Babad Tanah Leluhur II (Banyu Cakra Buana) adalah film Indonesia tahun 1991 dengan disutradarai oleh Denny HW yang dibintangi oleh Fitria Anwar dan Gito Gilas.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Babad Tanah Leluhur II | |
|---|---|
| Sutradara | Denny HW |
| Produser | Handi Muljono |
| Ditulis oleh | S. Tidjab |
| Pemeran | Fitria Anwar Gito Gilas Devi Permatasari Syamsuri Kaempuan Piet Pagau |
| Sinematografer | Tantra Surjadi |
| Penyunting | Arturo GP |
Tanggal rilis | 1991 |
| Durasi | 78 menit |
| Negara | Indonesia |
Babad Tanah Leluhur II (Banyu Cakra Buana) adalah film Indonesia tahun 1991 dengan disutradarai oleh Denny HW yang dibintangi oleh Fitria Anwar dan Gito Gilas.
Film ini meraih nominasi dalam Festival Film Indonesia 1992 untuk penyunting.[1]
Anting Wulan (Fitria Anwar) dan Dampuk Awuk (Gito Gilas), dua pendekar, memberi tahu Raja Galuh, bahwa putranya Raden Karmapala hilang. Sementara musuh Raja Galuh ada di mana-mana, hingga Anting Wulan dan Dampuk Awuk bertindak. Kemudian Raja membuat sayembara untuk mendapatkan putri raja Galuh, Nimas Kayuwangi (Devi Permatasari). Anting Wulan berhasil memenangkan sayembara tersebut.[1]