Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Avatar: Fire and Ash

Avatar: Fire and Ash adalah film fiksi ilmiah epik Amerika tahun 2025 yang disutradarai oleh James Cameron dari skenario yang ia tulis bersama Rick Jaffa dan Amanda Silver. Diproduksi oleh Lightstorm Entertainment, ini adalah bagian ketiga dari seri film Avatar dan sekuel dari Avatar: The Way of Water (2022). Film ini menampilkan kembali Sam Worthington, Zoe Saldaña, Sigourney Weaver, Stephen Lang, dan Kate Winslet yang memerankan peran mereka dari film-film sebelumnya. Kisahnya mengikuti Jake Sully, manusia yang berubah menjadi Na'vi, dan keluarganya di bulan yang dapat dihuni Pandora, saat mereka menghadapi ancaman gabungan dari pasukan RDA manusia dan Mangkwan, sebuah suku Na'vi yang kejam dan gemar berperang.

film tahun 2025 karya James Cameron
Diperbarui 9 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Avatar: Fire and Ash
"Avatar 3" dan "Fire and Ash" dialihkan ke halaman ini. Untuk musim ketiga dari Avatar: The Last Airbender, lihat Avatar: The Last Airbender musim 3. Untuk kegunaan lain, lihat Fire and Ash (disambiguasi).
2025 film by James CameronTemplat:SHORTDESC:2025 film by James Cameron
Avatar: Fire and Ash
Poster film yang menampilkan para karakter film, termasuk Varang, yang berada di tengah poster, serta penggambaran lain dirinya terbang dengan banshee-nya juga ditampilkan.
Poster rilis di bioskop
SutradaraJames Cameron
Produser
  • James Cameron
  • Jon Landau
Skenario
  • James Cameron
  • Rick Jaffa
    Amanda Silver
Cerita
  • James Cameron
  • Rick Jaffa
  • Amanda Silver
  • Josh Friedman
  • Shane Salerno
Pemeran
  • Sam Worthington
  • Zoe Saldaña
  • Sigourney Weaver
  • Stephen Lang
  • Kate Winslet
Penata musikSimon Franglen[a]
SinematograferRussell Carpenter
Penyunting
  • Stephen E. Rivkin
  • Nicolas de Toth
  • John Refoua
  • Jason Gaudio
  • James Cameron
Perusahaan
produksi
Lightstorm Entertainment
Distributor20th Century Studios
Tanggal rilis
  • 1 Desember 2025 (2025-12-01) (Dolby Theatre)[1]
  • 19 Desember 2025 (2025-12-19) (Amerika Serikat)
Durasi197 menit[2]
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
Anggaran$350–400 juta[b]
Pendapatan
kotor
$1.488 miliar[7][8]

Avatar: Fire and Ash adalah film fiksi ilmiah epik Amerika tahun 2025 yang disutradarai oleh James Cameron dari skenario yang ia tulis bersama Rick Jaffa dan Amanda Silver. Diproduksi oleh Lightstorm Entertainment, ini adalah bagian ketiga dari seri film Avatar dan sekuel dari Avatar: The Way of Water (2022). Film ini menampilkan kembali Sam Worthington, Zoe Saldaña, Sigourney Weaver, Stephen Lang, dan Kate Winslet yang memerankan peran mereka dari film-film sebelumnya. Kisahnya mengikuti Jake Sully, manusia yang berubah menjadi Na'vi, dan keluarganya di bulan yang dapat dihuni Pandora, saat mereka menghadapi ancaman gabungan dari pasukan RDA manusia dan Mangkwan, sebuah suku Na'vi yang kejam dan gemar berperang.

Pada awal 2010, Cameron mengumumkan dua sekuel dari Avatar (2009) yang sangat sukses, dengan Avatar 3 ditargetkan tayang pada Desember 2015. Namun, pembuatan dua sekuel yang menggunakan pengembangan teknologi performance capture baru untuk pengambilan gambar bawah air menyebabkan penundaan besar, agar kru memiliki lebih banyak waktu untuk proses penulisan, pra-produksi, dan pembuatan efek visual. Pengambilan gambar dimulai bersamaan dengan The Way of Water di Selandia Baru pada 25 September 2017 dan selesai pada akhir Desember 2020. Dengan perkiraan anggaran produksi setidaknya 350 juta dolar AS, menjadikan film ini sebagai salah satu film termahal yang pernah dibuat.

Avatar: Fire and Ash diputar secara perdana di Dolby Theatre, Hollywood pada 1 Desember 2025, dan ditayangkan di bioskop Amerika Serikat pada 19 Desember oleh 20th Century Studios. Tanggapan kritikus cukup beragam, dari positif hingga yang mengkritisi: visual yang spektakuler umumnya mendapat pujian, tetapi alur cerita dinilai terlalu mengulang pola film sebelumnya dan durasinya yang terlalu panjang. Film ini sukses secara komersial dengan pendapatan 1,488 miliar dolar AS, menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi ketiga tahun 2025, meski menjadi yang terendah di antara seri Avatar. Film ini meraih Academy Award untuk Efek Visual Terbaik pada Academy Awards ke-98 dan juga dinominasikan untuk Academy Award untuk Desain Kostum Terbaik. Selain itu, film ini memperoleh dua nominasi di Golden Globe Award ke-83, serta dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh film terbaik tahun 2025 oleh American Film Institute dan National Board of Review. Dua sekuel berikutnya, Avatar 4 dan Avatar 5, dijadwalkan tayang masing-masing pada 2029 dan 2031, meski kelanjutannya bergantung pada pencapaian box office Fire and Ash.

Plot

Tak lama setelah kematian putra sulung Jake dan Neytiri, Neteyam,[c] keluarga Sully yang tinggal bersama klan Metkayina masih diliputi duka, sementara rasa benci terhadap manusia terus tumbuh di benak Neytiri. Setelah masker pernapasan Spider kehabisan daya saat ia tidur, Jake dan Neytiri memutuskan untuk mengembalikannya ke High Camp yang memiliki fasilitas lebih memadai bagi manusia. Karena seluruh anak Sully menolak berpisah, Jake akhirnya memutuskan untuk mengantar Spider bersama seluruh anggota keluarga dengan menumpang armada kapal dagang terbang yang sedang berkunjung.

Dalam perjalanan, konvoi dagang tersebut disergap oleh Mangkwan, sebuah klan Na'vi perompak yang beranggotakan kaum Ash. Dipimpin oleh matriark mereka, Varang, Mangkwan menjarah dan membakar kapal-kapal itu, menewaskan banyak orang serta memisahkan keluarga Sully di daratan. Setelah Miles Quaritch berhasil menangkap Jake, keduanya sepakat bekerja sama untuk menemukan Spider. Sementara itu, Spider jatuh pingsan ketika maskernya kehabisan daya, mendorong Kiri (putri angkat Jake) untuk secara spontan menyatukan tubuhnya dengan miselia, yang memberinya kemampuan bernapas di udara Pandora. Baru saja larut dalam kegembiraan, kelompok Mangkwan menemukan lokasi mereka dan langsung menawan mereka. Jake dan Quaritch tiba dan sempat menguasai keadaan, sebelum Varang menaklukkan Quaritch dengan menempelkan kuru-nya ke kuru milik Quaritch. Setelah Varang meminta Quaritch untuk mengajarinya menggunakan senjata api, Mangkwan mengikat Quaritch dan keluarga Sully serta kemudian merayakan kemenangan mereka di sekitar api unggun. Kiri diam-diam memerintahkan flora untuk menyerang para penjaga sehingga mereka bisa melarikan diri. Neytiri dan beberapa anggota Omatikaya menemukan mereka dan membawa mereka ke High Camp.

Di High Camp, ilmuwan Norm Spellman dan Max Patel memeriksa Spider dan menemukan organisme dalam tubuhnya yang berpotensi dipelajari manusia dengan rekayasa balik untuk menciptakan teknologi yang memungkinkan manusia bernapas di Pandora. Spider juga mulai menumbuhkan kuru di belakang kepalanya, sehingga ia dapat terhubung dengan fauna Pandora seperti Na’vi. Kiri sekali lagi menghubungkan kuru-nya ke Pohon Jiwa, tapi terdorong oleh Eywa. Jake, Neytiri dan Mo'at kemudian mengungkap bahwa Kiri tidak mempunyai ayah dan sebagian dirinya berasal dari Eywa. Di tempat lain, RDA berburu Tulkun untuk mendapatkan amrita, cairan neurokrin kekuningan yang dihasilkan di kelenjar di dasar otak mereka, yang menyebabkan kepunahan salah satu klan Tulkun. Sementara itu, di Awa’atlu (kampung halaman Metkayina), para tetua Tulkun memutuskan untuk mengusir Payakan karena telah melanggar prinsip bangsa Tulkun yang mengutamakan kedamaian.[d] Pengusiran tersebut juga memicu ketegangan antara Jake dan Lo'ak (putra kedua Jake) yang berusaha membela Payakan. Lo'ak yang merasa bersalah setelah disalahkan atas kematian kakaknya, sempat berniat bunuh diri, tapi mengurungkan niatnya dan memutuskan untuk menyusul Payakan. Di sisi lain, Quaritch datang ke markas klan Mangkwan dengan membawa persenjataan untuk menjalin aliansi dengan Varang.

Kiri membantu Spider menjelajahi kemampuan barunya bersama satwa liar, hingga berpetualang ke dalam hutan. Di sana, keduanya berciuman. Namun, saat hendak kembali, mereka disergap oleh kaum Mangkwan. Spider ditangkap dan dibawa oleh Quaritch. Ia kemudian menyerbu desa Metkayina bersama Mangkwan, menuntut Jake untuk menyerahkan diri. Demi mencegah perang, Jake menyerahkan diri dan dibawa ke markas RDA, Bridgehead City. Spider menjalani berbagai uji coba yang dilakukan para ilmuwan RDA, sementara Jake dijadwalkan untuk dieksekusi. RDA juga membuat rencana serangan besar-besaran untuk menangkap semua tulkun yang ada di Laut Timur pada saat Calf Communion, sebuah upacara tahunan yang dilakukan oleh klan Metkayina dan para tulkun. Ahli biologi RDA, Ian Garvin, menentang perburuan itu, tetapi diabaikan oleh Jenderal Ardmore. Sementara itu, Lo’ak yang mencari Payakan diserang cumi-cumi raksasa, tetapi diselamatkan oleh beberapa Tulkun dan anak-anak Tonowari. Lo'ak akhirnya menemukan Payakan dan menyadari kenyataan tragis bahwa klan lahir Payakan telah punah dan hanya menyisakan satu ekor Tulkun bernama Ta'nok.

Neytiri mencoba membebaskan Jake dengan menyusup ke dalam markas RDA, sementara Spider berhasil melarikan diri dari laboratorium dengan memanfaatkan kalung Quaritch untuk membuka akses ke gorong-gorong. Ian secara diam-diam mencuri buldoser untuk membebaskan Jake. Ketika Jake mulai terdesak, Spider menjadi tameng manusia yang membuat RDA ragu-ragu menembaknya. Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Neytiri, Jake dan Spider untuk melarikan diri. Jake sempat meminta Neytiri untuk berhenti di suatu tempat dan berniat membunuh Spider demi mencegah manusia memanfaatkannya untuk menciptakan teknologi yang bisa membuat manusia bisa bernafas di alam bebas Pandora. Namun, pada detik-detik terakhir, Jake mengurungkan niatnya. Neytiri yang selama ini tidak terlalu menyukai Spider mulai menyesal dan akhirnya menerima Spider sebagai bagian keluarga. Sadar tidak memiliki alternatif lain, Jake kembali mengunjungi Toruk Makto serta memanggil semua clan Na’vi untuk bersatu melawan operasi pembantaian yang akan berlangsung. Di Awa’atlu, dewan Tulkun mendengar peringatan Jake tentang pembantaian yang akan datang, tetapi mereka masih tetap berpegang pada prinsip mereka yang menghindari perang. Lo’ak kemudian muncul bersama Payakan dan menghadirkan Tan’ok, satu-satunya penyintas dari clan lahir Payakan. Badannya yang dipenuhi luka menjadi bukti kekejaman para manusia terhadap kaum tulkun, sehingga para tetua Tulkun meminta waktu untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka.

