Bahasa tertulis atau bahasa tulis adalah bentuk bahasa yang menggunakan aksara sebagai sarananya. Lain dengan bahasa lisan yang memiliki unsur utama berupa bunyi, bahasa tertulis unsur utamanya adalah huruf-huruf. Bahasa tertulis dapat dibagi menjadi dua ragam, yakni yang menggunakan bahasa baku dan bahasa yang tidak baku. Bahasa tertulis baku umumnya digunakan pada urusan karya ilmiah dan kewartawanan, sedangkan ragam tidak baku dapat berupa obrolan di media sosial.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Februari 2023) |
Bahasa tertulis atau bahasa tulis adalah bentuk bahasa yang menggunakan aksara sebagai sarananya. Lain dengan bahasa lisan yang memiliki unsur utama berupa bunyi, bahasa tertulis unsur utamanya adalah huruf-huruf.[1] Bahasa tertulis dapat dibagi menjadi dua ragam, yakni yang menggunakan bahasa baku dan bahasa yang tidak baku.[2] Bahasa tertulis baku umumnya digunakan pada urusan karya ilmiah dan kewartawanan,[3] sedangkan ragam tidak baku dapat berupa obrolan di media sosial.
Bahasa tertulis mulai berkembang dengan ditemukannya aksara untuk menuliskan bahasa yang sebelumnya hanya berada di ranah lisan.[4]