Banyuputih adalah desa di kecamatan Banyuputih, Batang, Jawa Tengah, Indonesia. Di desa ini terdapat 5 pedukuhan. Yaitu dukuh lokojoyo, dukuh petamanan, dukuh sidorejo, dukuh pekiringan dan dukuh banyuputih. Mata pencaharian penduduk terbesar adalah petani dan buruh tani. Beberapa masyarakat tergabung dalam kelompok warga. Di antaranya adalah: kelompok Tani "Lokojoyo Tani", Kelompok Wanita Tani (KWT) "Cinta Tani", Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)"Banyuputih Sehat". Masyarakat berkreatif mandiri dengan berkarya mengolah melinjo menjadi emping melinjo, limbah kayu menjadi miniatur bus, mengelola sampah plastik, dan juga topi dan cendera mata lain terbuat dari kulit. Desa Banyuputih mempunyai pasar desa. Terdapat pula terminal bus dan pangkalan truk.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Banyuputih | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Tengah | ||||
| Kabupaten | Batang | ||||
| Kecamatan | Banyuputih | ||||
| Kode pos | 51271 | ||||
| Kode Kemendagri | 33.25.15.2001 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Banyuputih adalah desa di kecamatan Banyuputih, Batang, Jawa Tengah, Indonesia. Di desa ini terdapat 5 pedukuhan. Yaitu dukuh lokojoyo, dukuh petamanan, dukuh sidorejo, dukuh pekiringan dan dukuh banyuputih. Mata pencaharian penduduk terbesar adalah petani dan buruh tani. Beberapa masyarakat tergabung dalam kelompok warga. Di antaranya adalah: kelompok Tani "Lokojoyo Tani", Kelompok Wanita Tani (KWT) "Cinta Tani", Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)"Banyuputih Sehat". Masyarakat berkreatif mandiri dengan berkarya mengolah melinjo menjadi emping melinjo, limbah kayu menjadi miniatur bus, mengelola sampah plastik, dan juga topi dan cendera mata lain terbuat dari kulit. Desa Banyuputih mempunyai pasar desa. Terdapat pula terminal bus dan pangkalan truk.