Keesokan harinya, gelombang besar armada RDA tiba untuk memulai perburuan. Saat para Na’vi bersembunyi menunggu waktu yang tepat untuk menyergap, secara tiba-tiba para Tulkun memulai serangan dengan menghantam kapal-kapal RDA. Serangan ini segera diikuti oleh para Na'vi, memicu pertempuran besar antara RDA, bangsa Na'vi dan para Tulkun. Di tengah peperangan sengit, kelompok Mangkwan dan Quaritch muncul dan ikut menyerang. Ronal, matriark Metkayina, terluka parah dan meninggal setelah melahirkan seorang bayi yang dinamainya Pril. Neytiri membawa Pril, tetapi kemudian ditangkap oleh Varang dan dibawa ke kapal utama RDA. Sadar bahwa bangsa Na'vi tidak mungkin memenangkan pertempuran, Kiri nekad menghubungkan kuru-nya ke Pohon Roh bawah laut untuk meminta bantuan pada Eywa. Dengan bantuan Spider dan Tuk, Kiri akhirnya berhasil berkomunikasi dengan Eywa, yang kemudian menggerakkan sejumlah besar satwa-satwa Pandora untuk menyerang RDA. Tan’ok membunuh Mick Scorseby, pemimpin operasi perburuan Tulkun yang memusnahkan clannya. Jenderal Ardmore memerintahkan RDA untuk mundur, tapi mesin penggerak kapal utama RDA dihancurkan Turuk Makto saat terseret dalam pusaran aliran air. Ardmore memerintahkan krunya untuk meninggalkan kapal walaupun dirinya tidak berhasil selamat. Di kapal tersebut, Spider menemui Quaritch untuk menukarkan dirinya dengan Neytiri dan Tuk. Di saat yang sama Jake dan Lo'ak muncul dan menyerang para Mangkwan. Ketika Varang hendak membunuh Neytiri, Kiri menempelkan kuru-nya ke kuru milik Varang, sehingga membuatnya ketakutan dan melarikan diri. Jake mengejar Quaritch yang mencoba membawa Spider pergi bersamanya. Setelah pertarungan sengit di antara batuan mengapung, Jake pada akhirnya membantu mengangkat Quaritch yang nyaris terjatuh bersama Spider, di mana kemudian mereka duduk bersama dalam suasana canggung. Pada saat Neytiri dan bangsa Na'vi lain tiba, Jake sempat menahan mereka untuk tidak menyerang, tapi Quaritch memilih untuk menjatuhkan diri ke bawah.

Usai pertempuran, Spider bersama para Na'vi menempelkan kuru mereka ke Pohon Roh, di mana ia bertemu arwah-arwah Na’vi yang telah tiada. Kiri memperkenalkan Spider kepada ibunya, Grace, dan mereka pun menginisiasinya sebagai bagian dari bangsa Na’vi.

Pemeran

Sam Worthington, Zoe Saldaña, Sigourney Weaver, dan Stephen Lang kembali memerankan karakter mereka seperti dalam film sebelumnya.
  • Sam Worthington sebagai Jake Sully, mantan manusia yang jatuh cinta pada Neytiri dan berteman dengan Na'vi setelah menjadi bagian dari Program Avatar. Ia akhirnya berpihak pada Na'vi dalam konflik mereka dengan manusia dan memindahkan kesadarannya secara permanen ke dalam avatarnya. Dalam film kedua, ia bersama keluarganya meninggalkan klan Omaticaya dan bergabung dengan klan Metkayina.[9][10]
  • Zoe Saldaña sebagai Neytiri, istri Jake yang meninggalkan klan Omaticaya dan bergabung dengan klan Metkayina.[9] Saldaña menggambarkan karakternya sebagai telah menjadi "rasis sepenuhnya" terhadap manusia (khususnya Spider) setelah kematian putranya, Neteyam, hingga pada titik ia meninggalkan kehendak Eywa dan membuat suaminya tidak lagi mengenalinya.[11]
  • Sigourney Weaver sebagai Kiri, putri dari avatar Na'vi milik Dr. Grace Augustine, yang kemudian diadopsi oleh Jake dan Neytiri.[12]
    • Weaver juga kembali memerankan Dr. Grace Augustine, yang muncul sebagai roh.[13]
  • Stephen Lang sebagai Kolonel Miles Quaritch, mantan komandan militer manusia yang memimpin pasukan RDA, organisasi manusia yang menjajah Pandora, dan tewas dalam konflik dengan Na'vi di film pertama. Ia bersama prajurit lain yang gugur kemudian dibangkitkan kembali sebagai Na'vi "Recombinants". Quaritch berusaha membalas dendam terhadap Jake dan keluarganya, tetapi juga menunjukkan ketertarikan untuk menjalin hubungan dengan putranya, Miles "Spider" Socorro.[14]
  • Oona Chaplin sebagai Varang, pemimpin Na'vi dari klan Mangkwan yang tinggal di wilayah gunung berapi dan dikenal sebagai klan yang gemar berperang.[15][16][17][18] Cameron mengatakan tentang Varang bahwa "Varang adalah pemimpin sebuah bangsa yang telah melalui penderitaan luar biasa. Ia menjadi keras karena hal itu. Ia akan melakukan apa pun demi mereka, bahkan hal-hal yang kita anggap jahat."[19]
  • Kate Winslet sebagai Ronal, seorang penyelam bebas dari klan Metkayina sekaligus istri Tonowari, yang sedang hamil.[e]
  • Cliff Curtis sebagai Tonowari, kepala klan Metkayina yang tinggal di wilayah terumbu laut, sekaligus suami Ronal serta ayah dari Tsireya dan Aonung.[25][26]
  • Joel David Moore sebagai Dr. Norm Spellman, mantan ilmuwan dalam Program Avatar yang memilih berpihak kepada Na'vi dalam film pertama.[27]
  • CCH Pounder sebagai Mo'at, pemimpin spiritual klan Omaticaya sekaligus ibu dari Neytiri.[28][29]
  • Jemaine Clement sebagai Dr. Ian Garvin, seorang ahli biologi kelautan yang bekerja untuk Scoresby.[30]
  • Giovanni Ribisi sebagai Parker Selfridge, mantan kepala administrator operasi pertambangan RDA dalam film pertama yang kemudian tercoreng reputasinya.[31][32][33]
  • David Thewlis sebagai Peylak, pemimpin Na'vi dari klan Wind Traders.[34][35][36]
  • Britain Dalton sebagai Lo'ak, putra kedua Jake dan Neytiri yang sering disalahpahami, sekaligus narator film ini. Ia adalah "saudara spiritual" dari Tulkun Payakan yang terbuang, dan merasa bersalah atas kematian kakaknya, Neteyam.[37][38][39]
  • Jack Champion sebagai Miles "Spider" Socorro, putra remaja Quaritch yang lahir di Hell's Gate (markas manusia di Pandora dalam film pertama) dan diselamatkan dari Quaritch oleh Jake serta Neytiri pada akhir The Way of Water.[37][40][41]
  • Trinity Jo-Li Bliss sebagai Tuktirey "Tuk", putri Jake dan Neytiri sekaligus anak bungsu mereka.[37][40][42]
  • Jamie Flatters sebagai Neteyam, putra pertama Jake dan Neytiri sekaligus anak tertua mereka, yang tewas dalam pertempuran di film sebelumnya dan kini muncul sebagai roh.[37]
  • Bailey Bass sebagai Tsireya "Reya", seorang penyelam bebas Metkayina yang anggun sekaligus kuat, putri Tonowari dan Ronal. Dalam film kedua, Tsireya digambarkan sebagai sosok yang menjadi ketertarikan cinta Lo'ak.[37][38][43]
  • Filip Geljo sebagai Aonung, seorang pemburu muda sekaligus penyelam bebas dari klan Metkayina, putra Tonowari dan Ronal serta kakak dari Tsireya.[37][38][40]
  • Duane Evans Jr. sebagai Rotxo, seorang pemburu muda sekaligus penyelam bebas dari klan Metkayina.[37]
  • Matt Gerald sebagai Kopral Lyle Wainfleet, seorang tentara bayaran yang bertempur dan tewas dalam pertempuran RDA melawan Na'vi di film pertama. Bertahun-tahun kemudian, RDA menanamkan ingatannya ke dalam tubuh Recombinant.[44]
  • Dileep Rao sebagai Dr. Max Patel, seorang ilmuwan yang bekerja dalam Program Avatar dan kemudian mendukung pemberontakan Jake melawan RDA.[45]

Selain itu, beberapa pemeran dari film pertama kembali tampil secara singkat, yaitu Wes Studi sebagai Eytukan, kepala klan Omaticaya yang telah meninggal sekaligus ayah Neytiri, serta Laz Alonso sebagai Tsu'tey, penerus Eytukan dan pendahulu Jake sebagai kepala klan Omaticaya, yang tewas dalam pertempuran di film pertama.

Produksi

Pengembangan

James Cameron pada penayangan perdana film di Wellington, Desember 2025.

Pada pertengahan 2006, James Cameron menyatakan bahwa jika Avatar berhasil, ia berharap dapat membuat dua sekuel dari film tersebut.[46] Pada awal 2010, ia mengatakan bahwa kesuksesan besar film tersebut mengonfirmasi bahwa ia akan melakukannya.[47] Sekuel awalnya dijadwalkan untuk penayangan pada Desember 2014 dan 2015.[48] Ia memasukkan sejumlah adegan dalam film pertama sebagai landasan untuk kelanjutan cerita di masa depan.[9][46] Cameron merencanakan untuk melakukan pengambilan gambar sekuel secara berurutan dan mengisyaratkan bahwa manusia akan kembali menjadi antagonis dalam cerita.[49] Pada awal 2011, Cameron menyatakan niatnya untuk melakukan pengambilan gambar sekuel dengan frame rate lebih tinggi dibandingkan standar industri 24 frame per detik, dengan tujuan menambah kesan realitas yang lebih kuat.[50] Pada akhir 2013, Cameron mengumumkan bahwa sekuel akan difilmkan di Selandia Baru, dengan pengambilan gambar menggunakan teknologi performance capture dijadwalkan berlangsung pada 2014. Kesepakatan dengan pemerintah Selandia Baru mensyaratkan setidaknya satu penayangan perdana dunia diadakan di Wellington serta sedikitnya NZ$500 juta (sekitar US$410 juta berdasarkan kurs Desember 2013) digunakan untuk kegiatan produksi di Selandia Baru, termasuk pengambilan gambar langsung dan efek visual. Pemerintah Selandia Baru juga mengumumkan akan menaikkan insentif pajak dasar untuk pembuatan film dari 15% menjadi 20%, dengan 25% tersedia bagi produksi internasional dalam kasus tertentu dan 40% untuk produksi Selandia Baru (sebagaimana didefinisikan dalam pasal 18 Undang-Undang Komisi Film Selandia Baru 1978).[51][52]

Pada Februari 2016, produksi sekuel dijadwalkan dimulai pada April 2016 di Selandia Baru.[53] Sinematografer Russell Carpenter, yang sebelumnya bekerja sama dengan Cameron dalam True Lies (1994) dan Titanic (1997), serta direktur artistik Aashrita Kamath, bergabung sebagai anggota kru untuk empat sekuel tersebut.[54][55][56] Kirk Krack, pendiri Performance Freediving International, bekerja sebagai pelatih penyelaman bebas bagi para pemeran dan kru untuk adegan bawah air.[57] Pada 31 Juli 2017, diumumkan bahwa studio efek visual Weta Digital yang berbasis di Selandia Baru telah memulai pengerjaan untuk sekuel Avatar.[58]

Rick Jaffa dan Amanda Silver awalnya diumumkan sebagai rekan penulis Cameron; kemudian diumumkan bahwa Cameron, Jaffa, Silver, Josh Friedman, dan Shane Salerno turut terlibat dalam proses penulisan seluruh sekuel sebelum akhirnya ditugaskan menyelesaikan naskah masing-masing, sehingga kredit penulisan akhirnya menjadi tidak jelas.[f] Menurut Cameron, film ini dipisahkan dari Avatar: The Way of Water karena materi yang terlalu banyak.[63] Cameron menyatakan, "Singkatnya, kami memiliki terlalu banyak ide bagus yang dimasukkan ke dalam babak pertama film kedua. [Film] bergerak seperti kereta peluru, dan kami tidak cukup mendalami karakter. Jadi saya berkata, 'Teman-teman, kita harus memisahkannya.'"[63]

