Badak Putih adalah salah satu dari lima spesies badak yang masih ada dan salah satu dari sedikit spesies megafauna yang tersisa. Binatang ini adalah binatang darat besar yang masih ada di dunia setelah gajah, bersama dengan badak India dan kuda nil. Diketahui mulutnya yang lebar digunakan untuk memakan rumput dan bersosialisasi. Badak Putih adalah badak paling umum dari semua badak dan memiliki dua subspesies, dengan subspesies utara lebih jarang daripada selatan. Subspesies utara memiliki 50 yang tersisa di dunia, Tetapi kini populasinya hampir terancam punah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Badak Putih | |
|---|---|
| Badak Putih | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | Ceratotherium |
| Spesies: | C. simum |
| Nama binomial | |
| Ceratotherium simum Burchell, 1817 | |
| Subspesies | |
| Distribusi badak Putih (jingga: badak putih utara (C. s. cottoni), hijau: badak putih selatan (C. s. simum)). | |
Badak Putih (Ceratotherium simum) adalah salah satu dari lima spesies badak yang masih ada dan salah satu dari sedikit spesies megafauna yang tersisa. Binatang ini adalah binatang darat besar yang masih ada di dunia setelah gajah, bersama dengan badak India dan kuda nil. Diketahui mulutnya yang lebar digunakan untuk memakan rumput dan bersosialisasi. Badak Putih adalah badak paling umum dari semua badak dan memiliki dua subspesies, dengan subspesies utara lebih jarang daripada selatan. Subspesies utara memiliki 50 yang tersisa di dunia, Tetapi kini populasinya hampir terancam punah.