Asrinaldi adalah seorang guru besar politik Indonesia, dosen, dan akademikus di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand). Ia menjabat sebagai anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Unand periode 2021–2026 dan Wakil Ketua MWA Unand periode 2025–2026. Sejak Maret 2012 hingga 2016, ia menjabat sebagai Pembantu Dekan (PD) III FISIP Unand setelah diangkat oleh Rektor Unand, Werry Darta Taifur. Ia menulis seputar dinamika politik daerah dan nasional di berbagai media.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Asrinaldi | |
|---|---|
| Lahir | 13 September 1973 Solok, Sumatera Barat |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | |
| Pekerjaan | Ilmuwan, pengajar |
| Dikenal atas | Pengamat politik dari Universitas Andalas |
Asrinaldi (lahir 13 September 1973) adalah seorang guru besar politik Indonesia, dosen, dan akademikus di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand).[1] Ia menjabat sebagai anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Unand periode 2021–2026 dan Wakil Ketua MWA Unand periode 2025–2026.[2] Sejak Maret 2012 hingga 2016, ia menjabat sebagai Pembantu Dekan (PD) III FISIP Unand setelah diangkat oleh Rektor Unand, Werry Darta Taifur.[3] Ia menulis seputar dinamika politik daerah dan nasional di berbagai media.[4][5]
Asrinaldi dilahirkan di Solok, Sumatera Barat pada 13 September 1973. Ia menamatkan pendidikan S-1 Administrasi Negara di Universitas Riau (1992-1997). Ia lalu melanjutkan pendidikan S-2 Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada (1998-2000). Ia memulai karier sebagai dosen tetap di FISIP Unand pada Desember 2000. Ia lalu menamatkan pendidikan S-3 Ilmu Politik di Universiti Kebangsaan Malaysia (2006-2011). Ia menulis disertasi doktoral berjudul "Politik Kekuasaan Pusat dan Impaknya ke Atas Demokrasi Lokal di Sumatera Barat" dengan promotor Prof. Dr. Mohammad Agus Yusoff.[6][7] Sejak 1 Oktober 2022, ia diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Politik FISIP Unand.[8] Ia diyakini sebagai profesor politik pertama di Sumatera Barat.[9]