Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiBarsauma
Artikel Wikipedia

Barsauma

Barsauma atau Barsauma dari Nisibis (415-491/95) adalah Metropolit Gereja Suriah Timur di Nisibis pada abad ke-5. Ia adalah seorang tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam Gereja Timur sekaligus politikus yang mampu berhubungan baik dengan Raja Peroz I, Raja Dinasti Sassania Persia. Barsauma menganut aliran teologi yang bercorak Nestorian. Di bawah kepemimpinannya, gereja di Persia lebih bercorak Nestorian dan menentang ajaran Monofisit. Barsauma lahir sekitar tahun 415 di Suriah Utara, wilayah lembah Mesopotamia. Ia belajar ilmu teologi sekaligus menjadi guru di sekolah Edessa, dengan mentornya Ibas. Kemudian Barsauma, Ibas dan beberapa pengikut mereka diusir dari Edessa karena ajaran mereka bercorak Nestorian, sedangkan ajaran Nestorian telah dinyatakan sesat dan dikutuk dalam Konsili Efesus 431. Mereka kemudian menyingkir ke Nisibis di Persia.

Wikipedia article
Diperbarui 15 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Barsauma
Nisibis, kota tempat Barsauma berkarya

Barsauma atau Barsauma dari Nisibis (415-491/95) adalah Metropolit Gereja Suriah Timur di Nisibis pada abad ke-5.[1] Ia adalah seorang tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam Gereja Timur sekaligus politikus yang mampu berhubungan baik dengan Raja Peroz I, Raja Dinasti Sassania Persia.[2] Barsauma menganut aliran teologi yang bercorak Nestorian.[2] Di bawah kepemimpinannya, gereja di Persia lebih bercorak Nestorian dan menentang ajaran Monofisit.[2] Barsauma lahir sekitar tahun 415 di Suriah Utara, wilayah lembah Mesopotamia.[3] Ia belajar ilmu teologi sekaligus menjadi guru di sekolah Edessa, dengan mentornya Ibas.[1][2] Kemudian Barsauma, Ibas dan beberapa pengikut mereka diusir dari Edessa karena ajaran mereka bercorak Nestorian, sedangkan ajaran Nestorian telah dinyatakan sesat dan dikutuk dalam Konsili Efesus 431.[2] Mereka kemudian menyingkir ke Nisibis di Persia.[2]

Di Persia, Barsauma dengan mudah dapat berhubungan baik dengan Raja Peroz I, tetapi ia berkonflik dengan Babowai, katolikos Seleukia-Ktesiphon.[3] Babaowai sangat menekankan disiplin gereja dan menekankan bahwa seorang imam harus selibat, padahal Barsauma sendiri menikah.[3] Para lawan Bersauma menuduhnya hidup bersama (kumpul kebo) dengan seorang perempuan.[3] Barsauma membela dirinya dengan mengutip perkataan Rasul Paulus "lebih baik kawin daripada terbakar hawa nafsu."[3] Konflik Barsauma dan Babowai ini berlanjut sampai Barasauma menemukan celah untuk menjatuhkan Babowai, yaitu dengan mengadu domba Babowai dengan pemerintah.[2] Babowai sendiri sangat mengkritik pemerintah Persia yang dia rasa menindas orang Kristen di Persia.[3] Konflik ini dimenangkan oleh Barsauma, dan Babowai sendiri dihukum mati oleh pemerintah Persia.[2] Tetapi kemenangan Barsauma tidak bertahan lama karena ia digantikan oleh Akasius, seorang yang pro-monofisit.[3]

Referensi

  1. 1 2 (Inggris) Gerald H. Anderson (ed.). 1999. Biographical Dictionary of Christian Missions. Grand Rapids, MI: Wm. B. Eerdmans.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) W.A. Wingram. 2004. An introduction to the history of the Assyrian Church, or, The Church of the Sassanid Persian Empire, 100–640 A.D. Piscataway, NJ: Gorgias Press.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 F.D. Wellem. 2003. Riwayat hidup singkat tokoh-tokoh dalam sejarah gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
    • 3
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Babowai

berkonflik dengan Barsauma, Metropolit Nisibis. Ia sangat menekankan seorang imam untuk hidup selibat, sedangkan Barsauma sendiri menikah. Barsauma dituduh hidup

Ibas dari Edessa

adalah juga pengajar pada sekolah teologi di Edessa (juga menjadi mentor Barsauma) dan menganut Nestorianisme pada awalnya. Pada saat Ibas menjadi uskup

Konsili Efesus

Konsili Ekumeni di Ephesus tahun 431 yang diadakan oleh Kaisar Theodosius II

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026