Pada November 2018, BBC News melaporkan bahwa Avatar: The Seed Bearer disebut-sebut sebagai salah satu judul yang mungkin digunakan untuk film tersebut.[64] Tiga bulan kemudian, Cameron mengatakan kepada Entertainment Tonight bahwa judul tersebut masih dalam pertimbangan dan belum ada keputusan final saat itu.[65] Pada 9 Agustus 2024, Cameron secara resmi mengumumkan judul film tersebut sebagai Avatar: Fire and Ash dalam ajang konvensi penggemar D23.[66] Mengenai judul tersebut, Cameron menjelaskan: "Saya rasa saya tidak bisa terlalu banyak membicarakannya sebelum Anda benar-benar menonton filmnya dan melihat apa maknanya. Namun, jika api dipandang sebagai kebencian, amarah, kekerasan, maka abu adalah akibat setelahnya. Jadi, apa akibatnya? Duka, kehilangan, bukan? Dan kemudian apa yang ditimbulkan di masa depan? Lebih banyak kekerasan, lebih banyak amarah, lebih banyak kebencian. Ini adalah siklus yang kejam. Itulah pemikirannya."[67][68]

Dalam sebuah wawancara tahun 2023 dengan 20 minutes, Cameron mengungkapkan bahwa film ini akan menampilkan suku Na'vi baru bernama "Ash People", yang akan menjadi antagonis utama dalam cerita.[69]

Penulisan

Cameron ingin mengeksplorasi "berbagai budaya" yang berbeda dari dua film Avatar sebelumnya dengan menghadirkan "Ash People" — versi Na'vi yang berapi-api dan terinspirasi dari Suku Baining di Papua Nugini. Ia memilih mereka untuk menambahkan "sudut pandang lain" sebagai musuh, karena sebelumnya Cameron menampilkan sisi "baik" dari Na'vi dan sisi manusia sebagai lawan.[70][71]

Landau menambahkan:

"Ada manusia yang baik, ada pula yang jahat—hal yang sama juga berlaku pada pihak Na'vi—tetapi sering kali orang tidak melihat diri mereka sebagai jahat. Apa penyebab utama yang membuat mereka berkembang menjadi sesuatu yang kita anggap jahat? Mungkin ada faktor lain yang tidak kita ketahui."[17]

Cameron mengatakan bahwa, "Salah satu hal yang ingin kami lakukan dalam film ini adalah tidak membuatnya hitam-putih secara sederhana. Atau biru-merah muda secara sederhana. [...] Kami berusaha melampaui paradigma 'semua manusia jahat, semua Na'vi baik'."[19] Mengenai Wind Traders, Cameron menjelaskan bahwa mereka adalah "pedagang nomaden, setara dengan kafilah unta di Jalur Rempah pada Abad Pertengahan. Dan, Anda tahu, mereka memang menyenangkan. Seperti semua Na'vi, mereka hidup dalam simbiosis dengan makhluk mereka".[72]

Cameron juga menjelaskan bahwa fokus besar yang ia berikan pada Varang dan Quaritch, dua antagonis utama film, sepenuhnya "karena itu keren," yang ia sebut sebagai "modus operandi utamanya".[73]

Cameron juga mengatakan:

{{cite web |last=Sharf |first=Zach |date=12 Desember 2023 |title='Avatar 3' Has 'Greater Character Depth' and 'Avatar 4' Has a Six-Year Time Jump, Reveals James Cameron: Filming Continues 'After Three is Released' |url=https://variety.com/2023/film/news/avatar-4-time-jump-james-cameron-shot-half-film-1235835128/ |access-date=28 Desember 2023 |website=[[Variety (majalah)|Variety]] |archive-date=28 Desember 2023 |archive-url=https://web.archive.org/web/20231228225222/https://variety.com/2023/film/news/avatar-4-time-jump-james-cameron-shot-half-film-1235835128/ |url-status=live}}</ref>"}},"i":0}}]}' id="mwAiM"/>

"Kemajuan besar [kreatif] dalam [Fire and Ash] adalah pendalaman karakter yang lebih kuat," ujar Cameron. "Kita akan melihat budaya baru, makhluk baru—semua hal yang biasanya Anda harapkan dari sebuah film 'Avatar'. Namun gagasan utama dari siklus film ini adalah hidup bersama mereka dan menjalani perjalanan epik bersama mereka. Jadi menurut saya, bukan soal 'Kami akan menunjukkan efek visual air terbaik yang pernah dibuat'—melainkan lebih masuk ke hati dan jiwa para karakter. Dan ada beberapa karakter baru yang sangat menarik yang juga akan muncul. Ini adalah sebuah perjalanan panjang. Ceritanya akan berlanjut melalui film ketiga, kemudian ke film keempat dan kelima. Ada siklus epik dalam keseluruhan kisah ini."[74]

Champion mengatakan setelah membaca naskah Fire and Ash:

{{cite web |last=Davids |first=Brian |date=20 Desember 2022 |title='Avatar: The Way of Water' Star Jack Champion Talks Spider's Surprising Choice and the 'Hard Left Turn' of 'Avatar 3' |url=https://www.hollywoodreporter.com/movies/movie-features/avatar-3-hard-left-turn-jack-champion-1235285646/ |access-date=16 Januari 2023 |website=[[The Hollywood Reporter]] |archive-date=20 Desember 2022 |archive-url=https://web.archive.org/web/20221220232112/https://www.hollywoodreporter.com/movies/movie-features/avatar-3-hard-left-turn-jack-champion-1235285646/ |url-status=live}}</ref>"}},"i":0}}]}' id="mwAis"/>

"Saya benar-benar terkejut. Ceritanya tiba-tiba berbelok tajam, dan itu bukan hal buruk. Anda pikir tahu ke mana arahnya, tetapi kemudian seperti dihantam bola penghancur. Jadi Anda benar-benar merasa, 'Wah, saya tidak pernah menyangka itu akan terjadi.' Anda juga akan melihat lebih banyak wilayah Pandora, serta diperkenalkan dengan lebih banyak budaya. Menurut saya, ini bahkan lebih baik daripada Avatar 2. Secara keseluruhan, setiap film akan semakin baik."[75]

Cameron juga mengungkapkan bahwa ia menulis ulang sebagian naskah Fire and Ash untuk menghindari penggambaran yang dianggap mengagungkan kekerasan senjata api, dengan peristiwa nyata turut memengaruhi penulisan. Ia menyebut bahwa Penembakan sekolah Uvalde, di mana 19 siswa tewas di sekolah dasar mereka pada 2022, membuatnya "sampai pada titik batas":

{{cite web |last=Lussier |first=Germain |date=20 Desember 2025 |title=What James Cameron Changed in 'Avatar: Fire and Ash' After Audiences Saw 'Way of Water' |url=https://gizmodo.com/what-james-cameron-changed-in-avatar-fire-and-ash-after-audiences-saw-way-of-water-2000702090 |access-date=6 April 2026 |website=[[Gizmodo]] |archive-date=20 Desember 2025 |archive-url=https://web.archive.org/web/20251220113950/https://gizmodo.com/what-james-cameron-changed-in-avatar-fire-and-ash-after-audiences-saw-way-of-water-2000702090 |url-status=live}}</ref>"}},"i":0}}]}' id="mwAjU"/>

"Saya tidak ingin mengagungkan atau memfetišisasi senjata serbu. Sekarang saya agak terjebak, karena saya punya karakter yang mendefinisikan dirinya sebagai seorang Marinir. Dan etos Marinir adalah bahwa seorang Marinir dan senapannya adalah senjata paling kuat di dunia. Begitulah cara mereka berpikir. Jadi saya berpikir, 'Baiklah, saya akan tetap menjadikannya khusus bagi Jake dan caranya sendiri, tetapi saya tidak akan membiarkan hal itu mencemari cara Na'vi dan sistem nilai mereka.' Hal-hal seperti ini berkembang seiring berjalannya proses."[76]

Pemilihan pemeran

Zoe Saldaña dan Sam Worthington dipastikan pada Januari 2010 telah menandatangani kontrak untuk kembali memerankan karakter mereka dalam sekuel.[9] Cameron juga menyatakan bahwa Sigourney Weaver akan tampil dalam tiga sekuel (saat itu film keempat belum direncanakan) dan bahwa karakternya, Grace Augustine, akan tetap hidup. Namun kemudian terungkap bahwa ia justru akan memerankan Kiri, putri angkat Jake dan Neytiri.[12][77]

Pada Agustus 2017, dalam sebuah wawancara dengan Empire, Cameron mengungkapkan bahwa Stephen Lang tidak hanya akan kembali dalam keempat sekuel, tetapi juga akan menjadi antagonis utama di semua film tersebut.[78] Pada 3 Oktober 2017, Kate Winslet menandatangani kontrak untuk sejumlah film dengan peran yang belum diumumkan.[20] Cameron berkomentar, "Kate dan saya sudah mencari sesuatu untuk dikerjakan bersama selama 20 tahun, sejak kolaborasi kami dalam Titanic, yang merupakan salah satu pengalaman paling berharga dalam karier saya," dan menambahkan bahwa karakter yang diperankan Winslet bernama Ronal.[20][21][79] Pada 25 Januari 2018, Dileep Rao dipastikan kembali berperan sebagai Dr. Max Patel.[45] Winslet berkomentar bahwa perannya "relatif kecil dibandingkan dengan lamanya proses syuting", karena ia hanya akan menjalani syuting selama satu bulan, tetapi tetap "menjadi karakter penting dalam kelanjutan cerita".[80]

Pada Juni 2017, Oona Chaplin bergabung dalam jajaran pemeran sebagai Varang, "seorang tokoh sentral yang kuat dan penuh vitalitas, yang hadir sepanjang keseluruhan saga sekuel" dimulai dari Fire and Ash.[15][81] Eiza González juga mengikuti audisi untuk peran yang akhirnya diberikan kepada Chaplin.[82] Mengenai pemilihan Chaplin yang saat itu relatif belum dikenal luas, Cameron menjelaskan, "Ada sesuatu yang langsung menyatu pada [Chaplin]. Ada sisi sensualitas; ada psikologi yang dominan, dan ada banyak amarah. Ada banyak lapisan dalam apa yang ia lakukan dan kekuatan yang mendorongnya. Oona mampu bergerak dengan luwes bolak-balik di antara semua itu dengan cara yang tidak saya lihat pada yang lain."[83] Pada April 2018, David Thewlis mengumumkan keterlibatannya dalam waralaba ini, dengan mengatakan bahwa ia akan tampil dalam tiga dari empat sekuel, dan kemudian menyatakan pada Januari 2020 bahwa karakternya adalah seorang Na'vi.[84][85][86]

Hal ini membuat Thewlis banyak dilaporkan sebagai bagian dari pemeran The Way of Water; namun, ia menyatakan pada Juni 2020 bahwa laporan tersebut keliru, dan sebenarnya ia akan tampil mulai dari Fire and Ash hingga 5.[35]

Pengambilan gambar

Pengambilan gambar utama dimulai bersamaan dengan The Way of Water pada 25 September 2017 di Manhattan Beach, California.[87] Pada 14 November 2018, Cameron mengumumkan bahwa proses pengambilan gambar dengan penangkapan penampilan pemeran utama telah selesai.[88] Sebagian besar proses pengambilan gambar untuk film keempat dan kelima akan dimulai setelah menyelesaikan tahap pascaproduksi pada dua sekuel pertama.[89][90]

Menurut produser Jon Landau, pengambilan gambar langsung untuk Fire and Ash dan pendahulunya dimulai di Selandia Baru pada awal 2019.[91] Pada 17 Maret 2020, Landau mengumumkan bahwa proses pengambilan gambar di Selandia Baru ditunda tanpa batas waktu sebagai respons terhadap Pandemi COVID-19. Ia juga menegaskan bahwa produksi akan tetap berlangsung di Los Angeles.[92] Namun, pekerjaan pada efek visual tetap berlanjut di Wētā FX[g] di Wellington.[93]

