Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiBatuhampar, Akabiluru, Lima Puluh Kota
Artikel Wikipedia

Batuhampar, Akabiluru, Lima Puluh Kota

Batuhampar merupakan salah satu nagari di kecamatan Akabiluru di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia. Pondok Pesantren Al-Manaar yang dibina oleh keluarga Syekh Abdurrahman Batuhampar terletak di nagari ini.

nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
Diperbarui 26 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Nagari in Sumatera Barat, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Nagari in Sumatera Barat, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Batuhampar
Nagari
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Barat
KabupatenLima Puluh Kota
KecamatanAkabiluru
Kodepos
26252
Kode Kemendagri13.07.13.2003 Suntingan nilai di Wikidata
Luas10.35 Ha
Jumlah penduduk3143 jiwa
Kepadatan700 jiwa/km2
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 0°15′3.600″S 100°33′0.000″E / 0.25100000°S 100.55000000°E / -0.25100000; 100.55000000

Batuhampar merupakan salah satu nagari di kecamatan Akabiluru di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia. Pondok Pesantren Al-Manaar yang dibina oleh keluarga Syekh Abdurrahman Batuhampar terletak di nagari ini.

Sejarah

Batuhampar berasal dari kata batu dan hampar, di mana di wilayah ini dahulunya memang banyak batu yang berhamparan.

Geografi

Nagari Batuhampar terletak di kawasan perbatasan antara Kabupaten Lima Puluh Kota dan Agam. Dewasa ini ia termasuk salah satu di antara tujuh nagari di Kecamatan Akabiluru, Limapuluh Kota. Nagari ini berjarak km 23 dari Bukittinggi atau sekitar 10 km menuju Payakumbuh pada lintasan jalan utama Bukittinggi ─ Payakumbuh, tepatnya sekitar 2 ½ km arah selatan lintasan tersebut.

Secara geografis, nagari ini berbatasan dengan Nagari Sariek Laweh di utaranya, dan dengan Nagari Kotatangah Batuhampar di selatannya; di sebelah barat dengan Bukit Sulah bagian dari Bukit Barisan yang curam (± 500m) bertindak sebagai dinding pembatas dengan nagari disebelahnya, Padang Tarok, sedangkan di sebelah timur berbatasan dengan Nagari Durian Gadang, yang dahulunya merupakan salah satu di antara tiga ”jorong” Batuhampar. (Dua yang lainnya ialah Batuhampar dan Kotobaru Batuhampar). Jorong Batuhampar adalah yang paling besar dan menjadi induk nagari itu sejak lama.

Pembagian Wilayah jorong

Pembagian Wilayah Jorong Nagari Batuhampar terbagi dalam 5 (lima) jorong, yaitu :

1. Jorong Menara Agung

2. Jorong Beringin Indah

3. Jorong Simpang Ganti

4. Jorong Koto Ramai

5. Jorong Koto Baru

Sarana pendidikan

Di Nagari Batuhampar terdapat 3 tingkat pendidikan, pertama tingkat Sekolah Dasar dengan 3 sekolah (SDN 1, SDN 2 Dan SDN 3) dan tingkat SLTP yaitu Madrasah Tsanawiyah Al-Manaar dan 1 Tingkat SLTA yaitu Madrasah Aliyah (MA) Al-Manaar.

Tingkat Pendidikan Masyarakat Batuhampar

NoTingkat PendidikanJumlah (Jiwa)
1Buta Aksara10
2TK50
3Tidak tamat SD147
4Tamat SD/sederajat503
5Tamat SLTP /Sederajat711
6Tamat SLTA /Sederajat1212
7Sarjana D3350
8Sarjana S1156
9Sarjana S21
10SLB A3
Total3143

Sumber: Profil Nagari Batuhampar

Perekonomian

Masyarakat Batuhampar mayoritas bekerja sebagai petani dengan penghasilan utama adalah padi, kelapa, cabe, jeruk manis, buah naga, lemon dan ada juga sebagai pegawai negeri sipil atau pedagang, peternak dan lain-lain.

Jenis Pekerjaan Masyarakat Batuhampar tahun 2010

NoJenis PekerjaanJumlah Penduduk
1Petani1970
2Buruh Tani50
3PNS134
4Peternak300
5Montir10
6Tukang Bangunan14
7Tukang kayu6
8Tukang Sumur6
9Tukang jahit4
10Tukang Bekam2
11Pedagang-

Tokoh

Tokoh yang terkenal dari nagari ini adalah Muhammad Hatta, salah seorang Proklamator Indonesia. Ayahnya berasal dari negeri ini, dan kakeknya Syekh Abdurrahman mendirikan pusat pendidikan Islam Al-Manaar.[1] Selain itu, sejarawan Mestika Zed juga dilahirkan di nagari ini.

Bangunan bersejarah

Di Nagari Batuhampar terdapat situs sejarah perkembangan islam di Sumatera Barat yaitu bangunan kubah dengan arsitektur India Arab. Bangunan ini disebut gobah, di dalam komplek gobah ini ada makam dari ayahanda proklamator Indonesia Muhammad Hatta. Bangunan ini merupakan simbol kejayaan Islam yang masih tersisa di wilayah Kabupaten Lima puluh Kota. Gobah juga merupakan salah satu objek wisata relegius yang ramai dikunjungi setiap bulan Ramadhan. Selain itu, di dalam komplek kawasan Gobah juga terdapat sebuah tempat Suluk yang juga ramai dikunjungi selama bulan Ramadhan.

Referensi

  1. ↑ Majalah Tempo, Sebuah Surau Dalam Memoar, 10 Mei 1980
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
Nagari
  • Batuhampar
  • Durian Gadang
  • Koto Tangah Batu Ampa
  • Pauh Sangik
  • Sariak Laweh
  • Suayan
  • Sungai Balantiak

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Geografi
  3. Pembagian Wilayah jorong
  4. Sarana pendidikan
  5. Perekonomian
  6. Tokoh
  7. Bangunan bersejarah
  8. Referensi

Artikel Terkait

Kabupaten Lima Puluh Kota

kabupaten di Indonesia

Daftar kecamatan dan nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota

kelurahan/desa di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki 13 kecamatan dan 79 nagari. Luas wilayahnya

Daftar kabupaten dan kota di Sumatera Barat

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026