Ayub 1 adalah bagian pertama dari Kitab Ayub di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama dalam Alkitab Kristen. Kitab ini menceritakan riwayat Ayub, seorang yang saleh, dan pencobaan yang dialaminya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ayub 1 | |
|---|---|
Kitab Ayub lengkap pada Kodeks Leningrad, dibuat tahun 1008. | |
| Kitab | Kitab Ayub |
| Kategori | Ketuvim |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 18 |
Ayub 1 (disingkat Ayb 1) adalah bagian pertama dari Kitab Ayub di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama dalam Alkitab Kristen. Kitab ini menceritakan riwayat Ayub, seorang yang saleh, dan pencobaan yang dialaminya.[1][2]
Terjemahan Baru (TB) membagi pasal ini:
Ayub diperkirakan hidup pada zaman leluhur Israel (Abraham, Ishak, Yakub, sekitar 2100-1800 SM). Banyak ahli beranggapan bahwa tanah Us terletak di sebelah tenggara Palestina dan Laut Mati atau di bagian utara Arab. Yang lain beranggapan bahwa tanah Us terletak di bagian timur laut Danau Galilea, dekat Damaskus, mengingat dalam Kitab Kejadian pasal 10:23 dicatat bahwa "Us" adalah salah satu putra "Aram",[4] dan menurut Flavius Yosefus (Ant. 1.6.4), Us mendirikan kota Trakhonitis dan Damaskus.[5]
Nama Ayub dan kesalehannya disebut dalam Kitab Yehezkiel pasal 14:14, 20 dan Surat Yakobus pasal 5:11
Ciri khas "takut akan Allah":
Referensi silang: Ayub 2:1
Adegan ini merupakan pertemuan makhluk-makhluk sorgawi yang dipimpin oleh Tuhan Allah (lihat 1 Raja–raja 22:19–22; Ayub 15:8; Mazmur 82:1; 89:7; Yeremia 23:8). Dalam Kitab Ayub, "שטן" (shatan; bahasa Indonesia: setan; iblis) bukanlah nama pribadi Iblis, sebagai kemudian dalam sastra Yahudi dan Kristen, melainkan kata Ibrani ini, yang diawali dengan kata sandang ha- berarti "pendakwa" atau "penuduh" (bahasa Inggris: adversarycode: en is deprecated atau accuser), salah satu anggota dewan sorgawi yang berfungsi sebagai semacam jaksa penuntut (bandingkan Zakharia 3:1). Pendakwa ini menuduh kesalehan Ayub itu "dibeli" dengan perlindungan dan pemberian ilahi.[8]
Setiap kali datang seorang pesuruh, satu-satunya yang selamat dari bencana, membawa kabar buruk kepada Ayub:
| Harta milik | Jumlah asal | Cara kehilangan | Ayat |
|---|---|---|---|
| Lembu Keledai betina | 500 pasang 500 ekor | Datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. | 14-15 |
| Kambing domba | 7000 ekor | Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. | 16 |
| Unta | 3000 ekor | Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. | 17 |
| Anak-anak | 7 anak laki-laki dan 3 anak perempuan | Ketika mereka sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung, maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati (beserta para pelayan) | 18-19 |
Sesudah pencobaannya berakhir, semua harta benda Ayub yang hilang diganti dua kali lipat dan ia dikaruniai 10 anak lagi: 7 putra dan 3 putri, sebagaimana dicatat dalam pasal 42.