Anomochilidae adalah sebuah famili ular dengan satu genus, Anomochilus, yang terdiri atas tiga spesies. Anggota genus ini dikenal sebagai anomochilid, atau dengan nama umum ular pipa kerdil, ular pipa kecil, dan ular buta raksasa. Genus ini awalnya dibuat sebagai Anomalochilus pada tahun 1890 untuk spesies A. weberi, tetapi diganti namanya pada tahun 1901 karena nama aslinya telah digunakan untuk genus kumbang. Ular pipa kerdil berukuran kecil dan berbentuk silindris, dengan ekor pendek berbentuk kerucut dan kepala kecil membulat yang menyatu dengan leher. Bagian atas tubuhnya berwarna hitam keunguan hingga cokelat keunguan, sedangkan bagian bawahnya berwarna cokelat tua atau hitam, dengan pita berwarna merah oranye di sekitar ekor serta berbagai tanda pucat pada moncong dan perut. Ketiga spesies ular pipa kerdil ini endemik di Sundaland, yaitu di Semenanjung Malaya serta pulau Sumatra dan Kalimantan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Anomochilus | |
|---|---|
| Taksonomi | |
| Superkerajaan | Holozoa |
| Kerajaan | Animalia |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Reptilia |
| Ordo | Squamata |
| Famili | Anomochilidae |
| Genus | Anomochilus Carlos Berg, 1901 |
Anomochilidae adalah sebuah famili ular dengan satu genus, Anomochilus, yang terdiri atas tiga spesies. Anggota genus ini dikenal sebagai anomochilid, atau dengan nama umum ular pipa kerdil, ular pipa kecil, dan ular buta raksasa.[1][2] Genus ini awalnya dibuat sebagai Anomalochilus pada tahun 1890 untuk spesies A. weberi, tetapi diganti namanya pada tahun 1901 karena nama aslinya telah digunakan untuk genus kumbang. Ular pipa kerdil berukuran kecil dan berbentuk silindris, dengan ekor pendek berbentuk kerucut dan kepala kecil membulat yang menyatu dengan leher. Bagian atas tubuhnya berwarna hitam keunguan hingga cokelat keunguan, sedangkan bagian bawahnya berwarna cokelat tua atau hitam, dengan pita berwarna merah oranye di sekitar ekor serta berbagai tanda pucat pada moncong dan perut. Ketiga spesies ular pipa kerdil ini endemik di Sundaland, yaitu di Semenanjung Malaya serta pulau Sumatra dan Kalimantan.
Genus Anomochilus didirikan oleh ahli herpetologi Belanda Theodorus Willem van Lidth de Jeude pada tahun 1890 sebagai Anomalochilus untuk spesies Anomalochilus weberi, yang ia deskripsikan berdasarkan spesimen betina dari Sumatra.[3] Pada tahun 1901, naturalis Charles Berg mengganti nama genus tersebut menjadi Anomochilus, karena nama Anomalochilus sudah digunakan untuk genus kumbang.[4] Spesies kedua dalam genus ini, A. leonardi, dideskripsikan oleh ahli herpetologi Inggris Malcolm Arthur Smith pada tahun 1940 dari dua spesimen yang dikumpulkan di Pahang, Malaysia.[5] Spesies ketiga dalam genus ini, A. monticola, dideskripsikan oleh ahli herpetologi India Indraneil Das dan koleganya pada tahun 2008, berdasarkan spesimen yang dikumpulkan dari Gunung Kinabalu di Kalimantan.[6]
Anomochilus awalnya dideskripsikan dalam famili 'Tortriciidae', yang kemudian disinonimkan dengan famili Cylindrophiidae. Setelah itu, genus ini dipindahkan ke Aniliidae, sebelum akhirnya ditempatkan di Uropeltidae oleh ahli herpetologi Amerika Samuel Booker McDowell Jr. pada tahun 1975.[7] Pada tahun 1993, ahli herpetologi Amerika David Cundall dan koleganya memecah Uropeltidae menjadi tiga famili, menghidupkan kembali Cylindrophiidae dan memindahkan Anomochilus ke dalam famili monogenerik tersendiri, Anomochilidae.[8] Studi genetik selanjutnya menunjukkan bahwa Cylindrophiidae kemungkinan bersifat parafiletik (tidak mencakup semua keturunan dari satu leluhur bersama) terhadap Anomochilidae,[9] dan sebuah studi tahun 2022 merekomendasikan agar Anomochilus dikembalikan ke famili sebelumnya.[10]
Anomochilus memiliki tiga spesies ular pipa. Ketiga spesies tersebut diketahui hidup di pulau Kalimantan, yang diperkirakan merupakan pusat diversifikasi genus ini. Genus ini berkerabat dekat dengan famili Cylindrophiidae, tempat genus ini kadang ditempatkan, dan kedua kelompok tersebut membentuk satu klad yang berkerabat paling dekat dengan Uropeltidae.[10]