Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Arif Rahman Hakim

Arif Rahman Hakim adalah seorang mahasiswa Indonesia yang dikenal sebagai martir dalam perjuangan mahasiswa pada tahun 1966. Ia meninggal akibat tertembak saat berunjuk rasa menuntut perbaikan kondisi sosial-politik di bawah pemerintahan Orde Lama. Kematiannya menjadi simbol perlawanan mahasiswa dan mempercepat transisi kekuasaan ke Orde Baru.

pahlawan nasional Indonesia
Diperbarui 21 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Arif Rahman Hakim
Lahir(1943-02-24)24 Februari 1943
Padang, Pendudukan Jepang di Hindia Belanda
Meninggal24 Februari 1966(1966-02-24) (umur 23)
Jakarta, Indonesia
PendidikanFakultas Kedokteran Universitas Indonesia
PekerjaanMahasiswa
Dikenal atasMartir gerakan mahasiswa 1966

Arif Rahman Hakim (24 Februari 1943 – 24 Februari 1966) adalah seorang mahasiswa Indonesia yang dikenal sebagai martir dalam perjuangan mahasiswa pada tahun 1966. Ia meninggal akibat tertembak saat berunjuk rasa menuntut perbaikan kondisi sosial-politik di bawah pemerintahan Orde Lama. Kematiannya menjadi simbol perlawanan mahasiswa dan mempercepat transisi kekuasaan ke Orde Baru.[1]

Latar Belakang

Arif Rahman Hakim lahir pada 24 Februari 1943 di Padang, Sumatera Barat, dari pasangan H. Syair dan Hakimah. Pada masa remajanya, ia dikenal sebagai pemuda yang aktif dan cerdas. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Di kampus, ia dikenal sebagai mahasiswa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah-masalah kebangsaan.

Peristiwa 1966

Pada awal tahun 1966, gelombang demonstrasi mahasiswa memuncak di Jakarta. Para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) menyuarakan ketidakpuasan terhadap pemerintahan Presiden Soekarno yang dianggap gagal mengatasi krisis ekonomi dan politik pasca-peristiwa G30S. Gerakan ini kemudian dikenal dengan nama Tri Tuntutan Rakyat (Tritura), yang isinya:

  1. Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI)
  2. Perombakan Kabinet Dwikora
  3. Penurunan harga bahan pokok

Pada 24 Februari 1966, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-23, Arif Rahman Hakim bersama ribuan mahasiswa lainnya melakukan demonstrasi besar-besaran di depan Istana Negara untuk menuntut Tritura. Dalam aksi tersebut, bentrokan tak terhindarkan dengan pasukan pengawal presiden, Resimen Tjakrabirawa.

Saat bentrokan terjadi, Arif Rahman Hakim tertembak dan gugur di tempat. Jaket almamater UI-nya yang berlumuran darah menjadi simbol perjuangan dan kemartiran gerakan mahasiswa. Kematiannya memicu kemarahan publik yang semakin besar dan memperkuat tuntutan untuk perubahan. Peristiwa ini dianggap sebagai titik balik penting yang mempercepat keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dan, pada akhirnya, transisi kekuasaan dari Orde Lama ke Orde Baru.

Warisan dan Penghormatan

Untuk mengenang jasa dan perjuangannya, nama Arif Rahman Hakim diabadikan di berbagai tempat di Indonesia. Beberapa contohnya adalah:

  • Jalan Arif Rahman Hakim di beberapa kota besar, seperti Jakarta dan Depok
  • Masjid Arif Rahman Hakim di kawasan kampus Universitas Indonesia, Salemba
  • Gedung Pertemuan Arif Rahman Hakim Convention Hall di Surabaya

Kematiannya dikenang setiap tahun sebagai pengingat akan perjuangan mahasiswa dalam menuntut keadilan dan perubahan.

Referensi

  1. ↑ Fadillah,Islahudin, Ramadhian. Fadillah, Ramadhian (ed.). "Benarkah Tjakrabirawa tembak mati Arief Rahman Hakim?". Merdeka.com. Diakses tanggal 2017-10-01.

Pranala luar

  • Arif Rahman Hakim Diarsipkan 2017-09-17 di Wayback Machine. Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta. Diakses 27 April 2013.


Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar Belakang
  2. Peristiwa 1966
  3. Warisan dan Penghormatan
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Pahlawan nasional Indonesia

Gelar penghargaan resmi tingkat tertinggi di Indonesia

Pahlawan Revolusi Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Hari Pahlawan (Indonesia)

Hari Pahlawan Nasional

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026