Pada awal Mei, protokol kesehatan dan keselamatan produksi disetujui oleh pemerintah Selandia Baru, sehingga proses pengambilan gambar dapat dilanjutkan kembali di negara tersebut.[94] Pada 31 Mei, sebagian kru Avatar termasuk James Cameron diizinkan masuk ke Selandia Baru dengan kategori visa khusus, sebagai pengecualian perbatasan bagi warga asing yang dianggap penting dalam proyek bernilai ekonomi signifikan.[95] Pada 1 Juni 2020, Landau mengunggah sebuah foto dirinya bersama Cameron di Instagram, menunjukkan bahwa mereka telah kembali ke Selandia Baru untuk melanjutkan proses pengambilan gambar. Setelah kedatangan mereka, seluruh 55 anggota kru yang ikut serta ke Selandia Baru menjalani masa isolasi selama dua minggu di sebuah hotel di Wellington dengan pengawasan pemerintah sebelum kembali bekerja. Hal ini menjadikan Avatar: The Way of Water dan Avatar: Fire and Ash sebagai film blockbuster besar pertama dari Hollywood yang melanjutkan produksi setelah sempat menunda pengambilan gambar akibat pandemi.[h] Pada September 2020, Cameron mengumumkan bahwa 95% dari Avatar: Fire and Ash telah rampung.[97][98] Proses pengambilan gambar selesai pada Desember 2020.[99]

Setelah penayangan The Way of Water pada Desember 2022, Cameron memutuskan untuk menulis ulang sebagian naskah Fire and Ash dengan menambahkan adegan yang menampilkan karakter burung Toruk, yang sebelumnya diperkenalkan dalam film pertama.[100]

Selain itu, peran Payakan diperbesar setelah karakter tersebut menjadi favorit penggemar dalam The Way of Water.[101]

Pada Februari 2024, Cameron memberikan pembaruan mengenai Avatar: Fire and Ash:

{{cite web |title='Avatar 3' Gets Detailed Production Update from James Cameron |last=Hermanns |first=Grant |website=[[Screen Rant]] |access-date=5 Februari 2024 |date=4 Februari 2024 |url=https://screenrant.com/avatar-3-production-update-details-james-cameron/ |archive-date=5 Februari 2024 |archive-url=https://web.archive.org/web/20240205141150/https://screenrant.com/avatar-3-production-update-details-james-cameron/ |url-status=live}}</ref>"}},"i":0}}]}' id="mwAvE"/>

Film ini pada dasarnya sudah selesai. Kami sedang melakukan pengambilan tambahan untuk [Fire and Ash], hanya untuk melengkapi 2 atau 3% terakhir, dan kami juga memiliki pengambilan gambar langsung pada Juni, itu menambah beberapa persen lagi. Sekitar seperempat dari film ke-4 juga sudah selesai. Kami sedang dalam tahap pascaproduksi untuk [Fire and Ash] dan kini mengerjakan VFX, yang merupakan pekerjaan besar. Saya membutuhkan setiap detik hingga saat itu untuk menyelesaikannya. Teknologi saat ini sudah mencapai titik yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan produksi. Perbaikan kecil terus dilakukan sepanjang proses, tetapi secara keseluruhan sudah memadai. Intinya, tim kembali ke dasar, itulah sebabnya mereka menghabiskan tujuh tahun untuk membangun fondasi dan empat tahun untuk melakukan pengambilan gambar dua film sekaligus. Fokusnya bukan semata pada teknologi, melainkan pada kreativitas serta ketajaman visi para seniman komputer. Proses ini sangat kreatif—sebuah bentuk seni. Ribuan orang terlibat, bekerja layaknya sebuah orkestra, untuk menghasilkan karya yang benar-benar tepat nada saat ini.[102]

Perilisan

Bioskop

Avatar: Fire and Ash ditayangkan di Amerika Serikat pada 19 Desember 2025 oleh 20th Century Studios.[103][104][105] Seperti pendahulunya, film ini mengalami sejumlah penundaan (total sembilan kali) karena kru membutuhkan lebih banyak waktu untuk penulisan, pra-produksi, dan proses efek visual. Awalnya dijadwalkan tayang pada Desember 2015,[9] namun Cameron menunda penayangannya ke tahun 2016, 2017, dan 2018.[106] Pada April 2016, bertepatan dengan peluncuran empat sekuel Avatar, diumumkan tanggal penayangan baru yaitu Desember 2020.[107] Tahun berikutnya, diumumkan tanggal baru yaitu 17 Desember 2021, dengan sekuel berikutnya: Avatar 4 dan 5 dijadwalkan masing-masing pada 20 Desember 2024 dan 19 Desember 2025.[108] Namun, setelah pengumuman pada Mei 2019 tentang tiga film baru Star Wars,[109] jadwal sekuel kembali mundur dua tahun, dengan Avatar: Fire and Ash dijadwalkan tayang pada 22 Desember 2023.[110] Tanggal penayangan kembali ditunda akibat pandemi COVID-19, dan pada Agustus 2020 diumumkan jadwal baru yaitu 20 Desember 2024.[111][112] Pada 13 Juni 2023, film ini kembali ditunda ke tanggal akhirnya karena pemogokan Writers Guild of America 2023.[104][105] Avatar: Fire and Ash ditayangkan dalam berbagai format, termasuk Dolby Cinema dan IMAX 3D, sementara sekuel berikutnya juga akan dirilis dalam format tersebut.[113][114][115]

Pada Desember 2022, tak lama setelah Avatar: The Way of Water ditayangkan, diberitakan bahwa potongan pertama Fire and Ash versi James Cameron memiliki durasi sembilan jam.[116] Cameron kemudian meluruskan bahwa sembilan jam materi tersebut merujuk pada Avatar: Fire and Ash, Avatar 4, dan Avatar 5 yang masing-masing berdurasi tiga jam, sehingga total keseluruhan mencapai sembilan jam.[117][118] Ia kemudian menjelaskan bahwa durasi Fire and Ash akan lebih panjang dibandingkan durasi The Way of Water yang mencapai 3 jam 12 menit.[63]

Film ini ditunda penayangannya di Hong Kong hingga 8 Januari 2026 akibat Kebakaran Wang Fuk Court, sekaligus judul tambahannya dihapus untuk menghindari kesan tidak sensitif.[119][120] Dengan demikian, Hong Kong menjadi wilayah terakhir yang menerima penayangan film ini secara global.[121] Pemutaran perdana di Australia yang dijadwalkan pada 15 Desember 2025 dibatalkan akibat Penembakan di Pantai Bondi 2025.[122]

Film ini juga ditayangkan dalam format 4DX, yang menggabungkan kursi dengan gerakan serta efek lingkungan seperti angin, air, dan getaran untuk mendukung aksi di layar. Efek-efek tersebut disinkronkan dengan adegan-adegan penting, termasuk adegan udara dan aksi, guna memberikan pengalaman bioskop yang lebih imersif. Format 4DX dirancang untuk melengkapi elemen visual film dan menjadi salah satu opsi tontonan premium yang tersedia selain format standar dan tiga dimensi.[123]

Film ini didedikasikan kepada penyunting John Refoua dan produser Jon Landau, yang masing-masing meninggal pada 2023 dan 2024.[124][125]

Media rumah

Avatar: Fire and Ash dirilis untuk unduhan digital, yang menyertakan fitur di balik layar, pada 31 Maret 2026. Film ini dijadwalkan akan tersedia dalam format 4K Ultra HD Blu-ray, Blu-ray, Blu-ray 3D, dan DVD oleh 20th Century Home Entertainment pada 19 Mei 2026.[i] Selain itu, pada Februari 2026, CEO Disney saat itu Bob Iger mengonfirmasi dalam panggilan pendapatan kuartal pertama fiskal 2026 perusahaan bahwa film tersebut akan tersedia untuk ditonton melalui Disney+ sebelum akhir tahun fiskal 2026.[131]

Penerimaan

Box office

Hingga April 5, 2026[update], Avatar: Fire and Ash telah meraup pendapatan sebesar 404 juta dolar AS di Amerika Serikat dan Kanada, serta 1,083 miliar dolar AS di wilayah lain, dengan total pendapatan global mencapai 1,488 miliar dolar AS.[7][8]

Pada 17 Desember 2025, sebelum penayangan film di Amerika Serikat dan Kanada, Deadline Hollywood memperkirakan pendapatan akhir pekan pembuka sebesar 340–380 juta dolar AS secara global;[132] film ini akhirnya dibuka dengan pendapatan 347 juta dolar AS di seluruh dunia.[133] Film ini menghasilkan 12 juta dolar AS dari penayangan perdana pada Kamis di Amerika Serikat dan Kanada, 5 juta dolar lebih rendah dibandingkan penayangan perdana Avatar: The Way of Water.[134] Film ini akhirnya meraup pendapatan sebesar 89,2 juta dolar AS pada akhir pekan pembukaannya di Amerika Serikat dan Kanada.[135] Meskipun memimpin box office dan menghasilkan lebih banyak dibandingkan debut akhir pekan film tahun 2009 yang mencapai 77 juta dolar AS, pendapatan domestik akhir pekan pembuka Fire and Ash mengalami penurunan signifikan dibandingkan pendapatan 134,1 juta dolar AS yang diraih pendahulunya pada 2022.[134][136] Pada akhir pekan kedua, Avatar: Fire and Ash tetap berada di posisi teratas box office dengan pendapatan 63,1 juta dolar AS,[137] turun 29% dan lebih kecil dibandingkan penurunan 53% yang dialami pendahulunya pada akhir pekan kedua.[138][139] Pada akhir pekan ketiga, Avatar: Fire and Ash kembali menduduki puncak box office dengan pendapatan sebesar 41,4 juta dolar AS, turun 34%.[140][141][142] Film ini kembali memuncaki box office pada akhir pekan keempat dengan pendapatan sebesar 21,5 juta dolar AS, turun 49%.[143][144] Pada akhir pekan kelima, Avatar: Fire and Ash tetap mempertahankan posisi teratas dengan pendapatan 14,5 juta dolar AS, turun 33%.[145][146] Pada akhir pekan keenam, Avatar: Fire and Ash tergeser dari posisi puncak oleh Mercy, dengan pendapatan 6,4 juta dolar AS.[147][148]

Berkat Avatar: Fire and Ash, pendapatan dan laba operasional IMAX melonjak, naik 35% menjadi 125,2 juta dolar AS pada kuartal keempat tahun 2025, dibandingkan 92,7 juta dolar AS pada periode 2024. Perusahaan menyatakan bahwa film Avatar ketiga, yang Cameron dorong untuk ditonton di IMAX, mencatat rekor box office kuartal tersebut dengan kontribusi penjualan tiket sebesar 112 juta dolar AS, menjadikannya film Hollywood dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah IMAX.[149]

Penghargaan

Pada Academy Awards ke-98, Avatar: Fire and Ash memperoleh dua nominasi (Desain Kostum Terbaik dan Efek Visual Terbaik, dengan kemenangan pada kategori terakhir). Namun, Fire and Ash menjadi film pertama dalam seri Avatar yang tidak dinominasikan untuk Film Terbaik sekaligus film pertama karya Cameron dalam 31 tahun yang tidak masuk nominasi Film Terbaik.[j]

Film ini juga memimpin daftar nominasi pada Saturn Awards ke-53 dengan dua belas nominasi,[k] termasuk Film Fiksi Ilmiah Terbaik.[156] Pada akhirnya, film ini memenangkan lima penghargaan Saturn, termasuk Film Fiksi Ilmiah Terbaik dan Penyutradaraan Film Terbaik.[157]

