Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Anomeanisme

Kaum Anomean, yang juga dikenal dengan sebutan kaum Heterousian, kaum Aesian, dan kaum Enomian, adalah sempalan Kristen abad ke-4 yang menganut salah satu ragam Arianisme, yang mengajarkan bahwa Yesus Kristus tidak sama hakikatnya (homoousios) dan tidak pula serupa hakikatnya (homoiousios) dengan Allah Bapa.

Wikipedia article
Diperbarui 8 Oktober 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bagian dari seri artikel mengenai
Arianisme
Sejarah dan teologi
  • Arius
  • Akasian
  • Anomeanisme
  • Kontroversi Arian
  • Syahadat Arian
  • Konsili Nikea I
  • Keristenan Goth
  • Alkitab Goth (Codex Argenteus)
  • Lusianus dari Antiokhia
  • Semiarianisme
Pemuka Arian
  • Akasius dari Kaisarea
  • Aesius dari Antiokhia
  • Demofilus dari Konstantinopel
  • Edoksius dari Antiokhia
  • Enomius dari Kizikus
  • Esebius dari Nikomedia
  • Estatius dari Sebaste
  • Georgius dari Laodikia
  • Wulfila
Tokoh lain
  • Asterius dari Kapadokia
  • Auksensius dari Milan
  • Auksensius dari Durostorum
  • Konstansius II
  • Penganiayaan umat Kristen oleh bangsa Goth
  • Fritigern
  • Alarik I
  • Artemius
  • Odoaker
  • Teodorik Agung
Tokoh Semiarian kiwari
  • Samuel Clarke
  • Isaac Newton
  • William Whiston
Penentang
  • Petrus dari Aleksandria
  • Akhilas dari Aleksandria
  • Aleksander dari Aleksandria
  • Hosius dari Korduba
  • Atanasius dari Aleksandria
  • Paulus I dari Konstantinopel
  • Nikolaus dari Mira
 Portal Kristen
  • l
  • b
  • s

Kaum Anomean, yang juga dikenal dengan sebutan kaum Heterousian, kaum Aesian, dan kaum Enomian, adalah sempalan Kristen abad ke-4 yang menganut salah satu ragam Arianisme, yang mengajarkan bahwa Yesus Kristus tidak sama hakikatnya (homoousios) dan tidak pula serupa hakikatnya (homoiousios) dengan Allah Bapa.[1]

Selayang pandang

Istilah anomean berasal dari kata Yunani ἀ(ν)- (an-) yang berarti 'tidak' dan ὅμοιος (omoios) yang berarti 'serupa', dan oleh karena itu juga berarti 'lain' atau 'tidak sama'. Pada abad ke-4, masa pemerintahan Kaisar Konstantius II, istilah tersebut dipakai untuk menyifatkan para pengikut Aesius dan Enomius. Istilah heterousian berasal dari kata Yunani ἑτεροούσιος (heterooúsios) yang berarti 'berlainan hakikat', gabungan kata ἕτερος (héteros) yang berarti 'lain' dan kata οὐσία (ousía) yang berarti 'hakikat'.

Kaum Semiarian mengutuk kaum Anomean di dalam Konsili Seleukia. Kaum Anomean membalas dengan mengutuk kaum Semiarian di dalam Konsili Konstantinopel dan Sinode Antiokhia, menghilangkan kata ὅμοιος (omoios) dari rumusan Ariminium maupun Konstantinopel, dan menegaskan bahwa Sang Sabda bukan saja berlainan hakikat dengan Sang Bapa melainkan juga berlainan kehendak dengan Sang Bapa, sehingga sejak saat itu mereka disebut ἀνόμοιοι (anomoioi).

Pada abad ke-5, seorang presbiter Anomean bernama Filostorgius menulis sejarah Gereja versi Anomean.[2]

Penganut ternama

Gambar Enomius dari Kizikus di dalam Babad Nürnberg
  • Aesius, pengasas tradisi Anomean, kemudian hari menjadi uskup (tahun 361–?).[3][4]
  • Teodulus, Uskup Khairetapa (dari tahun ? sampai sekitar tahun 363) dan Uskup Palestina (dari sekitar tahun 363 sampai sekitar tahun 379).[5][6]
  • Enomius, Uskup Kizikus (tahun 360–361) yang diasingkan (dari tahun 361 sampai sekitar tahun 393).[4][7]
  • Pemenius, Uskup Konstantinopel, (sekitar tahun 363, kira-kira sezaman dengan Edoksius dari Antiokhia).[8]
  • Kandidus, Uskup Lidya (sekitar tahun 363 sampai tahun ?).[8]
  • Arianus, Uskup Yonia (sekitar tahun 363 sampai tahun ?).[8]
  • Florensius, Uskup Konstantinopel (sekitar tahun 363 sampai tahun ?, kira-kira sezaman dengan Edoksius dari Antiokhia).[8]
  • Talus, Uskup Lesbos, (sekitar tahun 363 sampai tahun ?, kira-kira sezaman dengan Edoksius dari Antiokhia).[8]
  • Efronius, Uskup Galatia,Laut Hitam, dan Kapadokia (sekitar tahun 363 sampai tahun ?).[8]
  • Yulianus, Ukskup Kilikia, (sekitar tahun 363 sampai tahun ?).[8]
  • Seras, Stefanus, dan Heliodorus, uskup-uskup Mesir (sekitar tahun 363 sampai tahun ?).[8]
  • Filostorgius, sejarawan.

