Santo Bavo adalah seorang pertapa dan juga misionaris di Belgia. Bavo berasal dari Brabant dan pernah menikah sebelum menjadi pertapa. Ketika istrinya meninggal dunia, ia memeluk agama Kristen karena mendengar khotbah dari Santo Amandus. Kemudian ia meninggalkan harta kekayaannya dan bergabung ke sebuah biara di Ghent. Setelah mengikuti Amandus dalam beberapa perjalanan pekabaran Injil di Prancis, ia memutuskan hidup sebagai pertapa. Ia kemudian kembali ke Ghent dan hidup sebagai pertapa di sebuah biara hingga akhir hidupnya. Ia dihormati sebagai santo pelindung dari keuskupan Ghent dan Haarlem. Peringatan terhadap Santo Bavo dilakukan setiap tanggal 1 Oktober.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Santo Bavo | |
|---|---|
Santo Bavo oleh Geertgen tot Sint Jans, dibuat akhir abad ke-15 | |
| Lahir | 622 |
| Meninggal | 659 |
| Dihormati di | Gereja Katolik Roma, Gereja Ortodoks Timur |
| Pesta | 1 Oktober |
| Pelindung | Ghent; Haarlem; Lauwe |
Santo Bavo (meninggal sekitar tahun 655) adalah seorang pertapa dan juga misionaris di Belgia.[1][2] Bavo berasal dari Brabant dan pernah menikah sebelum menjadi pertapa.[1][2] Ketika istrinya meninggal dunia, ia memeluk agama Kristen karena mendengar khotbah dari Santo Amandus.[2] Kemudian ia meninggalkan harta kekayaannya dan bergabung ke sebuah biara di Ghent.[1][2] Setelah mengikuti Amandus dalam beberapa perjalanan pekabaran Injil di Prancis, ia memutuskan hidup sebagai pertapa.[2] Ia kemudian kembali ke Ghent dan hidup sebagai pertapa di sebuah biara hingga akhir hidupnya.[2] Ia dihormati sebagai santo pelindung dari keuskupan Ghent dan Haarlem (di Belanda).[2] Peringatan terhadap Santo Bavo dilakukan setiap tanggal 1 Oktober.[2]