Penghargaan dan nominasi yang diterima Avatar: Fire and Ash
Penghargaan Tanggal Kategori Penerima Hasil Ref.
Academy Awards 15 Maret 2026 Desain Kostum Terbaik Deborah L. Scott Nominasi [150]
[151]
Visual Efek Terbaik Joe Letteri, Richard Baneham, Eric Saindon, dan Daniel Barrett Menang
Golden Globes 11 Januari 2026 Prestasi Sinematik dan Box Office Avatar: Fire and Ash Nominasi [158]
Lagu Asli Terbaik "Dream as One" (Miley Cyrus, Mark Ronson, Andrew Wyatt, dan Simon Franglen) Nominasi
Satellite Awards 10 Maret 2026 Film Terbaik – Drama Avatar: Fire and Ash Nominasi [159]
[160]
Sutradara Terbaik James Cameron Nominasi
Lagu Asli Terbaik "Dream as One" (Miley Cyrus, Mark Ronson, Andrew Wyatt, dan Simon Franglen) Menang
Desain Produksi Terbaik Dylan Cole dan Ben Procter Nominasi
Suara Terbaik Brent Burge, Alexis Feodoroff, Michael Hedges, Julian Howarth, Gary Summers, dan Gwendolyn Yates Whittle Nominasi
Efek Visual Terbaik Joe Letteri, Richard Baneham, Eric Saindon, dan Daniel Barrett Menang
Saturn Awards 8 Maret 2026 Film Fiksi Ilmiah Terbaik Avatar: Fire and Ash Menang [156]
[161]
[157]
Sutradara Terbaik James Cameron Menang
Aktor Terbaik Sam Worthington Nominasi
Aktris Terbaik Zoe Saldaña Nominasi
Aktor Pendukung Terbaik Stephen Lang Nominasi
Aktris Pendukung Terbaik Oona Chaplin Nominasi
Pemeran Muda Terbaik dalam Film Jack Champion Menang
Skenario Terbaik James Cameron, Rick Jaffa, dan Amanda Silver Menang
Penyuntingan Film Terbaik James Cameron, John Refoua, Steve Rivkin, Nicolas de Toth, dan Jason Gaudio Nominasi
Musik Film Terbaik Simon Franglen Nominasi
Desain Produksi Film Terbaik Dylan Cole dan Ben Procter Nominasi
Spesial Efek Terbaik Joe Letteri, Richard Baneham, Eric Saindon, dan Daniel Barrett Menang

Masa depan

Fire and Ash merupakan film kedua dari empat sekuel Avatar yang direncanakan. Meskipun dua sekuel terakhir dilaporkan telah mendapat lampu hijau, Cameron menyatakan dalam sebuah wawancara pada 26 November 2017, "Mari kita akui, jika Avatar 2 dan 3 tidak menghasilkan cukup uang, maka tidak akan ada 4 dan 5."[113] David Thewlis kemudian menegaskan hal tersebut pada Februari 2018 dengan mengatakan, "Mereka sedang membuat 2 dan 3. Mereka akan melihat apakah orang menontonnya, lalu mereka akan membuat 4 dan 5."[84] Sebaliknya, Sigourney Weaver menyatakan pada November 2018, setelah dua sekuel pertama menyelesaikan pengambilan gambar utama, bahwa ia saat itu "sedang sibuk mengerjakan Avatar 4 dan 5", yang kemudian ditafsirkan oleh sejumlah media sebagai konfirmasi bahwa dua sekuel terakhir telah mulai diproduksi.[162][163][164] Cameron menyatakan bahwa sama seperti The Way of Water dan Fire and Ash yang "sebenarnya menceritakan satu kisah besar", Avatar 4 dan 5 juga dimaksudkan untuk "menceritakan satu kisah besar".[100]

Pada Januari 2019, di tengah proses rencana akuisisi 21st Century Fox oleh The Walt Disney Company, CEO Disney saat itu Bob Iger mengonfirmasi bahwa Avatar 4 dan 5 sedang dikembangkan, tetapi belum secara resmi mendapat lampu hijau.[165] Menurut produser Jon Landau pada Februari 2019, pernyataan Iger mungkin disalahartikan. Ia menegaskan bahwa Avatar 4 dan 5 "tidak hanya [disetujui]" tetapi juga sepertiga dari Avatar 4 sudah selesai pengambilan gambarnya.[90]

Pada September 2022, dalam D23 Expo, Cameron mengumumkan bahwa produksi Avatar 4 telah resmi dimulai.[166] Pada Januari 2024, Cameron menyatakan bahwa ia tidak akan melanjutkan pengambilan gambar sisanya untuk Avatar 4 sebelum Fire and Ash ditayangkan.[167]

Pada November 2025, Cameron kembali menegaskan bahwa dua sekuel terakhir tidak akan dilanjutkan jika Fire and Ash gagal meraih kesuksesan di bioskop. Namun ia menambahkan bahwa ia "akan menulis sebuah buku" untuk menutup "satu benang cerita yang masih terbuka" yang ditinggalkan oleh film ketiga.[168]

Pada Januari 2026, Cameron tidak secara langsung mengonfirmasi apakah Avatar 4 dan 5 benar-benar akan dibuat, tetapi ia menegaskan kembali bahwa keberhasilan Fire and Ash di box office menjadi syarat utama. Ia juga menambahkan bahwa perlu dicari cara untuk membuat kedua sekuel dengan anggaran lebih rendah agar mendapat persetujuan dari studio. "Industri film sedang lesu saat ini. Avatar 3 menelan biaya sangat besar. Kami harus berhasil agar bisa melanjutkan. [...] dan kami perlu mencari cara agar film Avatar bisa dibuat lebih murah supaya bisa berlanjut. [...] Jika kami melanjutkan dan membuat 4, maka kami juga akan membuat 4 dan 5 sekaligus. Jadi kami membuat 2 dan 3 bersama-sama, satu kisah besar, lalu 4 dan 5 akan menjadi kisah besar lainnya," jelasnya.[169] Cameron juga mengonfirmasi bahwa aktris Michelle Yeoh akan "pasti" tampil dalam 4 jika film tersebut jadi dibuat, dengan memerankan karakter Na'vi berbasis performance capture bernama Paktu'eylat. Akun resmi Avatar di Twitter pertama kali mengumumkan perannya sebagai Dr. Karina Mogue pada 2019, tetapi kemudian perannya berubah. Yeoh sendiri mengonfirmasi bahwa ia "syuting selama beberapa minggu" pada 2022.[170]

Pada Maret 2026, Cameron memberikan pembaruan mengenai status Avatar 4. Meskipun ia menyatakan bahwa keputusan final belum dibuat oleh pihak studio, Cameron menegaskan bahwa sekuel tersebut "sangat mungkin" untuk diwujudkan dan menekankan bahwa ia akan mempertimbangkan masukan penonton untuk bagian berikutnya.[171][172][173] Ketika ditanya mengenai perubahan yang ia lakukan pada Fire and Ash berdasarkan masukan dari The Way of Water serta kemungkinan perubahan untuk sekuel berikutnya, Cameron menjawab, "Kami bahkan belum membuat keputusan untuk melanjutkan. Namun jika saya melakukannya—yang saya katakan sangat mungkin tetapi belum 100%—kami pasti akan belajar dari pengalaman ketiga film sebelumnya."[173]

Per 20 Maret 2026, berdasarkan kalender penayangan terbaru Disney saat itu, Avatar 4 dan Avatar 5 dijadwalkan tayang masing-masing pada tahun 2029 dan 2031; Avatar 4 ditetapkan untuk 21 Desember, sementara Avatar 5 dijadwalkan pada 19 Desember.[174]

Menjelang penayangan digital Fire and Ash pada 31 Maret 2026, produser Rae Sanchini mengonfirmasi bahwa 4 dan 5 sedang memasuki tahap pra-produksi aktif, meskipun sempat mengalami jeda singkat untuk memperbarui proses efek visual dengan teknologi baru. Ia juga menyebut bahwa tanggal penayangan yang diumumkan masih bersifat "sementara".[175]

Catatan

  1. ↑ Tema Avatar asli oleh James Horner
  2. ↑ Dikutip dari beberapa sumber:[3][4][5][6]
  3. ↑ Seperti digambarkan dalam Avatar: The Way of Water (2022)
  4. ↑ Dalam Avatar: The Way of Water (2022), Mayakan adalah tulkun muda yang berteman dengan Lo'ak, setelah menyelamatkannya dari serangan akula. Aksinya tersebut dianggap melanggar prinsip kedamaian bangsa Tulkun
  5. ↑ Dikutip dari berbagai sumber:[20][21][22][23][24]
  6. ↑ Didasarkan pada berbagai referensi[59][60][61][62]
  7. ↑ Dikenal sebagai Weta Digital pada saat itu
  8. ↑ Berdasarkan beberapa referensi:[94][96]
  9. ↑ Berdasarkan beberapa referensi:[126][127][128][129][130]
  10. ↑ Berdasarkan beberapa referensi:[150][151][152][153][154][155]
  11. ↑ Sejajar dengan The Fantastic Four: First Steps dan Sinners[156]