Penentang ternama

  • Basilius Agung, Uskup Kaisarea dan penulis risalah Melawan Enomius.
  • Gregorius dari Nazianzus, Uskup Agung Konstantinopel, seorang penulis dan orator ulung. Orasi Teologis Pertama. Suatu Diskursus Pendahuluan melawan Kaum Enomian.
  • Gregorius dari Nisa, Uskup Nisa, adik kandung Basilius Agung. Melawan Enomius (12 parwa) dan Jawaban Terhadap Pustaka Kedua Enomius.

Baca juga

  • Nektarius dari Konstantinopel
  • Kaum Homean, kebalikan dari kaum Anomean
  • Arianisme
  • Kontroversi Arian

Keterangan

  1. ↑ Encyclopædia Britannica: "Anomoean"
  2. ↑ Filostorgius, Sejarah Gereja.
  3. ↑ Filostorgius, di dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 7, bab 6.
  4. 1 2 Sokrates Skolastikus, Sejarah Gereja, parwa 2, bab 35.
  5. ↑ Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 8, bab 2 dan parwa 9, bab 18.
  6. ↑ Sokrates Skolastikus, Sejarah Gereja, parwa 2, bab 40.
  7. ↑ Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 5, bab 3 dan parwa 6, bab 1–3.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 Filostorgius, dalam Fosius, Ikhtisar Sejarah Gerejawi Filostorgius, parwa 8, bab 2.

Rujukan

  • Edisi pertama Encyclopædia Britannica [terbit 1768-1771]
  •  This article incorporates text from a publication now in the public domain: Chambers, Ephraim, ed. (1728). "article name needed". Cyclopædia, or an Universal Dictionary of Arts and Sciences (Edisi first). James and John Knapton, et al. ; ;
  • l
  • b
  • s
Keyakinan yang dicap bidat oleh Gereja Katolik (daftar)
Abad Klasik
  • Adopsionisme
  • Apolinarisme
  • Arianisme (Anomeanisme, Semiarianisme)
  • Audianisme
  • Doketisme (Circumcelliones)
  • Dualisme
  • Kaum Ebioni
  • Kaum Eukites
  • Gnostikisme (Manikeisme, Paulisianisme, Priscillianisme, Naaseni, Kaum Ofian, Setian, Valentinianisme)
  • Ikonoklasme
  • Lusiferianisme
  • Makedonianisme
  • Markionisme
  • Kaum Melkisedekian
  • Modalisme
  • Monarkianisme (Atingganoi)
  • Monofisitisme
  • Monotelitisme
  • Montanisme
  • Nestorianisme
  • Novasianisme
  • Patripasianisme
  • Pelagianisme (Semipelagianisme)
  • Pneumatomaki
  • Psilantropisme
  • Sabelianisme
  • Subordinasionisme
  • Valentinianisme
Abad Pertengahan
  • Arnoldisme
  • Bogomilisme
  • Dulcinian
  • Fraticelli
  • Gereja Bosnia
  • Henrisian
  • Humiliati
  • Husite
  • Impanasi
  • Katarisme
  • Konsiliarisme
  • Konsubstansiasi
  • Lolardi
  • Roh Bebas
  • Tabori
  • Triklavianisme
  • Waldensian
  • Yosefin
Awal Abad Kiwari
  • Antinomianisme
  • Febronianisme
  • Galikanisme
  • Konsubstansiasi
  • Panteisme
  • Protestantisme (Anabaptisme, Arminianisme, Kalvinisme, Lutheranisme)
  • Quietisme
  • Yansenisme
  • Yosefinisme
Abad Kiwari
  • Amerikanisme
  • Feeneyisme
  • Indiferentisme
  • Komunitas Bunda Segala Bangsa
  • Kristen Positif
  • Modernisme
  • Mormonisme
  • Narkosanto (Maximón, Santa Muerte)
  • Reinkarnasionisme
  • Saksi-Saksi Yehuwa
  •  Portal Katolik

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Selayang pandang
  2. Penganut ternama
  3. Penentang ternama
  4. Baca juga
  5. Keterangan
  6. Rujukan
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026