Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Avidyā (Hindu)

Avidyā adalah kata dari bahasa Sanskerta yang bermakna "kebodohan", "kedunguan", "ketidaktahuan", "tidak mengerti" dan segala sesuatu hal yang bertentangan dengan ''vidya''. Istilah ini sering dibahas dalam ajaran agama Hindu.

kata dari bahasa Sanskerta yang bermakna "kebodohan", "kedunguan", "ketidaktahuan", "tidak mengerti" dan segala sesuatu hal yang bertentangan dengan ''vidya''
Diperbarui 18 Agustus 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Avidyā (Hindu)
Untuk konsep serupa dalam Buddhisme, lihat Avidyā (Buddhisme).
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Avidyā" Hindu – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Bagian dari seri
Agama Hindu
  • Umat
  • Sejarah
Topik
  • Sejarah
  • Mitologi
  • Kosmologi
  • Dewa-Dewi
Keyakinan
  • Brahman
  • Atman
  • Karmaphala
  • Samsara
  • Moksa
  • Ahimsa
  • Purushartha
  • Maya
Filsafat
  • Samkhya
  • Yoga
  • Mimamsa
  • Nyaya
  • Waisesika
  • Wedanta
    • Dwaita
    • Adwaita
    • Wisistadwaita
Pustaka
  • Weda
    • Samhita
    • Brāhmana
    • Aranyaka
    • Upanishad
  • Wedangga
  • Purana
  • Itihasa
  • Bhagawadgita
  • Manusmerti
  • Arthasastra
  • Yogasutra
  • Tantra
Ritual
  • Puja
  • Meditasi
  • Yoga
  • Bhajan
  • Upacara
  • Mantra
  • Murti
  • Homa
Perayaan
  • Dipawali
  • Nawaratri
  • Siwaratri
  • Holi
  • Janmashtami
  • Durgapuja
  • Nyepi
  •  Portal Hindu
  • l
  • b
  • s

Avidyā adalah kata dari bahasa Sanskerta yang bermakna "kebodohan", "kedunguan", "ketidaktahuan", "tidak mengerti" dan segala sesuatu hal yang bertentangan dengan ''vidya''. Istilah ini sering dibahas dalam ajaran agama Hindu.

Avidya sumber kesengsaraan

Disebutkan bahwa avidya adalah cikal-bakal penderitaan. Hal ini memang amat patut untuk ditakuti oleh seorang penekun jalan spiritual, yang mendambakan kebebasan. Berpangkal pada avidya inilah bermunculan dosa-dosa yang merupakan sumber dari segala sumber penderitaan; persis seperti disebutkan bahwa avidya merupakan "bidang gerak" bagi dosa-dosa yang terpendam, menghilang, teratasi, ataupun malah lebih meluas.

Terhapusnya avidya oleh vidya, berarti meniadakan "bidang gerak" dari dosa-dosa yang lainnya, sehingga peluang masuknya dosa tersebut tidak menemukan pijakan dalam batin kita. Avidya melahirkan egoisme semu (asmita); hadirnya asmita melahirkan suka-tidak-suka (raga-dvesa); segala penilaian yang berdasarkan atas raga-dvesa, semakin mempertebal kabut avidya dan memperkuat asmita. Dengan semakin kuatnya asmita, mempertebal kepemilikan atas segala sesuatu.

Kefanatikan karena kebodohan

Avidya cendrung dogmatis dan sangat fanatik dengan apa yang mampu mereka ketahui tentang ajaran yang dianutnya. Umumnya, mereka dengan intelektualitas rendah ini amat realistik dan benar-benar dapat diamati di dalam kehidupan sehari-hari

Referensi

    Pranala luar

    • (Indonesia) Alam hewan diliputi oleh avidya Diarsipkan 2016-03-25 di Wayback Machine.
    • (Indonesia) Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat[pranala nonaktif permanen]
    • (Indonesia) Media anak muda Bali Diarsipkan 2010-02-09 di Wayback Machine.

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Avidya sumber kesengsaraan
    2. Kefanatikan karena kebodohan
    3. Referensi
    4. Pranala luar
    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026