Arroz chaufa, dikenal juga sebagai chaufa, adalah hidangan nasi goreng yang berasal dari Peru. Hidangan ini merupakan bagian dari hidangan Peru-Tionghoa, yang dikenal dengan nama chifa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Arroz chaufa | |
|---|---|
Arroz chaufa dengan daging sapi | |
| Nama lain | Cocina nikkei Comida china Fried rice |
| Sajian | Hidangan utama |
| Tempat asal | Peru |
| Hidangan nasional terkait | Chifa |
| Suhu penyajian | Panas |
| Bahan utama | Nasi, telur, kecap, bawang rakkyo |
| Bahan yang umum digunakan | Cabai |
| Aneka | daging babi, daging sapi, daging ayam, atau udang |
Arroz chaufa,[1] dikenal juga sebagai chaufa,[2] adalah hidangan nasi goreng yang berasal dari Peru. Hidangan ini merupakan bagian dari hidangan Peru-Tionghoa, yang dikenal dengan nama chifa.[3][4]
Arroz chaufa terdiri dari campuran nasi goreng dengan sayuran, biasanya termasuk daun bawang, telur, dan ayam, dimasak dengan cepat pada api besar, biasanya dalam wajan dengan kecap dan minyak.[3][5] Hidangan ini berasal dari Tionghoa karena masuknya imigran Tiongkok ke Peru pada akhir abad ke-19.[6]
Daging yang biasanya digunakan dalam hidangan ini adalah daging babi, sapi, ayam, dan udang. Kecap asin lebih disukai untuk digunakan dalam membuat nasi goreng khas Peru ini. Seseorang yang ahli dalam seni membuat arroz chaufa disebut sebagai chaufero.[7]
Kata "chaufa" berasal dari kata dalam bahasa Mandarin "chaofan" (Aksara Han tradisional: 炒飯, Aksara Han sederhana: 炒饭, Pinyin: chǎofàn, Kanton: Cháau Faahn), secara harfiah berarti "nasi yang digoreng".[4]
Variasi arroz chaufa adalah chaufa amazónico, yaitu nasi goreng yang dibuat dengan bahan-bahan dari wilayah Amazon di Peru. Biasanya berisi cecina (daging kering asin) dan maduros (pisang raja manis).
Selain nasi, bahan umum dalam kebanyakan arroz chaufa adalah cebollita china (bawang daun, Allium fistulosum). Resep ini juga dapat disesuaikan dengan biji-bijian lain, seperti quinoa dan gandum.[3] Di beberapa wilayah, nasi diganti dengan quinoa atau gandum mutiara, sementara di wilayah lain, nasi dicampur dengan mi.
Hidangan ini disajikan dengan kecap dan/atau krim berbahan dasar ají.
Selain itu, banyak bahan baku lain yang digunakan dalam hidangan ini, antara lain: