Askenas dalam Alkitab Ibrani adalah salah satu keturunan Nuh. Askenas adalah putra sulung Gomer, dan patriark Yafetik dalam Tabel Bangsa-Bangsa. Dalam sastra rabbinik, kerajaan Askenas mula-mula dikaitkan dengan wilayah Skitia, kemudian dengan teritori Slavik, dan, dari abad ke-11, dengan Jerman dan Eropa utara.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Askenas (Ibrani:
Namanya berkaitan dengan kata Asiria Aškūza (Aškuzai, Iškuzai), sebuah bangsa yang diusir suku Kimmeri dari dataran tinggi Armenia dari kawasan Efrat Hulu.[2]
Yahudi abad pertengahan mengaitkan istilah tersebut dengan kawasan geografi yang terpusat di Rhineland, Jerman Barat. Akibatnya, budaya Yahudi yang berkembang di wilayah tersebut menjadi disebut Ashkenazi, satu-satunya bentuk dari istilah tersebut yang dipakai saat ini.
Dalam silsilah Alkitab Ibrani, Askenas (Ibrani: אַשְׁכְּנַזcode: he is deprecated , ’Aškănaz; bahasa Yunani: Ασχανάζcode: el is deprecated , translit. Askhanáz) adalah keturunan Nuh. Ia adalah putra pertama Gomer dan saudara Rifat dan Togarma (Kejadian 10:3, 1 Tawarikh 1:6), dengan Gomer merupakan cucu Nuh dari Yafet.
Menurut Yeremia 51:27, kerajaan Askenas dikatakan bersama dengan Ararat dan Minni berperang melawan Babel:
Angkatlah panji-panji di bumi, tiuplah sangkakala di antara bangsa-bangsa, persiapkanlah bangsa-bangsa berperang melawan Babel, kerahkanlah kerajaan-kerajaan melawannya--Ararat, Mini dan Askenas--angkatlah seorang panglima melawannya, tampilkanlah kuda seperti kawanan belalang!