dr. Art Hochberg, penerbit Kalima, 2014, ISBN 0988807556
  • The Elixir of Truth: Perjalanan di Jalan Sufi, Volume One oleh Musa Muhaiyaddeen, Witness Within penerbit, 2013, ISBN 0989018504
  • Finding the Way Home oleh Dr. Lockwood Rush, penerbit Ilm House, 2007, ISBN 0972660712
  • GPS for the Soul: Wisdom of the Master oleh Dana Hayne, penerbit BalboaPress, 2017, ISBN 1504384040

Referensi

  1. ↑ Divine Luminous Wisdom, hlm. 254.
  2. 1 2 Malik dan Hinnells, hlm. 93.
  3. 1 2 Malik dan Hinnells, hlm. 91.
  4. ↑ Malik dan Hinnells, p 92.
  5. ↑ Pohon Yang Jatuh ke Barat, hlm. 171.
  6. 1 2 3 Malik dan Hinnells, hlm. 92.
  7. ↑ To Die Before Death, hlm. xix.
  8. ↑ Haddad dan Smith, hlm. 103.
  9. ↑ Kebenaran dan Kesatuan Manusia: Surat dalam Menanggapi Krisis

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Masa muda
  2. Pindah ke Amerika
  3. Berbagai Karya yang Ditulis Murid-Murid Bawa Muhaiyaddeen
  4. Referensi

Artikel Terkait

Daftar tokoh Sufi

Faridi Chishti (1940-2011) Babajan (1806–1931) Bande Nawaz Barkat Ali Bawa Muhaiyaddeen Bishr al-Hafi Dada Masiti Dawud al-Ta'i Dhul-Nun al-Misri El Hadj

Vegetarianisme Islam

Beberapa sufi, termasuk Suhrawardi Hamiduddin Nagori dari Nagaur, Bawa Muhaiyaddeen, dan beberapa lainnya di Afrika Utara mempraktikkan pola makan vegan

Allah (Islam)

nama Tuhan dalam agama Islam

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026