Amos Bronson Alcott adalah seorang filsuf dan guru Amerika Serikat. Ia juga merupakan anggota kelompok Transendentalis, serta ayah dari Louisa May Alcott, seorang penulis buku terkenal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Amos Bronson Alcott | |
|---|---|
| Lahir | 29 November 1799 Wolcott, Connecticut, Amerika Serikat |
| Meninggal | 4 Maret 1888 Concord, Massachusetts, Amerika Serikat |
Amos Bronson Alcott (lahir 29 November 1799 - meninggal 4 Maret 1888) adalah seorang filsuf dan guru Amerika Serikat. Ia juga merupakan anggota kelompok Transendentalis, serta ayah dari Louisa May Alcott, seorang penulis buku terkenal.[1]
Amos Bronson Alcott lahir pada 29 November 1799 di Wolcott, Connecticut, Amerika Serikat. Ia merupakan putra seorang petani miskin yang membuatnya harus belajar secara otodidak. Ayahnya, Joseph Chatfield, dan ibunya, Anna, memiliki delapan anak, dengan Amos Bronson sebagai anak tertua. Kesulitan ekonomi ini menyebabkan Alcott hanya dapat menyelesaikan pendidikan formal hingga usia empat belas tahun.[2]
Pada tahun 1819, Alcott pergi ke Virginia dengan harapan mendapatkan posisi mengajar. Namun, upaya ini tidak berhasil.[3] Alcott kemudian berkelana di Selatan sebagai pedagang kaki lima sebelum mendirikan serangkaian sekolah untuk anak-anak. Alcott adalah seorang guru yang memiliki teori pendidikannya sendiri, yang sedikit banyak bersumber dari Johann H. Pestalozzi, reformator Swiss, serta Sokrates.[1] Pada 1830, ia menikah dengan Abigail May, dan dikaruniai empat orang putri, yaitu Anna, Louisa May, Elizabet, dan Abby May. Sepanjang kehidupan pernikahan mereka, Abigail dan Bronson pindah dari Connecticut, ke Pennsylvania, lalu kembali ke Massachusetts di mana ia terlibat dalam gerakan Transendental, bersama temannya Ralph Waldo Emerson.[2]
Pada 1834, Alcott mendirikan sekolah di Masonic Temple, Boston.[3] Ia memiliki teori pendidikan yang bertujuan untuk merangsang pemikiran dan "membangunkan jiwa". Metode mengajarnya komunikatif, sopan, dan lembut. Soal-soal disiplin diajukan kepada kelas secara berkelompok, dan ciri khas sekolahnya yang paling menarik perhatian adalah rencananya agar guru menerima hukuman, dalam keadaan tertentu, dari tangan murid yang bersalah. Sistem pendidikannya ini bertujuan agar rasa malu dapat ditanamkan dalam benak anak yang bersalah.[1] Namun, sistemnya ini tidak diterima secara luas, juga menerima ketidak puasan dari orang tua murid yang menyebabkan sekolahnya harus tutup agar ia dapat melunasi utang-utangnya dan ia harus berpindah-pindah lebih dari 20 kali dalam 30 tahun.[4]
Pada 1842, Alcott mengunjungi Inggris, dan mendirikan komunitas utopis sepulang dari sana bersama Charles Lane di Massachusetts. Ia kemudian menjabat sebagai pengawas sekolah di Concord, Massachusetts, dari tahun 1859 hingga 1864.[1] Pada 1879, ia mendirikan Sekolah Filosofi Concord, yang kemudian tutup pada Juli 1888, bertepatan dengan tahun kematiannya.[4] Alcott meninggal pada 4 Maret 1888 di Concord, Massachusetts, Amerika Serikat. pada usia 88 tahun.[1]