Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bandekut

Bandekut, juga disebut kusu tanah, adalah hewan marsupialia yang termasuk dalam ordo Peramelemorphia. Ia memiliki moncong yang meruncing dan kaki belakang yang panjang untuk melompat. Hewan terestrial ini terdiri dari sekitar 20 spesies yang berukuran kecil hingga sedang. Kusu tanah banyak terdapat di kawasan Papua hingga Australia, sampai termasuk kepulauan Bismarck di sebelah timur dan Pulau Seram dan Halmahera di sebelah barat. Di Papua, salah satu spesies yang dapat ditemukan adalah Perorcytes raffrayana.

marsupilia dari Pulau Papua dan Australia
Diperbarui 1 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bandekut
Kusu tanah di Tasmania, Australia

Bandekut[1] (bahasa Inggris: bandicootcode: en is deprecated ; berasal dari bahasa Telugu: పందికొక్కుcode: te is deprecated pandikokku yang berarti tikus babi), juga disebut kusu tanah,[2] adalah hewan marsupialia yang termasuk dalam ordo Peramelemorphia.[3] Ia memiliki moncong yang meruncing dan kaki belakang yang panjang untuk melompat. Hewan terestrial ini terdiri dari sekitar 20 spesies yang berukuran kecil hingga sedang. Kusu tanah banyak terdapat di kawasan Papua hingga Australia, sampai termasuk kepulauan Bismarck di sebelah timur dan Pulau Seram dan Halmahera di sebelah barat. Di Papua, salah satu spesies yang dapat ditemukan adalah Perorcytes raffrayana.[butuh rujukan]

Nama daerah

Dalam bahasa Abinomn, ia dikenali sebagai ainecode: bsa is deprecated .[4]

Karakteristik

Kusu tanah sepintas lalu mirip tikus dengan bulu-bulu tipis di bagian telinganya. Kaki belakang jauh lebih panjang dari kaki depannya sampai mirip kaki kanguru atau walabi yang memungkinkannya berjingkrak, berlari, dan melompat.[5] Tungkai kaki depan yang pendek memiliki tiga cakar untuk menggali umbi-umbian seperti ubi jalar dan singkong dari tanah; ini menjadikannya hama bagi petani di Papua.[2] Ia juga makan serangga dan biji sawi yang jatuh di perkebunan kelapa sawit.[2]

Lihat juga

  • Bandikot Seram
  • Celurut gajah

Referensi

  1. ↑ "KBBI Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2026-03-01.
  2. 1 2 3 Suroto, Hari (12 Desember 2020). "Bandikut, Tikus Babi Musuh Petani di Papua". detikcom. Diakses tanggal 7 Juli 2022.
  3. ↑ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Foley, William A. (2018). "The languages of Northwest New Guinea". Dalam Palmer, Bill (ed.). The Languages and Linguistics of the New Guinea Area: A Comprehensive Guide. The World of Linguistics (dalam bahasa Inggris). Vol. 4. Berlin: De Gruyter Mouton. hlm. 433–568. ISBN 978-3-11-028642-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "Bandekut, "Tikus Babi" yang Tinggal di Papua". National Geographic. 1 September 2013. Diakses tanggal 7 Juli 2022.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Nama daerah
  2. Karakteristik
  3. Lihat juga
  4. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026