Anilios adalah genus ular buta yang terutama menyebar di Australia hingga bagian selatan Pulau Papua. Jumlah spesies dalam genus Anilios sebanyak 43-44 spesies. Spesies tipe untuk genus Anilios adalah Anilios australis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Anilios | |
|---|---|
| Anilios bituberculatus | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Subfilum: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Subordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | Anilios |
| Sinonim | |
| |
Anilios adalah genus ular buta yang terutama menyebar di Australia hingga bagian selatan Pulau Papua. Jumlah spesies dalam genus Anilios sebanyak 43-44 spesies.[2][3] Spesies tipe untuk genus Anilios adalah Anilios australis (Gray, 1845).[2][3]
Dari perkataan Gerika "an~" ('tanpa’) dan kata "helios" ('matahari'), menggambarkan kebiasaan hidup kebanyakan jenis ular ini yang menyelusup di dalam tanah yang gelap (fossorial).[2][3]
Anilios terbedakan dari marga-marga ular buta yang lainnya karena memiliki hemipenis yang dapat dijulurkan keluar, kantung-kantung retrokloakal, ketiadaan perisai frontorostral, serta perisai prefrontal yang berpasangan. Karakter-karakter penting yang lain adalah:[3]
Warna di sisi dorsal (punggung) biasanya cokelat, cokelat terang, cokelat kemerahan, cokelat keunguan, hingga hitam; dan krem, putih atau kuning di sisi ventral (perut), tetapi pada beberapa spesies bagian ini berwarna kemerah jambuan (tak berpigmen).[3]
Marga ini terutama menyebar di benua Australia; dengan dua spesiesnya (A. leucoproctus dan A. torresianus) menyeberang hingga bagian selatan Pulau Papua. Sedangkan A. erycinus menyebar terbatas (endemik) di Papua.[2]
Ada sekitar 44 spesies anggotanya:[3]