Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Anatona Gulo

Anatona atau juga dikenal dengan nama Anatona Gulo adalah sejarawan dan pengajar Indonesia. Ia menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas sisa masa jabatan 2017-2021 sejak 18 Januari 2021. Sebelumnya, ia menjabat Ketua Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unand dan Wakil Dekan III FIB Unand. Anatona mengajar di Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unand sejak 1993 dan di Jurusan Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumbar sejak 2009. Di antara topik penelitiannya yakni sejarah Suku Nias dan Kota Padang.

Sejarawan dan akademisi Indonesia
Diperbarui 1 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Anatona Gulo
Ini adalah nama Nias, madonya adalah Gulo.
Infobox orangAnatona Gulo

Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran11 Oktober 1965 Suntingan nilai di Wikidata (60 tahun)
Padang Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
Kelompok etnikNias Suntingan nilai di Wikidata
AgamaIslam Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanSMA Negeri 4 Padang
Universitas Gadjah Mada - Magister, Doktor
Universitas Andalas - Sarjana Sastra
SMP Negeri 6 Padang Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaandosen, sejarawan, administrator (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diUniversitas Andalas Suntingan nilai di Wikidata

Anatona atau juga dikenal dengan nama Anatona Gulo (lahir 11 Oktober 1965) adalah sejarawan dan pengajar Indonesia. Ia menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand) sisa masa jabatan 2017-2021 sejak 18 Januari 2021.[1] Sebelumnya, ia menjabat Ketua Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unand dan Wakil Dekan III FIB Unand. Anatona mengajar di Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unand sejak 1993 dan di Jurusan Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumbar sejak 2009.[2] Di antara topik penelitiannya yakni sejarah Suku Nias dan Kota Padang.[3][4][5]

Pendidikan

Anatona bermado Gulö dan berasal dari keluarga Suku Nias. Anatona menempuh pendidikan dasar hingga sarjana di Padang. Ia lulus dari SD Negeri 26 tahun 1979, SMP Negeri 6 Padang tahun 1982, dan SMA Negeri 4 Padang[6] tahun 1985. Ia kemudian menempuh pendidikan S1 Ilmu Sejarah Jurusan Sastra dan Filsafah Fakultas Sastra Universitas Andalas dan meraih gelar Doktorandus (Drs.) pada 14 September 1991.[7][8]

Pada 25 Maret 2001, Anatona meraih gelar Magister Humaniora (M.Hum.) dari program studi S2 Ilmu Sejarah Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Ia lalu meraih gelar Doktor dari program studi S3 Sekolah Pascasarjana di kampus yang sama pada 12 Januari 2007.[7][8] Ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul Perbudakan dan Perdagangan Budak di Kawasan Selat Malaka 1786-1880an dengan promotor adalah Prof. Dr. Bambang Purwanto, M.A[9][10]

Karier

Anatona memulai karier sebagai dosen atau tenaga pengajar di Jurusan Ilmu Sejarah Universitas Andalas pada Maret 1993. Ia sedang dan pernah mengampu beberapa mata kuliah seperti Filsafat Sejarah, Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Sejarah Melayu, Sejarah Asia, dan lain-lain.[11]

Sejak 2008, Anatona terpilih menjadi Anggota Senat FIB Unand. Ia pernah menjadi Kepala Badan Penjaminan Mutu FIB Unand tahun 2008-2010. Ia lalu menjabat Ketua Program Studi S2 Ilmu Sejarah tahun 2009-2010. Ia lalu diangkat sebagai Wakil Dekan III FIB Unand periode 2010-2014.[11] Kemudian, ia diangkat sebagai Ketua Jurusan Ilmu Sejarah FIB Unand sejak 2014.[12]

Lihat juga

  • Gusti Asnan, guru besar sejarah di kampus yang sama
  • Mestika Zed, guru besar sejarah Universitas Negeri Padang

Rujukan

  1. ↑ https://old.unand.ac.id/id/berita-peristiwa/berita/item/3715-unand-wadek-fib-pelantikan.html
  2. ↑ "PDDikti". pddikti.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-11. Diakses tanggal 16 Agu 2024. ;
  3. ↑ Agency, ANTARA News (6 Feb 2020). "Sejarahwan : keberadaan berbagai etnik warnai perjalanan panjang sejarah Kota Padang". Antara News Sumbar. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-13. Diakses tanggal 16 Agu 2024. ;
  4. ↑ "Raya dan Karya, Luruhnya Gelora Bioskop Tua di Padang". Republika Online. 9 Sep 2017. Diakses tanggal 16 Agu 2024.
  5. ↑ Rizal, Hatta (24 Jan 2021). "Tak Disangka, Inilah Suku Pertama yang Huni Kota Padang". Kata Sumbar. Diakses tanggal 16 Agu 2024.
  6. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-19. Diakses tanggal 2021-07-11.
  7. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-11. Diakses tanggal 2021-07-11.
  8. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-12-08. Diakses tanggal 2021-07-11.
  9. ↑ w, teguh puji (14 Feb 2007). "Rekonstruksi Perdagangan Budak di Selat Malaka 1786 â€" 1880-an". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-01. Diakses tanggal 16 Agu 2024. ;
  10. ↑ "Perdagangan budak di Pulau Nias 1820-1860". 16 Agu 2000. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-12. Diakses tanggal 16 Agu 2024 – via etd.repository.ugm.ac.id. ;
  11. 1 2 "CURRICULUM VITAE IDENTITAS DIRI - PDF Free Download". adoc.pub. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-11. Diakses tanggal 16 Agu 2024. ;
  12. ↑ "Haluan 11 Januari 2014 by Harian Haluan - Issuu". issuu.com. 10 Jan 2014. Diakses tanggal 16 Agu 2024.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pendidikan
  2. Karier
  3. Lihat juga
  4. Rujukan

Artikel Terkait

Payung Bangun (akademisi)

sejarawan Sumatera Utara, penulis

Mona Lohanda

adalah seorang sejarawan, arsiparis dan akademisi asal Indonesia serta mantan kurator Arsip Nasional Republik Indonesia. Ia adalah sejarawan terkemuka tentang

Mestika Zed

sejarawan Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026