Arini Saraswati Subianto (lahir 20 Desember 1970 ) adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Ia adalah satu dari dua wanita terkaya di Indonesia pada tahun 2019 menurut majalah Forbes dengan nilai kekayaan sebesar 600 juta dolar AS.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Arini Saraswati Subianto | |
|---|---|
President Director, Persada Capital Investama | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 20 Desember 1970 |
| Suami/istri | Andre J. Mamuaya[1] |
| Hubungan | Menikah |
| Anak | 2 orang |
| Orang tua | Benny Subianto |
| Pendidikan | - Bachelor of Fine Arts in Fashion Design, Parsons School of Design (1991-1994) - Master of Business Administration, Fordham University (1996-1998) |
| Almamater | - Parsons School of Design, New York City - Fordham University, New York City |
| Pekerjaan | Pengusaha |
| Dikenal karena | Presiden Direktur PT Persada Capital Investama |
Arini Saraswati Subianto (lahir 20 Desember 1970 ) adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Ia adalah satu dari dua wanita terkaya di Indonesia pada tahun 2019 menurut majalah Forbes dengan nilai kekayaan sebesar 600 juta dolar AS.[2]
Tahun 1998 memulai karier dengan mendirikan toko suvenir di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Bisnis itu kemudian dikembangkan dengan toko buku Aksara yang didirikan oleh teman sekolah menengahnya Winfred Hutabarat.[3]
Setelah ayahnya meninggal, putri sulung dari konglomerat Benny Subianto[4] ini kemudian di daulat keluarga besarnya untuk memimpin seluruh unit usaha di bawah naungan PT Persada Capital Investama yang menggarap beberapa sektor industri, mulai perkebunan, pertanian, konstruksi, properti, pertambangan, hingga pelayanan kesehatan. Salah satu sumber pendapatannya adalah dari Adaro Energy Tbk, perusahaan pertambangan dan produsen batu bara besar di Indonesia.[5]