Referensi

  1. ↑ ((Disney D23)) [@DisneyD23] (August 10, 2024). "Just announced at #D23, our title for the next Avatar film: Avatar: Fire and Ash. Get ready to journey back to Pandora, in theaters December 19, 2025" (Tweet). Diakses tanggal 24 February 2025 – via X. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  2. ↑ "'Avatar: Fire and Ash' (12A)" (dalam bahasa Inggris (Britania)). BBFC. December 9, 2025. Diakses tanggal December 13, 2025.
  3. ↑ Davis, Clayton (December 4, 2025). "'Avatar: Fire and Ash' Could Burn Out at the Oscars with Franchise Fatigue Among Voters". Variety. Diakses tanggal February 9, 2026. Let's not forget: The Oscar race is crowded with awards-hungry releases. [...] The film's reported $400 million-plus budget and franchise obligations mean it needs to be a four-quadrant blockbuster first, an Oscar contender second.
  4. ↑ Rubin, Rebecca (December 21, 2025). "Box Office 'Avatar: Fire and Ash' Powers to $656 Million Globally, 'Zootopia 2' Hops to $2.27 Billion". Variety. Diakses tanggal December 22, 2025. Disney spent a massive $350 million to produce and roughly $150 million to promote...
  5. ↑ Coyle, Jake (December 21, 2025). "'Avatar: Fire and Ash' launches with $88M domestically, $345M worldwide". Associated Press. Diakses tanggal February 9, 2026. With a production budget of at least $400 million, Fire and Ash is one of the costliest movies ever made.
  6. ↑ Rubin, Rebecca (February 10, 2026). "'Avatar's' Costly Sequels Are Getting Harder to Justify. Will James Cameron Make Two More?". Variety. Diakses tanggal February 11, 2026. The studio spent roughly $500 million to produce and promote...
  7. 1 2 "Avatar: Fire and Ash (2025)". The Numbers. Nash Information Services, LLC. Diakses tanggal 5 April 2026.
  8. 1 2 "Avatar: Fire and Ash". Box Office Mojo. IMDb. Diakses tanggal March 28, 2026.
  9. 1 2 3 4 5 Robertson, Lindsay (14 Januari 2010). "James Cameron Planning 'Avatar' Trilogy". Yahoo!. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Januari 2010. Diakses tanggal 17 Januari 2010.
  10. ↑ Ditzian, Eric (21 Desember 2009). "James Cameron Talks 'Avatar' Sequel Plans". MTV. Diarsipkan dari asli tanggal 14 Januari 2010. Diakses tanggal 2 Januari 2010.
  11. ↑ Deckelmeier, Joe; Fuge, Jonathan (5 Desember 2025). "Zoe Saldaña Says Neytiri is a 'Full-Blown Racist' in 'Avatar: Fire & Ash' [Exclusive]". MovieWeb. Diakses tanggal 13 Desember 2025.
  12. 1 2 Travis, Ben (1 Juli 2022). "Sigourney Weaver Plays Jake and Neytiri's Adopted Teenage Na'vi Daughter in 'Avatar 2' – World-Exclusive". Empire. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Juli 2022. Diakses tanggal 1 Juli 2022.
  13. ↑ Goldman, Eric (19 Desember 2025). "'Avatar: Fire and Ash' Ending Explained". IGN. Diakses tanggal 25 Desember 2025.
  14. ↑ Travis, Ben (3 Juli 2022). "Stephen Lang's Quaritch is 'Bigger, Bluer, and Pissed Off' in 'Avatar 2' – Exclusive Image". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Juli 2022. Diakses tanggal 3 Juli 2022.
  15. 1 2 McNary, Dave (20 Juni 2017). "'Games of Thrones' Star Oona Chaplin Joins James Cameron's 'Avatar' Sequels". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  16. ↑ Ford, Rebecca (20 Juni 2017). "'Avatar' Sequels Add 'Game of Thrones' Actress Oona Chaplin". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  17. 1 2 Weiss, Josh (20 Januari 2023). "'Avatar 4' will move the action from Pandora to Earth, reveals producer Jon Landau". Syfy Media. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Januari 2023. Diakses tanggal 24 Januari 2023.
  18. ↑ N'Duka, Amanda (15 April 2019). "Michelle Yeoh Boards 'Avatar' Sequels". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 April 2019. Diakses tanggal 15 April 2019.
  19. 1 2 Chichizola, Corey (15 Januari 2025). "James Cameron Opens Up About 'Avatar: Fire and Ash's 'Evil' Na'vi Clan, and I'm Concerned for Jake and Neytiri". Yahoo! Entertainment. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Januari 2025. Diakses tanggal 15 Januari 2025.
  20. 1 2 3 Fleming Jr., Mike (3 Oktober 2017). "Kate Winslet Joins 'Avatar' Universe for 'Titanic' Reunion with James Cameron". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2017. Diakses tanggal 4 Oktober 2017.
  21. 1 2 Couch, Aaron; Galuppo, Mia (3 Oktober 2017). "Kate Winslet Joins James Cameron's 'Avatar' Universe". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2017. Diakses tanggal 27 April 2022.
  22. ↑ Guttman, Graeme (19 Januari 2021). "'Avatar' 2 or 3? Kate Winslet Couldn't Tell Them Apart When Filming". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Januari 2021. Diakses tanggal 28 Desember 2022.
  23. ↑ Warmann, Amon (6 Desember 2022). "How James Cameron and Kate Winslet's 'Titanic' Rapport Translated to 'Avatar: The Way of Water'". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Desember 2022. Diakses tanggal 28 Desember 2022.
  24. ↑ Tapp, Tom (12 Desember 2023). "'Avatar 3': James Cameron Confirms That Kate Winslet Will Be Back as Ronal". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Desember 2023. Diakses tanggal 28 Desember 2023.
  25. ↑ Chitwood, Adam (9 Mei 2017). "'Avatar' Sequels Add 'Fear the Walking Dead' Star Cliff Curtis in Lead Role". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  26. ↑ D'Alessandro, Anthony (9 Mei 2017). "'Avatar' Sequels Update: 'Fear the Walking Dead's' Cliff Curtis Signs on for Lead Role". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  27. ↑ N'Duka, Amanda (31 Mei 2017). "Joel David Moore Returning for 'Avatar' Sequels". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  28. ↑ McNary, Dave (24 Juli 2017). "CCH Pounder to Return for 'Avatar' Sequels". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  29. ↑ Hipes, Patrick (24 Juli 2017). "CCH Pounder Rejoins 'Avatar' Team for Sequels". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  30. ↑ McNary, Dave (15 Mei 2019). "James Cameron's 'Avatar' Sequels Casts Jemaine Clement". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Mei 2019. Diakses tanggal 15 Mei 2019.
  31. ↑ N'Duka, Amanda (13 Oktober 2017). "'Avatar': Giovanni Ribisi Returning for All Four Sequels". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Oktober 2017. Diakses tanggal 13 Oktober 2017.
  32. ↑ Northrup, Ryan (23 Maret 2023). "'Avatar 3' Will Feature Return of an OG Villain Character After Small Sequel Role". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 April 2023. Diakses tanggal 15 April 2023.
  33. ↑ "'Avatar: The Way of Water' Producer Jon Landau Talks Payakan" (dalam bahasa American English). 22 Maret 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 April 2023. Diakses tanggal 30 April 2023.
  34. ↑ Gemmill, Allie (3 Juni 2020). "'Avatar': David Thewlis Confirms Which Sequels He'll Appear in". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Juni 2020. Diakses tanggal 3 Juni 2020.
  35. 1 2 "Will Harry Potter Star David Thewlis Appear in 'Avatar 3'?". Feature Universe. 28 Juni 2024. Diakses tanggal 1 Juli 2025.
  36. ↑ "'Avatar: Fire and Ash': David Thewlis' Peylak Will Appear 'Throughout the Cycle of 3, 4, and 5'". Empire. 29 Juli 2025. Diakses tanggal 29 Juli 2025.
  37. 1 2 3 4 5 6 7 Goldberg, Matt (27 September 2017). "'Avatar' Sequels Reveal First Look at the Young Cast". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 September 2017. Diakses tanggal 27 September 2017.
  38. 1 2 3 Hopkins, Steve (25 Desember 2022). "James Cameron says he's already filmed 'Avatar' 3 and 4 to avoid the 'Stranger Things' effect". Joe.co.uk. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Desember 2022. Diakses tanggal 27 Desember 2022.
  39. ↑ Hamman, Cody (19 Januari 2023). "'Avatar 3': Lo'ak will be replacing Jake Sully as the narrator". JoBlo.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Januari 2023. Diakses tanggal 19 Januari 2023.
  40. 1 2 3 Hibberd, James (27 September 2017). "'Avatar 2': First look at sequel's next generation cast". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 September 2017. Diakses tanggal 27 September 2017.
  41. ↑ King, Jack (20 Desember 2021). "New 'Avatar 2' Photo Introduces Spider, a Human Adopted by Jake and Neytiri". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Desember 2021. Diakses tanggal 21 Desember 2021.
  42. ↑ Hutchinson, Emily (19 Februari 2019). "'Avatar 2' time jump revealed by James Cameron". Digital Spy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Februari 2019. Diakses tanggal 12 Maret 2019.
  43. ↑ Bailey Bass Interview at 80th Annual the Golden Globes Awards (dalam bahasa American English). Press Pass LA. 12 Januari 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Januari 2025. Diakses tanggal 22 Januari 2023 – via YouTube.
  44. ↑ D'Alessandro, Anthony (7 Agustus 2017). "Matt Gerald Returning to James Cameron's 'Avatar' World; Boards Crackle's 'The Oath'". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 September 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  45. 1 2 N'Duka, Amanda (25 Januari 2018). "Dileep Rao to Reprise His Role in James Cameron's 'Avatar' Films". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Januari 2018. Diakses tanggal 25 Januari 2018.
  46. 1 2 Carroll, Larry (29 Juni 2006). "'Titanic' Mastermind James Cameron's King-Size Comeback: Two Sci-Fi Trilogies". MTV. Diarsipkan dari asli tanggal 5 Juli 2006. Diakses tanggal 18 Oktober 2006.
  47. ↑ Rosenberg, Adam (8 Januari 2010). "'Avatar' Sequel Confirmed by James Cameron... And Here's What We'd Like to See". MTV. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Januari 2010. Diakses tanggal 11 Januari 2010.
  48. ↑ McClintock, Pamela (27 Oktober 2010). "James Cameron's 5-year plan". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Januari 2011. Diakses tanggal 27 Oktober 2010.
  49. ↑ Ditzian, Eric (18 Februari 2010). "James Cameron Says 'Everyone's Highly Motivated' for 'Avatar' Sequel". MTV. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Februari 2010. Diakses tanggal 21 Februari 2010.
  50. ↑ Giardina, Carolyn (30 Maret 2011). "James Cameron 'Fully Intends' to Make 'Avatar 2 and 3' at Higher Frame Rates". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2011. Diakses tanggal 4 April 2010.
  51. ↑ Joyce, Steven; Finlayson, Christopher (16 Desember 2013). "Three 'Avatar' films to be made in New Zealand". Pemerintah Selandia Baru. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Desember 2013. Diakses tanggal 23 Desember 2013.
  52. ↑ Larson, Jared (15 Desember 2013). "Trilogy of 'Avatar' Sequels to Be Made in New Zealand". IGN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Desember 2013. Diakses tanggal 16 Desember 2013.
  53. ↑ "'Avatar' sequel to start shooting in New Zealand in April". Stuff. 3 Februari 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Juli 2017. Diakses tanggal 11 Februari 2016.
  54. ↑ "Russell Carpenter to Receive ASC Lifetime Achievement Award". Shoot. 5 Oktober 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Desember 2017. Diakses tanggal 27 November 2017.
  55. ↑ Maskeri, Anju (29 Oktober 2017). "Art Director Aashrita Kamath Talks About Working on 'Avatar' Sequels". Mid-Day. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Desember 2017. Diakses tanggal 25 November 2017.
  56. ↑ Nadadhur, Srivathsan (21 November 2017). "Aashrita Kamath: Pushing the Celluloid Ceiling". The Hindu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Juni 2020. Diakses tanggal 25 November 2017.
  57. ↑ Liang, John (1 Desember 2017). "Upcoming 'Avatar 2' Movie Cast Being Trained to Freedive". DeeperBlue.com. Deeper Blue. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Desember 2017. Diakses tanggal 3 Desember 2017.
  58. ↑ Caranicas, Peter (31 Juli 2017). "'Avatar' Sequels Progress to Next Level as Weta Digital Begins Visual Effects Work". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Juli 2017. Diakses tanggal 31 Juli 2017.
  59. ↑ "James Cameron Talks Avatar Sequels". Empire. 26 November 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Oktober 2015. Diakses tanggal 25 September 2017.
  60. ↑ "James Cameron Opens Up About 'Avatar' Sequels". Inquisitr. 28 November 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 Oktober 2019. Diakses tanggal 25 September 2017.
  61. ↑ "James Cameron Has Found 'Avatar's Darth Vader: It's Stephen Lang". Deadline Hollywood. 22 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Oktober 2013. Diakses tanggal 8 November 2013.
  62. ↑ "'Avatar 2' Filming Starts This Week!". SuperHeroHype. 25 September 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2019. Diakses tanggal 25 September 2017.
  63. 1 2 3 Thomas, Carly (8 Maret 2025). "James Cameron Reveals 'Avatar: Fire and Ash' Will Be Longer Than 'The Way of Water'". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Maret 2025. Diakses tanggal 11 Maret 2025.
  64. ↑ Mzimba, Lizo (2 November 2018). "'Avatar' sequels titles revealed?". BBC News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Oktober 2022. Diakses tanggal 13 Agustus 2024.
  65. ↑ Baumgartner, Scott (6 Februari 2019). "James Cameron Reveals Legitimacy of 'Avatar' Sequel Titles Leak (Exclusive)". Entertainment Tonight. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Juli 2020. Diakses tanggal 13 Agustus 2024.
  66. ↑ Stolworthy, Jacob (10 Agustus 2024). "'Avatar 3' title revealed and plot details teased by James Cameron". The Independent. Diakses tanggal 13 Agustus 2024.
  67. ↑ Romano, Nick (14 Agustus 2024). "James Cameron explains 'Avatar: Fire and Ash' title, teases 'it's a vicious cycle'". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 November 2024. Diakses tanggal 11 November 2024.
  68. ↑ Couch, Aaron (13 April 2023). "'Avatar 3' Official Title Revealed as 'Avatar: Fire and Ash'". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 22 Desember 2025.
  69. ↑ Watel, Stephanie (1 Januari 2023). "Upcoming 'Avatar 3' to Include a Na'vi Fire Nation Called the 'Ash People'". MovieWeb (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Januari 2023. Diakses tanggal 3 Januari 2023.
  70. ↑ Sharf, Zack (3 Januari 2023). "'Avatar 3' Will Introduce Some Evil Fire Na'vi, Hints James Cameron: 'I Want to Show the Na'vi from Another Angle'". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Januari 2023. Diakses tanggal 5 Januari 2023.
  71. ↑ Hibberd, James (17 Desember 2025). "James Cameron is Ready to Move Beyond 'Avatar': 'I've Got Other Stories to Tell'". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 18 Desember 2025.
  72. ↑ Travis, Ben (16 Januari 2025). "Meet 'Avatar 3's New 'Ash Clan': 'They've Gone Through an Incredible Hardship', Says James Cameron". Empire. Bauer Media Group. Diakses tanggal 16 Januari 2025.
  73. ↑ Jackson, Angelique (23 Desember 2025). "James Cameron on 'Avatar: Fire and Ash', Explaining Performance Capture in the Age of AI and Why He Isn't Ready to Talk About 'Avatar 4'". Variety. Diakses tanggal 24 Desember 2025.
  74. ↑ Sharf, Zach (12 Desember 2023). "'Avatar 3' Has 'Greater Character Depth' and 'Avatar 4' Has a Six-Year Time Jump, Reveals James Cameron: Filming Continues 'After Three is Released'". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Desember 2023. Diakses tanggal 28 Desember 2023.
  75. ↑ Davids, Brian (20 Desember 2022). "'Avatar: The Way of Water' Star Jack Champion Talks Spider's Surprising Choice and the 'Hard Left Turn' of 'Avatar 3'". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Desember 2022. Diakses tanggal 16 Januari 2023.
  76. ↑ Lussier, Germain (20 Desember 2025). "What James Cameron Changed in 'Avatar: Fire and Ash' After Audiences Saw 'Way of Water'". Gizmodo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Desember 2025. Diakses tanggal 6 April 2026.
  77. ↑ Valdez, Rubi (14 September 2014). "'Avatar 2' Movie Spoilers, Release Date: Sigourney Weaver Alive, Will Play Crucial Role in New Trilogy". BREATHEcast. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 25 Agustus 2017. Diakses tanggal 25 September 2017.
  78. ↑ Evry, Max (8 Agustus 2017). "Colonel Quaritch Will be the Main Villain in the 'Avatar' Sequels". ComingSoon.net. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 September 2017. Diakses tanggal 30 September 2017.
  79. ↑ Reilly, Kaitlin (4 Oktober 2017). "Kate Winslet is Joining 'Avatar 2' & Hopefully It Will Have a Happier Ending Than Her Last James Cameron Movie". Refinery29. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Oktober 2017. Diakses tanggal 4 Oktober 2017.
  80. ↑ Setoodeh, Ramin (24 Oktober 2017). "Kate Winslet on Woody Allen, 'Wonder Wheel' and the 20th Anniversary of 'Titanic'". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Oktober 2017. Diakses tanggal 29 Oktober 2017.
  81. ↑ "'Avatar' Sequels Star Oona Chaplin: James Cameron Franchise is 'Trojan Horse Cinema'". Desember 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Oktober 2022. Diakses tanggal 26 Oktober 2022.
  82. ↑ Nemiroff, Perri (1 April 2021). "Eiza González Reveals She Auditioned for the 'Avatar' Sequels Thanks to 'Alita Battle: Angel'". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 April 2021. Diakses tanggal 2 April 2021.
  83. ↑ Hibberd, James (16 Desember 2025). "James Cameron Picked Oona Chaplin Over Three Big Stars for 'Avatar: Fire and Ash' Villain". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 16 Desember 2025.
  84. 1 2 David Thewlis Updates on 'Avatar 2' & 'Avatar 3' & working with James Cameron. HeyUGuys. 6 Februari 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2019. Diakses tanggal 25 April 2018 – via YouTube.
  85. ↑ "David Thewlis Joins 'Avatar' Sequels Cast". RCNTV. 7 Februari 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 April 2018. Diakses tanggal 25 April 2018.
  86. ↑ "David Thewlis Talks 'Avatar' Sequels". Entertainment Tonight. ET Canada. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Desember 2019. Diakses tanggal 18 Januari 2020.
  87. ↑ Fleming, Mike Jr. (25 September 2017). "'Avatar' Starts Production Today on Four Consecutive Sequels at Over $1 Billion Budget". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Desember 2019. Diakses tanggal 26 September 2017.
  88. ↑ Boucher, Geoff (14 November 2018). "James Cameron: The 'Avatar' Sequels Have Wrapped Production". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 November 2018. Diakses tanggal 14 November 2018.
