Anna Kingsford adalah seorang Anti-Vivisection yang dilakukan di Inggris. Ia seorang vegetarian yang aktif mengampanyekan hak-hak perempuan. Anna mejadi salah satu perempuan Inggris pertama yang menjadi dokter setelah Elizabeth Garret Anderson, dan ia satu-satunya mahasiswa kodekteran yang lulus tanpa melalukan eksperimen pada seekor binatang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 16 September 1846 Maryland (en) |
| Kematian | 22 Februari 1888 London |
| Penyebab kematian | Tuberkulosis |
| Tempat pemakaman | St Eata's Church, Atcham (en) |
| Data pribadi | |
| Pendidikan | Sorbonne Universitas Paris |
| Kegiatan | |
| Spesialisasi | Puisi, kedokteran, creative and professional writing (en) |
| Pekerjaan | penyair, theosophist (en) |
| Keluarga | |
| Kerabat | Isabel Bonus (mul) |
| Situs web | anna-kingsford.com |
Anna Kingsford (16 September 1846 – 22 Februari 1888) adalah seorang Anti-Vivisection (operasi pada binatang yang masih hidup untuk keperluan eksperimen) yang dilakukan di Inggris. Ia seorang vegetarian yang aktif mengampanyekan hak-hak perempuan. Anna mejadi salah satu perempuan Inggris pertama yang menjadi dokter setelah Elizabeth Garret Anderson, dan ia satu-satunya mahasiswa kodekteran yang lulus tanpa melalukan eksperimen pada seekor binatang.
Kingsford lulus di Paris pada tahun 1880. Ia menyelesaikan studinya selama enam tahun lalu ia terus melanjutkan sosialisasi tentang binatang sebagai posisi seorang medis. Tesis Akhirnya yaitu L'Alimentation Vegetale de l'Homme tentang keuntungan sebagai vegetarian yang dipublikasikan di Inggris dengan judul The Perfect Way in Diet (1881). Ia mendirikan Food Reform Society tahun itu dan berkeliling Inggris untuk berbicara ilmu pengetahuan tentang vegetarian. Kegiatannya ia lanjutkan ke Paris, Jenewa, dan Lausanne untuk berbicara tentang eksperimen binatang.[1]