Aimoli merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Alor Barat Laut, kabupaten Alor, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Desa ini merupakan salah satu dari 19 desa dan kelurahan yang berada di Kecamatan Alor Barat Laut. Desa ini memiliki kodepos 85851.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Aimoli | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Nusa Tenggara Timur | ||||
| Kabupaten | Alor | ||||
| Kecamatan | Alor Barat Laut | ||||
| Kode pos | 85851 | ||||
| Kode Kemendagri | 53.05.02.2007 | ||||
| Luas | 8.38 km2 | ||||
| Jumlah penduduk | 1251 jiwa (2023)[1] | ||||
| Kepadatan | 149.3 jiwa/km2 | ||||
| |||||
Aimoli merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Alor Barat Laut, kabupaten Alor, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Desa ini merupakan salah satu dari 19 desa dan kelurahan yang berada di Kecamatan Alor Barat Laut. Desa ini memiliki kodepos 85851.
Desa ini memiliki jumlah penduduknya sebagian besar bersuku daerah Alor. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian petani. SD GMIT Aimoli, TK Pertiwi Aimoli, Gereja Masehi Injili Di Timor (GMIT) Jemaat Sei'eng berada di desa ini.
di Desa Aimoli ada salah satu suku kecil bernama suku ABOIC adalah suku pertama yang merintis daratan Desa Aimoli, kampung Sei'eng. Suku ini mengembara dari arah barat dari sebuah negeri yang jauh letaknya dan pertama kali mendarat di (O'a Pringdon) Kalabahi (Arabah) Kabupaten Alor. tidak diketahui pasti sejak kapan suku ini tiba di Alor, tetapi menurut cerita nenek moyang suku ABOIC, sekitar masa pra sejarah (Purba). dipulau Kab. Alor -Oa Pirungdon) mereka membangun tempat tinggal beranak cucu. suku ini diberikan julukan oleh pulau-pulau yang mereka pernah lewati yaitu Julukan " HIYAAN BALEL UIL" dengan nama Rumah Adat "LAFELBALE" dan juga memiliki lagu daerah (lagu perayaan kemenangan ketika berperang " HOLENG-HOLENG". Ketika mereka bertambah banyak dan tentunya membutuhkan tempat tinggal yang luas, akhirya setelah melalui acara adat dan pertemuan antara pemimpin suku, mereka membagi kelompok, ada yang tetap tinggal dan ada yang kemudian mengembara kearah timur mengembara melalui gunung dan berdiam diatas gunung Seydon (sekarang diberi nama Ahain Palol). Hingga beberapa tahun kemudian mereka mengembara kearah Sei'eng Desa Aimoli dan menjadi perintis daratan Desa Aimoli dan masih ada sampai hari ini.