Sebuah asetat atau etanoat adalah sebuah anion/basa konjugasi, garam ataupun ester dari asam asetat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC
Asetat | |
| Nama IUPAC (sistematis)
Etanoat | |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol) |
|
| ChemSpider | |
| Nomor EC | |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| |
| |
| Sifat | |
| CH3CO−2 | |
| Massa molar | 59,04 g·mol−1 |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Sebuah asetat atau etanoat adalah sebuah anion/basa konjugasi, garam ataupun ester dari asam asetat.
Anion asetat, (C2H3O2)−, adalah sebuah ion karboksilat dan merupakan basa konjugasi dari asam asetat. Ion asetat dihasilkan dari deprotonasi asam asetat
Ester asetat adalah kelompok ester dari asam asetat, dengan rumus umum CH3COOR di mana R merujuk pada sebuah gugus alkil. Kata asetat juga dapat merujuk pada selulosa asetat, salah satu ester dari asam asetat. Senyawa ini digunakan pada serat, atau produk-produk lainnya.
Dalam bidang kimia organik, gugus asetil disingkat dengan Ac. Sehingga, asetat dapat dituliskan sebagai AcO− atau −OAc. Asam asetat, natrium asetat, dan etil asetat dapat dituliskan masing-masing AcOH atau HOAc, AcONa atau NaOAc, dan EtOAc atau AcOEt.
Ac juga merupakan simbol bagi unsur kimia aktinium. Namun aktinium hampir tidak terlibat dalam kimia organik, sehingga penggunaan ini tidak membingungkan.