  89. ↑ Masters, Kim (27 September 2017). "James Cameron Doubles Down on 'Wonder Woman' Critique, Details the 'Avatar' Sequels". The Hollywood Reporter (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 September 2017. Diakses tanggal 27 September 2017.
  90. 1 2 Pape, Stefan (3 Februari 2019). 'Alita: Battle Angel' – The Cast & Filmmakers discuss making the Manga epic. HeyUGuys. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juli 2019. Diakses tanggal 26 Februari 2019 – via YouTube.
  91. ↑ Chitwood, Adam (7 Februari 2019). "Exclusive: 'Avatar' Sequels Begin Filming Live-Action Sequences This Spring in New Zealand". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Januari 2020. Diakses tanggal 17 April 2020.
  92. ↑ Dillane, Tom (17 Maret 2020). "Coronavirus in NZ: James Cameron's 'Avatar' filming delayed indefinitely". The New Zealand Herald. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 April 2020. Diakses tanggal 17 Maret 2020.
  93. ↑ Landau, Jon (19 Maret 2020). "Production of 'Avatar' sequels delayed; visual effects work continues at Weta Digital". Scoop. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Maret 2020. Diakses tanggal 28 Maret 2020.
  94. 1 2 Wiseman, Andreas (7 Mei 2020). "New Zealand Returns to Production, Paving Way for 'Avatar' Sequels & 'The Lord of the Rings' Series to Resume Filming". Scoop. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Mei 2020. Diakses tanggal 8 Mei 2020.
  95. ↑ "'Avatar' crew touch down in Wellington". The New Zealand Herald. 31 Mei 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Juni 2020. Diakses tanggal 2 Juni 2020.
  96. ↑ Hibberd, James (22 Mei 2020). "'Avatar 2' to return to production, reveals photos of futuristic ships". Entertainment Weekly. Diakses tanggal 22 Mei 2020.
  97. ↑ Tartaglione, Nancy (28 September 2020). "James Cameron Says 'Avatar 2' Filming is 100% Complete, 'Avatar 3' 95% Finished; Praises New Zealand COVID Response". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 September 2020. Diakses tanggal 29 September 2020.
  98. ↑ McNary, Dave (28 September 2020). "'Avatar 2' Has Filming Finished, 'Avatar 3' is 95% Complete, James Cameron Says". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 September 2020. Diakses tanggal 29 September 2020.
  99. ↑ "'Avatar 3' Has Officially Wrapped Filming in New Zealand". The Ronin (dalam bahasa American English). 17 Desember 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Juli 2022. Diakses tanggal 20 April 2022.
  100. 1 2 Vary, Adam B. (1 Oktober 2025). "James Cameron on the 'Avatar 2' Re-Release and Why Gen AI 'Is Never Going to Take the Place' of Humans: 'We Need Our Artists'". Variety. Diakses tanggal 8 Oktober 2025.
  101. ↑ James Cameron is Always Adjusting the 'Avatar' Movies After a New One Comes Out. CinemaBlend. 20 Desember 2025. Diakses tanggal 24 Desember 2025 – via YouTube.
  102. ↑ Hermanns, Grant (4 Februari 2024). "'Avatar 3' Gets Detailed Production Update from James Cameron". Screen Rant. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Februari 2024. Diakses tanggal 5 Februari 2024.
  103. ↑ Anjali (14 Desember 2025). "'Avatar: Fire and Ash' Records Explosive Advance Sales; ₹30 Cr+ Opening". Bollywood News Flash. Diakses tanggal 14 Desember 2025.
  104. 1 2 "'Thunderbolts', 'Blade', 'Avengers: Kang Dynasty', 'Secret Wars' Among Disney Release Date Changes Due to WGA Strike". 13 Juni 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Juni 2023. Diakses tanggal 7 Agustus 2023.
  105. 1 2 Pretzel, Jillian (13 Juni 2023). "'Avatar 3': Everything to Know". People. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Juli 2023. Diakses tanggal 17 Juli 2023.
  106. ↑ Lang, Brent (14 Januari 2015). "James Cameron Pushes Back 'Avatar' Sequels by a Year". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Januari 2015. Diakses tanggal 14 Januari 2015.
  107. ↑ D'Alessandro, Anthony (14 April 2016). "20th Century Fox CinemaCon: 'Avatar' Sequels, 'Deadpool 2', 'Greatest Showman on Earth' Updates, Vanilla Ice Raps, 'Assassin's Creed', 'Birth of a Nation' & More". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Desember 2019. Diakses tanggal 19 Februari 2020.
  108. ↑ McNary, Dave (22 April 2017). "'Avatar' Sequel Release Dates Set, Starting in December 2020". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Juli 2017. Diakses tanggal 31 Juli 2017.
  109. ↑ Welk, Brian (7 Mei 2019). "Three 'Star Wars' Films Added to Disney Release Slate Through 2026". TheWrap. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 September 2019. Diakses tanggal 25 Mei 2020.
  110. ↑ Williams, Trey (7 Mei 2019). "Disney Pushes 'Avatar' Sequels Release Dates as Much as 2 Years". TheWrap. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Mei 2019. Diakses tanggal 7 Mei 2019.
  111. ↑ Reimann, Tom (23 Juli 2020). "'Avatar' Sequels Delayed, New Release Dates Revealed". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Juli 2020. Diakses tanggal 23 Juli 2020.
  112. ↑ Harris, Hunter (28 September 2020). "All of the 'Avatar' Sequel Announcements: A Timeline". Vulture (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 April 2022. Diakses tanggal 20 April 2022.
  113. 1 2 Keegan, Rebecca (26 November 2017). "James Cameron on 'Titanic's Legacy and the Impact of a Fox Studio Sale". Vanity Fair. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 November 2017. Diakses tanggal 27 November 2017.
  114. ↑ Avatar.com Team (17 November 2025). "Buy Tickets Now for 'Avatar: Fire and Ash'". Avatar.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 Desember 2025. Diakses tanggal 4 Januari 2026.
  115. ↑ "First look at 'Avatar: Fire and Ash'" (dalam bahasa Inggris (Britania)). Disney UK. 28 Juli 2025. Diakses tanggal 4 Januari 2026.
  116. ↑ Oliveira, Felipe (18 Desember 2022). "James Cameron Reportedly Wants Full VFX for a 9-Hour Cut of 'Avatar 3'". Screen Rant (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Desember 2022. Diakses tanggal 19 Desember 2022.
  117. ↑ Lund, Anthony (18 Februari 2024). "James Cameron reveals truth about his rumored 9-hour cut of 'Avatar 3'". MovieWeb. Diakses tanggal 19 Februari 2024.
  118. ↑ Legacy, Spencer (15 Februari 2024). "James Cameron Denies 9-Hour 'Avatar 3' Cut: 'I Would Put a Shotgun in My Mouth'". Yahoo!. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Februari 2024. Diakses tanggal 19 Februari 2024.
  119. ↑ Wong, Silvia (11 Desember 2025). "'Another World' rules Hong Kong Box Office as 'Avatar 3' release pushed after fire tragedy". Screen Daily. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Desember 2025. Diakses tanggal 24 Desember 2025.
  120. ↑ "大埔宏福苑五級火|《阿凡達:火與燼》改名《阿凡達3》 香港延期至2026年上映" [Kebakaran besar di Wang Fuk Court, Tai Po | 'Avatar: Fire and Ash' berganti judul menjadi 'Avatar 3' dan ditunda hingga 2026 di Hong Kong]. am730 (dalam bahasa Chinese). 6 Desember 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Desember 2025. Diakses tanggal 24 Desember 2025. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  121. ↑ "《阿凡達3》香港1‧8上映失先機 韓台開畫票房稱冠 全球首周末料收30億" ['Avatar 3' was released in Hong Kong on January 8th and missed the opportunity. South Korea and Taiwan opened the box office to win the world's first weekend, which is expected to earn 3 billion yuan.]. Ming Pao (dalam bahasa Chinese). December 19, 2025. Diakses tanggal December 25, 2025. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  122. ↑ Griffiths, Neil (15 Desember 2025). "Australian Premiere of 'Avatar: Fire and Ash' Cancelled After Bondi Beach Terror Attack". Variety Australia (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 15 Desember 2025.
  123. ↑ "'Avatar: Fire and Ash' ('Avatar 3') – Box Office, Cast, Runtime, Reviews, and Complete Breakdown". Zenvie (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 22 Desember 2025.
  124. ↑ Franklin, McKinley (16 Mei 2023). "John Refoua, 'Avatar' Series Film Editor, Dies at 58". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 26 Januari 2026.
  125. ↑ Fleming, Mike Jr. (6 Juli 2024). "Jon Landau Dies: 'Avatar' & Oscar-Winning 'Titanic' Producer Was 63". Deadline Hollywood (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 26 Januari 2026.
  126. ↑ "'Avatar: Fire and Ash' 4K Blu-ray". Blu-ray. 24 Maret 2026. Diakses tanggal 24 Maret 2026.
  127. ↑ Lammers, Tim (24 Maret 2026). "'Avatar: Fire and Ash' Gets Streaming Release Date". Forbes. Diakses tanggal 24 Maret 2026.
  128. ↑ McArdle, Tommy (24 Maret 2026). "'Avatar: Fire and Ash' Digital Release Date Revealed — Here's When You Can Watch at Home (Exclusive)". People. Diakses tanggal 24 Maret 2026.
  129. ↑ Archer, John (24 Maret 2026). "'Avatar: Fire and Ash' 4K Blu-Ray Details Revealed—Including Over Three Hours of New Bonus Features". Forbes. Diakses tanggal 24 Maret 2026.
  130. ↑ Blevins, Adam (26 Maret 2026). "Before 'Avatar: Fire and Ash' Hits Digital on March 31 You Can Get a Stunning Look Behind the Scenes [Exclusive]". Collider. Diakses tanggal 26 Maret 2026.
  131. ↑ Amartey, Geraldo (15 Februari 2026). "Disney Confirms 'Avatar: Fire & Ash' Will Start Streaming on Disney+ Before 1 Specific Day". The Direct. Diakses tanggal 18 Maret 2026. Let me just add that both Zootopia 2 and Avatar: Fire and Ash will also be on the streaming service at some point between now and the end of the year.
  132. ↑ D'Alessandro, Anthony; Tartaglione, Nancy (17 Desember 2025). "'Avatar: Fire and Ash' to Set the World Ablaze with $340M–$380M Box Office Opening – Preview". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 19 Desember 2025.
  133. ↑ "'Avatar: Fire and Ash' Burns Bright at the Box Office with $347.1 Million Global Opening". The Walt Disney Company. 22 Desember 2025. Diakses tanggal 23 Desember 2025.
  134. 1 2 D'Alessandro, Anthony (21 Desember 2025). "'Avatar: Fire and Ash' Now at $89M Opening, Thrusts Disney Toward $6B WW; 'David' Still $22M Angel Studios Record, 'Housemaid' Tidy at $19M – Monday AM Box Office Update". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 22 Desember 2025.
  135. ↑ "Domestic 2025 Weekend 51". Box Office Mojo. Diakses tanggal 27 Januari 2026.
  136. ↑ Rubin, Rebecca (21 Desember 2025). "Box Office: 'Avatar: Fire and Ash' Kicks Off with $88 Million Domestic Debut". Variety. Diakses tanggal 21 Desember 2025.
  137. ↑ "Domestic 2025 Weekend 52". Box Office Mojo. Diakses tanggal 27 Januari 2026.
  138. ↑ Rubin, Rebecca (28 Desember 2025). "Box Office: 'Avatar 3' Adds $88 Million Over Christmas Weekend, 'Marty Supreme' Scores A24's Second-Biggest Debut with $27 Million". Variety. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
  139. ↑ D'Alessandro, Anthony (28 Desember 2025). "'Avatar: Fire & Ash' Heads to $217M Cume, 'Marty Supreme' Great $27M, 'Anaconda' $23M+, 'Song Sung Blue' $12M in Final B.O. Weekend of 2025 – Update". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 28 Desember 2025.
  140. ↑ D'Alessandro, Anthony (4 Januari 2026). "'Avatar: Fire and Ash' Burns Trail to $306M U.S.; 'Housemaid' Excellent Hold, 2026 Starts +29% Over '25 – Sunday Box Office Update". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 4 Januari 2026.
  141. ↑ Boxoffice Staff (7 Januari 2026). "Weekend Preview: 'Avatar' Continues Unstoppable Trajectory". Boxoffice Pro (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 10 Januari 2026. It posted a solid -34% hold in Frame 3 for a $41.4M weekend, which is almost a million-and-a-half over Sunday estimates.
  142. ↑ "Domestic 2026 Weekend 1". Box Office Mojo (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  143. ↑ D'Alessandro, Anthony (11 Januari 2026). "'Avatar: Fire and Ash' No. 1 with $21M+, 'Housemaid' in Brawl for No. 2 with 'Primate' at $11M+ Apiece – Sunday Box Office Update". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
  144. ↑ "Domestic 2026 Weekend 2". Box Office Mojo. Diakses tanggal 13 Januari 2026.
  145. ↑ D'Alessandro, Anthony (18 Januari 2026). "'Avatar: Fire and Ash' Burns '28 Years Later: The Bone Temple' with No. 1 MLK Weekend at $17M+; 'Marty Supreme' A24's Biggest Movie at Domestic B.O. – Sunday Update". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 19 Januari 2026.
  146. ↑ "Domestic 2026 Weekend 3". Box Office Mojo. Diakses tanggal 22 Januari 2026.
  147. ↑ Rubin, Rebecca (25 Januari 2026). "Box Office: 'Mercy' Ends 'Avatar: Fire and Ash' Five-Weekend Reign with $11 Million Debut". Variety. Diakses tanggal 27 Januari 2026.
  148. ↑ "Domestic 2026 Weekend 4". Box Office Mojo. Diakses tanggal 27 Januari 2026.
  149. ↑ Goldsmith, Jill (25 Februari 2026). "'Avatar: Fire and Ash' Drives IMAX Q4, Exhibitor Eyes $1.4 Billion in Global Box Office This Year". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 25 Februari 2026.
  150. 1 2 Avatar.com Team (January 22, 2026). "'Avatar: Fire and Ash' receives two Oscar nominations". Avatar.com. Diakses tanggal January 22, 2026.
  151. 1 2 Pedersen, Erik (March 15, 2026). "Oscars: 'One Battle After Another' Takes Best Picture, Director & Four Others; Jordan & Buckley Win Lead Acting Prizes: Full List". Deadline Hollywood. Diakses tanggal March 15, 2026.
  152. ↑ Smith, Jeremy (22 Januari 2026). "'Avatar: Fire and Ash's' Costume Design Oscar Nomination Isn't Just Based on Digital Costumes". SlashFilm. Diakses tanggal 22 Januari 2026.
  153. ↑ Fink, Richard (22 Januari 2026). "'Avatar: Fire and Ash' Just Ended Another Massive 17-Year Franchise Streak". MovieWeb. Diakses tanggal 25 Januari 2026.
  154. ↑ Zeitchik, Steven (30 Januari 2026). "The Oscars Are Giving Serious '70s Vibes". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 31 Januari 2026.
  155. ↑ Schmidt, Ingrid (4 Februari 2026). "Why 'Avatar: Fire and Ash' Was Oscar-Nominated for Costumes That Don't Technically Exist". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 5 Februari 2026.
  156. 1 2 3 Hipes, Patrick (January 27, 2026). "'Sinners', 'Avatar: Fire and Ash', 'Fantastic Four', and 'Dexter: Resurrection' Lead Saturn Awards Nominations". Deadline Hollywood. Diakses tanggal January 27, 2026.
  157. 1 2 Hipes, Patrick (March 9, 2026). "'Avatar: Fire and Ash', 'Pluribus' & 'Andor' Lead Saturn Awards Winners – Full List". Deadline Hollywood. Diakses tanggal March 9, 2026.
  158. ↑ Moreau, Jordan (December 8, 2025). "Golden Globes 2026 Nominations: 'One Battle After Another' Tops Films with Nine Nods, 'White Lotus' Leads TV with Six". Variety. Diakses tanggal December 8, 2025.
  159. ↑ "2025 Winners". International Press Academy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 10, 2026. Diakses tanggal March 11, 2026.
  160. ↑ Anderson, Erik (March 10, 2026). "Satellite Awards Winners: 'Hamnet', 'Marty Supreme', 'The White Lotus', 'Andor', and More". AwardsWatch. Diakses tanggal March 11, 2026.
  161. ↑ arnewsteam (January 27, 2026). "Nominations for the 53rd Annual Saturn Awards Led by 'Avatar: Fire and Ash' and 'Sinners'". Awards Radar. Diakses tanggal January 27, 2026.
  162. ↑ Singer, Matt (29 Oktober 2018). "'Avatar 2' Doesn't Come Out for 2 Years, but Sigourney Weaver is Already Working of 'Avatar 4'". ScreenCrush. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 November 2018. Diakses tanggal 27 November 2018.
  163. ↑ Cavanaugh, Patrick (29 Oktober 2018). "'Alien 5': Sigourney Weaver Says James Cameron Liked Blomkamp's Idea". ComicBook.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 November 2018. Diakses tanggal 27 November 2018.
  164. ↑ Pearson, Ben (29 Oktober 2018). "'Avatar 4' and '5' Already Filming, Loses Papyrus Font, Sigourney Weaver Talks About Shooting Underwater". SlashFilm. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 November 2018. Diakses tanggal 27 November 2018.
  165. ↑ Hough, Jack (8 Januari 2019). "Disney's Bob Iger Talks Streaming, Park Plans, and Learning from Kodak". Barron's. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Februari 2019. Diakses tanggal 5 Februari 2019.
  166. ↑ Clark, Brandy (10 September 2022). "'Avatar 4' Has Begun Production, Says James Cameron". Collider (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 September 2022. Diakses tanggal 10 September 2022.
  167. ↑ Sharf, Zack (9 Januari 2024). "Sam Worthington Says 'We Go Back to Work' on 'Avatar' Sequels 'In a Month and It's Big. It's Bigger Than You Can Imagine'". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 Januari 2024. Diakses tanggal 17 Maret 2024.
  168. ↑ Yin-Poole, Wesley (27 November 2025). "James Cameron Says if 'Avatar: Fire and Ash' Doesn't Make Enough Money to Justify 'Avatar 4' and '5', He's Ready to Walk Away and Write a Book to Resolve the One Thread It Leaves Open". IGN (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 16 Desember 2025.
  169. ↑ Yin-Poole, Wesley (15 Januari 2026). "James Cameron Says He Must Find a Cheaper Way to Produce the 'Avatar' Movies in Order to Continue with 'Avatar 4' and '5'". IGN (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 16 Januari 2026.
  170. ↑ Richards, Bailey (14 Januari 2026). "James Cameron Confirms Michelle Yeoh Will 'Definitely Appear' in Future 'Avatar' Movies, If They're Made". People (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 16 Januari 2026.
  171. ↑ Melendez, Marcos (9 Maret 2026). "The Fate of 'Avatar 4' Finally Teased by James Cameron". MovieWeb (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 9 Maret 2026.
  172. ↑ West, Amy (9 Maret 2026). "James Cameron says 'Avatar 4' is still 'very likely', despite 'Fire and Ash' making almost a billion dollars less than 'The Way of Water'". GamesRadar+ (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 9 Maret 2026.
  173. 1 2 Bythrow, Nick (9 Maret 2026). "James Cameron Addresses 'Avatar 4's' 'Likely' Chances & Reveals Which Fan-Favorite Character Will Get an Upgrade as He Changes Plans". Screen Rant (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 9 Maret 2026.
  174. ↑ Bentz, Adam (23 Maret 2026). "'Avatar 4' & 'Avatar 5's' Fate Seemingly Confirmed After 'Fire & Ash' Finishes $1.4B Box Office Run". Screen Rant (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 24 Maret 2026.
  175. ↑ Scott, Lyvie (1 April 2026). "'Avatar 4' and 'Avatar 5' Producer Says the Sequels Are 'Full Speed Ahead'". Inverse (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 1 April 2026. We're figuring out the schedule [and] working hard on it. [...] As far as we're concerned, we're full speed ahead.

