Awang Kurniawan adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang sejak 25 November 2025 mengemban amanat sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Ilpengtek Lemhannas RI.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Awang Kurniawan | |
|---|---|
| Tenaga Ahli Pengajar Bidang Ilpengtek Lemhannas RI | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Desember 1969 Curup, Rejang Lebong, Bengkulu, Indonesia |
| Anak | 3 |
| Almamater | Akademi Angkatan Udara (1991) |
| Pekerjaan | Tentara |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1991—sekarang |
| Pangkat | |
| Satuan | Korps Penerbang (Angkut) |
Awang Kurniawan (lahir 24 Desember 1969) adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang sejak 25 November 2025 mengemban amanat sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Ilpengtek Lemhannas RI.[1]
Awang merupakan alumnus Akademi Angkatan Udara tahun 1991. Jabatan terakhir Jenderal bintang dua ini adalah Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Strategi Lemhannas RI.[2]
Awang, dilahirkan di Curup dan menempuh pendidikan Sekolah Dasar di SD Sint Carolus Bengkulu dari tahun 1976 hingga 1982. Ia melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di SMPN 1 Bengkulu selama tiga tahun, dari tahun 1982 hingga tahun 1985. Pendidikan Sekolah Menengah Atas diselesaikannya selama tiga tahun dari 1985 sampai dengan 1988 di SMAN 2 Palembang.
Setelah lulus dari SMA, Awang lolos seleksi penerimaan calon taruna Akademi Angkatan Udara pada tahun 1988 dan diwisuda pada tahun 1991.[3] Kemudian ia menjalani pendidikan di Sekolah Penerbang TNI Angkatan Udara angkatan ke-46 yang ditempuhnya dari tahun 1992 hingga 1994.
Awang melanjutkan pendidikan militer di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara pada tahun 2000 selama enam bulan. Selain pendidikan militer, Awang juga menempuh pendidikan formal selama dua tahun dari tahun 2000 sampai 2002 di Universitas Suryadarma meraih gelar Sarjana Teknik.
Pada tahun 2005, Awang kembali menempuh pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara dan lulus sebagai angkatan ke-42. Awang juga melanjutkan pendidikan formal di Universitas Nurtanio Bandung selama tiga tahun dari 2013 sampai 2016, meraih gelar Magister Sains.
Pendidikan formal magister berlangsung selama tiga tahun dikarenakan pada tahun 2015, Awang menempuh pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando TNI selama sebelas bulan dan lulus sebagai angkatan ke-42.
Pada tahun 2020, Awang melanjutkan Program Pendidikan Reguler Angkatan 61 (PPRA-61) di Lembaga Ketahanan Nasional RI selama enam bulan bersama peserta dari berbagai kalangan masyarakat dan perwakilan negara-negara sahabat.
Awang mengemban amanat sebagai Perwira Penerbang Skadron Udara 2, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada tahun 1994 setelah lulus dari Akademi Angkatan Udara dan telah menempuh Sekolah Penerbang TNI Angkatan Udara.
Pada tahun 2007 sampai 2009, Awang menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi Pangkalan TNI Angkatan Udara Muljono, Surabaya, Jawa Timur.[4]
Awang menjabat sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sutan Sjahrir, Padang, Sumatra Barat pada tahun 2010 sampai 2012. Awang dilantik oleh Panglima Komando Operasi Udara I, Marsekal Muda TNI (Purn.) Eddy Suyanto, S.T. Selama Awang menjabat, Lanud Padang telah berpartisipasi aktif dalam upaya penanggulangan bencana Gempa Mentawai pada tahun 2010.[5]
Pada tahun 2012, Awang mengemban jabatan sebagai Liaison Officer TNI Angkatan Udara Kodam IX/Udayana dalam rangka menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Letnan Kolonel menjadi Kolonel.
Awang menjabat sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Johanes Abraham Dimara, Merauke, Papua Selatan pada tahun 2017 sampai 2018.[6] Awang dilantik oleh Panglima Komando Operasi Udara II, Marsekal Muda TNI (Purn.) Yadi Indrayadi Sutanandika, M.S.S. Pada masa jabatan Awang, Pangkalan TNI AU Johanes Abraham Dimara dipercayakan untuk menjadi salah satu dari empat titik perayaan HUT TNI ke-73.[7]
Pada tahun 2018, Awang mengemban amanat menjadi Asisten Perencanaan Komando Operasi Udara III[8], Biak Numfor, Papua. Awang dilantik oleh Panglima Komando Operasi Udara III, Marsekal Madya TNI (Purn.) Tamsil Gustari Malik, S.E., M.M. Awal berdirinya Komando Operasi Udara III berlangsung bersamaan dengan masa jabatan Awang.[9]
Pada tahun 2021, Awang menjabat sebagai Kepala Pusat Komando dan Pengendalian Markas Besar TNI Angkatan Udara, Jakarta. Awang dilantik oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Madya TNI (Purn.) Agustinus Gustaf Brugman.[10]
Awang menjabat sebagai Direktur Sarana Prasarana BNPP, Jakarta pada tahun 2021 sampai 2022. Awang dilantik oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI (Purn.) Henri Alfiandi.[10] Pada masa jabatan Awang, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan telah melakukan peluncuran kapal SAR KN.Ganesha 105 di Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau.[11] Awang mengemban jabatan sebagai Direktur Sarana dan Prasarana BNPP dalam rangka menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Kolonel Ke Marsekal Pertama.
Pada tahun 2023, Awang menjabat sebagai Direktur Program Pengembangan Pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional RI, Jakarta. Awang dilantik oleh Gubernur Lemhannas RI, Andi Widjajanto.[12]
Sejak tahun 2025, Awang mengemban amanat menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lembaga Ketahanan Nasional RI. Awang dilantik oleh Gubernur Lemhannas RI, TB Ace Hasan Syadzily.[1] Awang mengemban jabatan sebagai Tajar Bidang Ilpengtek Lemhannas RI dalam rangka menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Marsekal Pertama ke Marsekal Muda.
Tanda Jasa dan Brevet
| Dada kiri | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||