Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ayam pansuh

Ayam pansuh atau Manuk pansuh adalah sebuah hidangan yang disiapkan dengan memasak daging ayam di dalam sebuah bambu dan diisi dengan air, bahan penyedap dan ditutup dengan daun singkong. Asal muasal ayam pansuh tidak diketahui, tetapi suku Iban dan Bidayuh dari barat Kalimantan selalu menyiapkan hidangan tersebut pada hari-hari perayaan mana pun, khususnya Gawai Dayak. Ayam pansuh adalah makanan khas orang-orang di Sarawak, Malaysia dan Kalimantan Barat, Indonesia. Terdapat sebuah rencana untuk membuat hidangan tersebut masuk pasar internasional.

Hidangan khas suku Dayak Iban
Diperbarui 5 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Manok pansoh
Nama lainAyam pansuh
JenisHidangan
Tempat asalMalaysia, Indonesia
DaerahSarawak, Kalimantan Barat
Dibuat olehIban dan Bidayuh
Bahan utamaAyam, bawang merah, bawang putih, daun lemon, lengkuas, jahe, bungkang atau daun salam dan cabai merah[1]
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Ayam pansuh atau Manuk pansuh adalah sebuah hidangan yang disiapkan dengan memasak daging ayam di dalam sebuah bambu[2] dan diisi dengan air (yang kemudian akan menjadi kuah), bahan penyedap dan ditutup dengan daun singkong (kemudian dapat dimakan bersama dengan ayam yang telah dimasak tersebut). Asal muasal ayam pansuh tidak diketahui, tetapi suku Iban dan Bidayuh dari barat Kalimantan selalu menyiapkan hidangan tersebut pada hari-hari perayaan mana pun, khususnya Gawai Dayak (perayaan akhir masa panen). Ayam pansuh adalah makanan khas orang-orang di Sarawak, Malaysia dan Kalimantan Barat, Indonesia. Terdapat sebuah rencana untuk membuat hidangan tersebut masuk pasar internasional.[3]

Referensi

  1. ↑ Rossham Rusli (19 December 2011). "Manok Pansoh". The Star. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-07-23. Diakses tanggal 27 June 2016.
  2. ↑ Tamara Thiessen (2012). Borneo: Sabah - Brunei - Sarawak. Bradt Travel Guides. hlm. 266–. ISBN 978-1-84162-390-0.
  3. ↑ "'Not impossible for 'manok pansoh' to penetrate international market'". The Borneo Post. 26 November 2012. Diakses tanggal 27 June 2016.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Suku Dayak Ketungau Tesaek

suku bangsa di Indonesia

Babi

hewan omnivora berkuku genap yang didomestikasi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026