Andong, poufori, ti atau hanjuang adalah tanaman hias dari keluarga Asparagaceae, yang berasal dari austronesia, Asia Tenggara dan Oseania. Tanaman ini secara lokal dikenal sebagai tanaman andong, pohon ti, atau hanjuang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Andong
| |
|---|---|
| Cordyline fruticosa | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 96813340 |
| Taksonomi | |
| Kerajaan | Plantae |
| Ordo | Asparagales |
| Famili | Asparagaceae |
| Genus | Cordyline |
| Spesies | Cordyline fruticosa A.Chev., 1919 |
| Tata nama | |
| Basionim | Convallaria fruticosa (mul) |
Andong,[1] poufori,[2] ti atau hanjuang[3] (Cordyline fruticosa) adalah tanaman hias dari keluarga Asparagaceae, yang berasal dari austronesia, Asia Tenggara dan Oseania. Tanaman ini secara lokal dikenal sebagai tanaman andong, pohon ti, atau hanjuang.
Tanaman andong berwarna hijau kemerah merahan atau hijau muda. Daunnya mengandung saponin, tanin, flavonoid, polifenol, steroida, polisakarida, kalsium oksalat dan zat besi. [4]
Tanaman ini dapat dijadikan sebagai obat wasir berdarah, nyeri lambung, nyeri ulu hati, TBC, dan haid tidak teratur.
Nama daerah untuk tanaman Andong ini di antaranya adalah Bak Juang (Aceh), Linjuang (Minang), Tumjuang (Palembang), Hanjuang (Sunda), Andong (Jawa Tengah), Kayu Urip (Madura), Andong (Jakarta), Endong (Bali), Renjuang (Dayak), Endong (Nusa Tenggara), Tabango (Gorontalo), Palili (Makasar), Panjureng (Bugis), Daun Soi (Bare'e), dan Weluga (Ambon).[5]