Muhammad Amri Sanusi adalah birokrat dan politisi berkebangsaan Indonesia. Ia pernah menjadi Wakil Gubernur Sulawesi Barat periode 2006–2011.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Muhammad Amri Sanusi | |
|---|---|
| Wakil Gubernur Sulawesi Barat ke-1 | |
| Masa jabatan 14 Desember 2006 – 14 Desember 2011 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Gubernur | Anwar Adnan Saleh |
| Penjabat Bupati Mamuju Utara | |
| Masa jabatan 2004–2005 | |
| Gubernur | Syamsul Arief Rivai (Pj.) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1951-03-17)17 Maret 1951 Makassar, Sulawesi |
| Meninggal | 19 November 2017(2017-11-19) (umur 66) |
| Suami/istri | Andi Iriani Ahmad |
| Anak | 3 |
| Orang tua |
|
| Almamater | STIA LAN Ujung Pandang (Drs.) Universitas Hasanuddin (M.Si.) |
Muhammad Amri Sanusi (17 Maret 1951 – 19 November 2017) adalah birokrat dan politisi berkebangsaan Indonesia. Ia pernah menjadi Wakil Gubernur Sulawesi Barat periode 2006–2011.[1]
Amri Sanusi menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Negeri 6 Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dan tamat pada tahun 1963. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Kristen Subsidi di Makassar dan tamat pada tahun 1966. Usai tamat SMP, Amri Sanusi kembali melanjutkan pendidikan pada sekolah menengah atas di SMA Negeri 1 Makassar dan tamat pada tahun 1969.[1]
Kemudian pada tahun 1976, ia melanjutkan diploma-3 Akademik Pemerintahan Dalam Negeri Ujung Pandang dan melanjutkan sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Lembaga Administrasi Negara RI Ujung Pandang pada tahun 1982 dan mendapatkan gelar Drs dan terakhir almarhum meraih gelar Master Sains di Universitas Hasanuddin pada tahun 2002.[1]
Karier Amri dimulai pada tahun 1976 sebagai Kepala Seksi Sosial Pada Unit Kesejahteraan Rakyat di Kantor Daerah tingkat II Mamuju, hingga tahun 1977. Kemudian, ia menjadi Penjabat Kepala Sub Direktorat Kesejahteraan Rakyat di Kantor Daerah tingkat II Mamuju dari tahun 1977 hingga 1978.
Tahun 1980, Amri dimutasi di Kota Ujung Pandang (sekarang Makassar). Ia diangkat menjadi Lurah Melayu, Kecamatan Wajo, Kota Madya Ujung Pandang dari 1980 sampai tahun 1984. Pada tahun 1984 hingga 1988, ia diangkat menjadi Kepala Sub Bagian Tata Praja Bagian Pemerintahan di Kantor Kota Madya tingkat II Ujung Pandang. Kemudian diangkat menjadi Camat Ujung Pandang, Kantor Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan, pada tahun 1988–1992 dan Camat Mamajang Kantor Daerah Tingkat I Sulsel, dari tahun 1992–1995.
Selanjutnya ia diangkat menjadi birokrat di pemerintah provinsi, yakni Kepala Bagian Pemuda Olahraga dan Peranan Wanita Kantor Daerah tingkat I Sulsel tahun 1995–1997, Kepala Biro Tata Pemerintahan Umum Kantor Daerah tingkat I Sulsel tahun 1997–1998 dan Kepala Biro Bina Sosial Daerah tingkat II Sulsel tahun 1998–2001, Kepala Biro Bina Dekonsentrasi Kantor Gubernur Sulsel tahun 2001, Kepala Biro Perlengkapan Kantor Gubernur Sulsel tahun 2001–2004.
Tahun 2004, ia dimutasi kembali ke Mamuju, ketika provinsi Sulawesi Barat terbentuk menjadi Asisten Bidang Tata Praja Kantor Gubernur Sulbar pada tahun 2004 hingga tahun 2005. Ia juga menjadi Penjabat Bupati Mamuju Utara 2004 hingga 2005.
Ia kemudian mencalonkan sebagai Calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat tahun 2006. Ia berpasangan dengan Anwar Adnan Saleh. Mereka berhasil memenangkan Pemilihan Gubernur dengan perolehan suara 219.818 atau 45,69%.[2][3]
Amri Sanusi tutup usia di kediamannya Jalan Talasalapang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada 19 November 2017, pukul 21.00 WITA, setelah sakit yang dideritanya dua tahun terakhir.[4]