Mulai tanggal 18 April 2024, banjir melanda Kenya, berdampak pada masyarakat di 21 dari 47 county.Ibu kota Nairobi dan daerah sekitarnya paling terkena dampaknya. Sungai Nairobi dan Athi River meluap sehingga menyebabkan 40.000 orang mengungsi. Lebih dari 130.000 orang mengungsi, 19 orang hilang, 29 orang terluka, dan 135 orang dilaporkan tewas. Kantor PBB untuk Koordinasi Bantuan Kemanusiaan juga melaporkan sedikitnya 960 hewan ternak dan 24 ribu hektar lahan pertanian terendam banjir. Banjir semakin parah karena El Niño.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Tanggal | 18 April 2024 (2024-04-18) |
|---|---|
| Lokasi | Kenya |
| Jenis | Banjir |
| Tewas | 135 |
| Cedera | 29 |
| Hilang | 19 |
Mulai tanggal 18 April 2024, banjir melanda Kenya, berdampak pada masyarakat di 21 dari 47 county.[1]Ibu kota Nairobi dan daerah sekitarnya paling terkena dampaknya.[2] Sungai Nairobi dan Athi River meluap sehingga menyebabkan 40.000 orang mengungsi.[3] Lebih dari 130.000 orang mengungsi, 19 orang hilang, 29 orang terluka, dan 135 orang dilaporkan tewas.[1][4][5] Kantor PBB untuk Koordinasi Bantuan Kemanusiaan juga melaporkan sedikitnya 960 hewan ternak dan 24 ribu hektar lahan pertanian terendam banjir.[6] Banjir semakin parah karena El Niño.[7]
Pada pagi hari Senin, 29 April 2024, bendungan jebol oleh Mai Mahiu, menewaskan 42 orang.[8]