Pranala luar

  • Situs web resmi
  • Avatar: Fire and Ash di IMDb (dalam bahasa Inggris)
  • l
  • b
  • s
Filmografi James Cameron
Sutradara
Film
  • Piranha II: The Spawning (1981)
  • The Terminator (1984)
  • Aliens (1986)
  • The Abyss (1989)
  • Terminator 2: Judgment Day (1991)
  • True Lies (1994)
  • Titanic (1997)
  • Avatar (2009)
  • Avatar: The Way of Water (2022)
  • Avatar: Fire and Ash (2025)
Film pendek
  • Xenogenesis (1978)
  • T2 3-D: Battle Across Time (1996)
Dokumenter
  • Expedition: Bismarck (2002)
  • Ghosts of the Abyss (2003)
  • Aliens of the Deep (2005)
Penulis skenario
  • Rambo: First Blood Part II (1985)
  • Strange Days (1995)
  • Alita: Battle Angel (2018)
Produser
  • Strange Days (1995)
  • Solaris (2002)
  • Alita: Battle Angel (2018)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Plot
  2. Pemeran
  3. Produksi
  4. Pengembangan
  5. Penulisan
  6. Pemilihan pemeran
  7. Pengambilan gambar
  8. Perilisan
  9. Bioskop
  10. Media rumah
  11. Penerimaan
  12. Box office
  13. Penghargaan
  14. Masa depan
  15. Catatan
  16. Referensi

Artikel Terkait

Avatar (seri)

serangkaian film fiksi ilmiah epik

Avatar 4

film fiksi ilmiah Amerika yang akan datang yang disutradarai oleh James Cameron

Hoppers

film animasi Pixar tahun 2026

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026