Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiArgumen dari mukjizat
Artikel Wikipedia

Argumen dari mukjizat

Argumen dari mukjizat adalah sebuah argumen untuk keberadaan Tuhan untuk menyebut kepercayaan bahwa peristiwa-peristiwa yang disaksikan dan dijelaskan sebagai mukjizat – seperti peristiwa-peristiwa yang belum dijelaskan oleh ilmu alam atau saintifik – mengindikasikan campur tangan supranatural.

Wikipedia article
Diperbarui 27 April 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Argumen dari mukjizat adalah sebuah argumen untuk keberadaan Tuhan untuk menyebut kepercayaan bahwa peristiwa-peristiwa yang disaksikan dan dijelaskan sebagai mukjizat – seperti peristiwa-peristiwa yang belum dijelaskan oleh ilmu alam atau saintifik[1] – mengindikasikan campur tangan supranatural.

Satu contoh argumen tersebut adalah argumen Kristologi: klaim bahwa bukti sejarah menunjukkan bahwa Yesus Kristus bangkit dari kematian dan bahwa ini hanya dapat dijelaskan jika Tuhan itu ada. Yang lainnya adalah bahwa banyak nubuat al-Qur'an terwujud dan bahwa peristiwa tersebut hanya dapat dijelaskan jika Allah itu ada.

Para pemakai argumen tersebut meliputi C. S. Lewis, G. K. Chesterton dan William dari Ockham.

Referensi

  1. ↑ Miracle Diarsipkan 2016-09-02 di Wayback Machine. at oxforddictionaries.com.

Bacaan tambahan

  • David Hume (ed. L. A. Selby-Bigge), An Enquiry Concerning Human Understanding, Oxford: Clarendon Press, 1902 (ISBN 978-0-19-824535-3).
  • Richard Swinburne (ed.), Miracles, London: Collier Macmillan Publishers, 1989 (ISBN 0-02-418731-3).

Pranala luar

  • Hume on Miracles Diarsipkan 2017-03-20 di Wayback Machine.
Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.


Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Bacaan tambahan
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Mukjizat

risalahnya. Kata mukjizat berasal dari kata bahasa Arab yang berarti melemahkan, dari kata ‘ajaza (lemah). Dalam aqidah Islam mukjizat dimaknakan sebagai

Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel

seluruh masyarakat Indonesia, mereka melakukan doa bersama mengharapkan mukjizat untuk kesembuhan sang anak. Bersama kedua sahabatnya, Melissa dan Rustam

Yesus menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum

hamba seorang perwira di Kapernaum merupakan salah satu mukjizat telah dilakukan oleh Yesus dari Nazaret dan dicatat dalam Injil Matius (Matius 8:5–13)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026