Aplit adalah batuan beku intrusif di mana komposisi mineralnya adalah sama seperti granit, tetapi butirannya jauh lebih halus, di bawah 1 mm. Kuarsa dan felspar adalah mineral yang dominan. Istilah 'aplit' atau 'aplitik' sering digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan tekstur urat kuarsa dan felspar yang bertekstur halus hingga menengah. Aplit biasanya berbutir sangat halus, putih, abu-abu atau merah muda, dan komponen mereka dapat terlihat hanya dengan bantuan lensa pembesar. Dike dan urat dari aplit umumnya melintasi tubuh granit; mereka juga melintasi tubuh syenit, batuan diorit, Diabas-kuarsa dan gabro meskipun jarang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Aplit (bagian tengah) yang mengintrusi granodiorit | |
| Mineral utama: | Kuarsa dan felspar |
|---|---|
| Mineral sekunder: | |
| Jenis batuan: | Batuan beku |

Aplit adalah batuan beku intrusif di mana komposisi mineralnya adalah sama seperti granit, tetapi butirannya jauh lebih halus, di bawah 1 mm.[1] Kuarsa dan felspar adalah mineral yang dominan. Istilah 'aplit' atau 'aplitik' sering digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan tekstur urat kuarsa dan felspar yang bertekstur halus hingga menengah.[2] Aplit biasanya berbutir sangat halus, putih, abu-abu atau merah muda, dan komponen mereka dapat terlihat hanya dengan bantuan lensa pembesar. Dike dan urat dari aplit umumnya melintasi tubuh granit; mereka juga melintasi tubuh syenit, batuan diorit, Diabas-kuarsa dan gabro meskipun jarang.
Aplit biasanya memiliki kesamaan genetik dengan batuan yang diintrusinya. Aplit daerah granit, misalnya, adalah bagian terakhir dari magma yang mengkristal, dan mirip komposisinya dengan agregat-agregat kuarsa-felspatik yang mengisi ruang antar mineral awal yang terbentuk dalam tubuh utama batuan.