Al-Hurr bin Yazid at-Tamimi adalah seorang komandan Arab dan bangsawan dari Bani Tamim pada masa Kekhalifahan Umayyah. Silsilahnya adalah al-Hurr bin Yazid bin Najiyah bin Qa'nab bin Attab ar-Radaf bin Haram bin Riyah bin Yarbu' bin Hanzhalah bin Malik bin Zaid Manah bin Tamim.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Al-Hurr at-Tamimi | |
|---|---|
| Nama asal | الحر التميميcode: ar is deprecated |
| Meninggal | 680 Karbala |
| Sebab meninggal | Terbunuh dalam Pertempuran Karbala |
| Kebangsaan | Bani Tamim |
| Orang tua |
|
Al-Hurr bin Yazid at-Tamimi (bahasa Arab: الحر بن يزيد التميميcode: ar is deprecated ) adalah seorang komandan Arab dan bangsawan dari Bani Tamim pada masa Kekhalifahan Umayyah.[1] Silsilahnya adalah al-Hurr bin Yazid bin Najiyah bin Qa'nab bin Attab ar-Radaf bin Haram bin Riyah[2] bin Yarbu' bin Hanzhalah bin Malik bin Zaid Manah bin Tamim.[3]
Al-Hurr merupakan komandan seribu pasukan kavaleri yang dikirim dari al-Qadisiyyah oleh al-Hushain bin Numair at-Tamimi, wakil gubernur Irak Ubaidillah bin Ziyad, dengan tugas mencegah Husain bin Ali dan keluarganya yang sedang dalam perjalanan menuju Kufah. Ketika pasukan dari Kufah yang dikirim Ubaidillah semakin bertambah banyak, al-Hurr memilih untuk membelot ke pihak Husain dan bertempur bersamanya di Pertempuran Karbala hingga terbunuh pada tahun 680.[1][2]
Dalam serial Muawiyah, Hasan dan Husain (معاوية والحسن والحسين) yang berasal dari Suriah dan dirilis pada tahun 2011, tokoh al-Hurr at-Tamimi diperankan oleh aktor Qasim Melho.[4]