Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bait Ketiga

Bait Ketiga, juga dikenal sebagai Bait Suci Yehezkiel, adalah gagasan dan keinginan keagamaan pada Agama Yahudi yang berakar dalam Alkitab Ibrani. Bait Ketiga disebutkan dalam banyak doa-doa Yudaisme untuk pengembalian dan pembangunan kembali Bait Allah di Yerusalem, tempat dahulunya berdiri Bait Pertama dan Bait Kedua, yang dihancurkan oleh orang-orang Babilonia kuno dan Romawi.

Wikipedia article
Diperbarui 23 Agustus 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bait Ketiga
"Bait Suci Ketiga" beralih ke halaman ini. Untuk Bait Suci, lihat Bait Allah.
Model Bait Suci Yehezkiel (Kitab Yehezkiel bab 40–42), diupayakan sesuai keterangan harfiahnya, oleh arsitek Belanda Bartelmeüs Reinders (1893–1979).

Bait Ketiga, juga dikenal sebagai Bait Suci Yehezkiel, adalah gagasan dan keinginan keagamaan pada Agama Yahudi yang berakar dalam Alkitab Ibrani. Bait Ketiga disebutkan dalam banyak doa-doa Yudaisme untuk pengembalian dan pembangunan kembali Bait Allah di Yerusalem, tempat dahulunya berdiri Bait Pertama dan Bait Kedua, yang dihancurkan oleh orang-orang Babilonia kuno dan Romawi.

Sejak kehancuran Bait Kedua pada tahun 70 M, para penganut agama Yahudi yang taat telah menyatakan keinginan mereka untuk melihat berdirinya bangunan Bait Ketiga di Bukit Bait Suci. Doa untuk tujuan ini telah menjadi bagian resmi dari tradisi Yahudi dalam pelaksanaan tiga kali layanan doa harian Yahudi. Walaupun saat ini tetap belum terbangun, gagasan dan keinginan atas Bait Ketiga dipandang suci dalam Agama Yahudi, khususnya Yahudi Ortodoks, yaitu sebagai tempat ibadah yang belum terwujud. Para nabi Yahudi dalam Tanakh menyerukan pembangunannya, yang akan terpenuhi pada era Mesianik Yahudi.

Rencana pembangunan kembali Bait Ketiga juga memainkan peran penting dalam beberapa interpretasi atas Eskatologi Kristen.

Denah kuno yang belum dibangun mengenai suatu Kuil Yahudi dapat ditemukan di berbagai sumber, terutama di Bab 40-47 dari Kitab Yehezkiel (pengelihatan Yehezkiel yang mendahului Bait Kedua), dan di Naskah Kuil yang ditemukan di Qumran di antara Naskah Laut Mati.

Bacaan lanjutan

  • Gorenberg, Gershom. The End of Days: Fundamentalism and the Struggle for the Temple Mount. Free Press, 2000. ISBN 0-684-87179-3 (Journalist's view)
  • David Ha'ivri. Reclaiming the Temple Mount. HaMeir L'David, 2006. ISBN 965-90509-6-8
  • Grant R. Jeffrey. The New Temple and The Second Coming. WaterBrook Press, 2007. ISBN 978-1-4000-7107-4
  • N. T. Wright, "Jerusalem in the New Testament" Diarsipkan 2011-05-01 di Wayback Machine. (1994)
  • Ben F. Meyer. "The Temple at the Navel of the Earth," in Christus Faber: the master builder and the house of God. Princeton Theological Monograph Series no. 29. Allison Park, Pa.: Pickwick Publications, 1992.

Pranala luar

  • THIRD TEMPLE WORLD Pusat penelitian dan pendidikan daring tentang Bait Ketiga Diarsipkan 2019-08-20 di Wayback Machine.
  • Lokasi bangunan-bangunan suci

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bacaan lanjutan
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Bait Allah (Yerusalem)

kuil di Israel

Gaudeamus igitur

akan mati, seperti terangkum dalam bait pertama pada baris ke-4 dan yang lebih diperjelas lagi pada isi bait ketiga, yang mengandung arti kesadaran akan

Aku (puisi)

puisi karya Chairil Anwar

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026