Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Angka Maya

Tata bilangan Maya adalah cara menuliskan angka dalam peradaban Maya. Tata bilangan ini terdiri dari tiga simbol: bentuk cangkang yang melambangkan nol, titik yang melambangkan satu, dan garis yang melambangkan lima. Contohnya, angka tiga belas ditulis dengan membuat tiga titik di atas dua garis horizontal.

tata bilangan yang digunakan masyarakat Maya Kuno untuk melambangkan angka dan tanggal
Diperbarui 14 Maret 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Angka Maya
Sistem bilangan
Hindu-Arab
  • Arab barat
  • Arab timur
  • Bengali
  • Gurmukhi
  • India
  • Sinhala
  • Tamil
  • Bali
  • Burma
  • Dzongkha
  • Gujarati
  • Jawa
  • Khmer
  • Lao
  • Mongolia
  • Sunda
  • Thai
Asia Timur
  • Tiongkok
    • Suzhou
  • Hokkien
  • Jepang
  • Korea
  • Vietnam
Alfabet
  • Abjad
  • Armenian
  • Āryabhaṭa
  • Ge'ez
  • Georgia
  • Ibrani
  • Kiril
  • Romawi
  • Yunani
Dulu
  • Aegean
  • Attic
  • Babilonia
  • Brahmi
  • Chuvash
  • Etruscan
  • Inuit
  • Kharosthi
  • Maya
  • Mesir
  • Muisca
  • Quipu
  • Prasejarah
Berdasarkan basis
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 8
  • 10
  • 12
  • 16
  • 20
  • 60
Daftar
  • Numerasi bijektif (1)
  • Representasi digit bertanda (sistem bilangan terner berimbang)
  • Radiks campuran (faktorial)
  • Bilangan pokok bernilai negatif
  • Sistem bilangan pokok kompleks (2i)
  • Bilangan pokok taknegatif dari numerasi (φ)
  • Sistem bilangan asimetrik
Daftar sistem bilangan
Angka Maya

Tata bilangan Maya adalah cara menuliskan angka dalam peradaban Maya. Tata bilangan ini terdiri dari tiga simbol: bentuk cangkang yang melambangkan nol, titik yang melambangkan satu, dan garis yang melambangkan lima. Contohnya, angka tiga belas ditulis dengan membuat tiga titik di atas dua garis horizontal.

Tata bilangan ini merupakan tata bilangan perduapuluhan (berasaskan 20) sebagaimana tata bilangan bilangan Hindu-Arab yang berasaskan sepuluh.[1] Tata bilangan ini juga bersifat posisional. Contohnya, angka tiga puluh tiga ditulis dengan satu titik di baris atas dan tiga titik di atas dua garis horizontal di baris bawah. Baris atas merupakan kelipatan dua puluh. Maka dari itu, (1×20) + 13 = 33.

Catatan kaki

  1. ↑ Saxakali (1997). "Maya Numerals". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-07-14. Diakses tanggal 2006-07-29.

Bacaan lanjut

  • Coe, Michael D. (1987). The Maya (Edisi 4th edition (revised)). London; New York: Thames & Hudson. ISBN 0-500-27455-X. OCLC 15895415.
  • Díaz Díaz, Ruy (December 2006). "Apuntes sobre la aritmética Maya" (online reproduction). Educere (dalam bahasa Spanyol). 10 (35). Táchira, Venezuela: Universidad de los Andes: 621–627. ISSN 1316-4910. OCLC 66480251.
  • Thompson, J. Eric S. (1971). Maya Hieroglyphic ting; An Introduction. Civilization of the American Indian Series, No. 56 (Edisi 3rd). Norman: University of Oklahoma Press. ISBN 0-8061-0447-3. OCLC 275252.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki
  2. Bacaan lanjut

Artikel Terkait

Peradaban Maya

peradaban di wilayah Mesoamerika

Kodeks Dresden

manuskrip

Abjad Jawi

abjad Arab yang digunakan untuk menuliskan beberapa bahasa di Asia Tenggara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026