Bahasa Pelauw adalah dialek bahasa Haruku yang dituturkan di negeri Pelauw, sebuah desa adat (negeri) yang terletak di pesisir utara Pulau Haruku, Provinsi Maluku. Bahasa Pelauw merupakan salah satu ragam bahasa tanah yang masih digunakan oleh penduduk asli Maluku. Bahasa ini merupakan dialek utama dalam rantai dialek bahasa Haruku.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Bahasa Pelauw
Sou Pelauw | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Dituturkan di | Indonesia | ||||||||
| Wilayah | Pulau Haruku bagian utara | ||||||||
Penutur | 18.000[1] | ||||||||
| |||||||||
| bahasa aslinya tidak tertulis; saat ini menggunakan huruf Latin dan huruf Arab-Melayu | |||||||||
| Kode bahasa | |||||||||
| ISO 639-3 | – | ||||||||
| Glottolog | pela1244[2] | ||||||||
| |||||||||
Bahasa Pelauw adalah dialek bahasa Haruku yang dituturkan di negeri Pelauw, sebuah desa adat (negeri) yang terletak di pesisir utara Pulau Haruku, Provinsi Maluku. Bahasa Pelauw merupakan salah satu ragam bahasa tanah yang masih digunakan oleh penduduk asli Maluku. Bahasa ini merupakan dialek utama dalam rantai dialek bahasa Haruku.[1]
Bahasa Pelauw umumnya memiliki ciri khas adanya penggunaan kata [-ale], [-ne], [-po], dan [-he] pada akhir kalimat. Contoh lagu yang menggunakan bahasa Pelauw dalam liriknya adalah Hinia.
Nak tete kecewa sama kamu,prilaku kamu terhadap istri sangat tidak baik dan tidak adil.ucapan mu sungguh kurang baik.tete tidak pernah mengajarkan anak anak nya seperti itu.nak manua itu baik dan tulus tidak ada orang seperti manua baik sama keluarga kita dan kamu.tiap hari manua selalu berdoa buat tete dan kita.tete tulis ini hanya buat kamu.kerna kasian lihat manua.adil nak dlm keuangan kasih semua kemanus,manua tidak serakah dia adil dan dpt uang selalu berbagi kekelurga kita.jangan kamu sebelah pihak.kalau kamu ingin hidup lebih lama jalani ini amanat tete.kalau tidak teteh yang akan datang Najar lewat Nene kupa matikan kamu.manua berjuang cari uang buat hutang hutang kamu.hutang manua ke kamu juga itu dipake buat keluarga kita.jangan sampai bocor teteh WA ini.tete marah sama kamu.cukup simpan WA ini jangan dikasih tau siapa siapa,ini amanat orang tua.dan hati hati sama marga Tualeka.