Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiAhmad Niam Salim
Artikel Wikipedia

Ahmad Niam Salim

Drs. H. Ahmad Niam Salim M.Si. biasa dipanggil Ahmad Naim adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Aljazair. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Kudus dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Dari pernikahannya dengan Hj Maesaroh Toha M.Ag, Niam Salim dikaruniai dua anak; Anindya Ginva Amalia dan Muhammad Abdullah Aufa al Ghifari.

Wikipedia article
Diperbarui 27 Desember 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ahmad Niam Salim
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Agustus 2017)
Ahmad Niam Salim
Duta Besar Indonesia untuk Aljazair
Masa jabatan
2011–2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Sebelum
Pendahulu
Yuli Mumpuni Widarso
Pengganti
Safira Machrusah
Sebelum
Informasi pribadi
Meninggal17 September 2014
Aljir, Aljazair
KebangsaanIndonesia
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Drs. H. Ahmad Niam Salim M.Si. biasa dipanggil Ahmad Naim adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Aljazair. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Kudus dan Universitas Islam Negeri (dahulu Institut Agama Islam Negeri) Sunan Kalijaga. Dari pernikahannya dengan Hj Maesaroh Toha M.Ag, Niam Salim dikaruniai dua anak; Anindya Ginva Amalia dan Muhammad Abdullah Aufa al Ghifari.

Riwayat Hidup

Niam Salim meninggalkan kampung halamannya, Kota Semarang, setelah lulus dari MTs Hasyim Asyari tahun 1983. Setelah lulus dari Pesantren Raudlatut Tholibin, Ahmad Niam Salim kuliah di IAIN Sunan Kalijaga (sekarang UIN Sunan Kalijaga). Tidak lama setelah diwisuda pada tahun 1989, ia berhasil menduduki beberapa jabatan penting di GP Ansor yang merupakan sayap organisasi Nahdhatul Ulama. Bahkan, pada tahun 1996 ia terpilih menjadi Ketua Ansor Jawa Tengah.

Pada tahun 1991 hingga 1996 ia menjadi Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Tengah. Karier politik Niam Salim semakin berjalan mulus melalui Partai Kebangkitan Bangsa hingga akhirnya diangkat menjadi Duta Besar untuk Aljazair.

Sebelum menjadi duta besar di Aljazair, Niam dikenal sebagai politikus di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada Pemilihan umum Legislatif 2009 lalu ia pernah menjadi calon legislatif DPR untuk daerah pemilihan Jawa Tengah II (Kabupaten Demak, Kudus, dan Jepara) . Gagal menjadi anggota DPR, selang beberapa tahun Niam kemudian menjadi duta besar pada tahun 2011 meskipun keputusan ini sempat ditolak oleh sebagian besar kalangan.[1][2][3]

Ia meninggal di Aljir, ibu kota Aljazair pada 17 September 2014 dalam usia 47 tahun sebagai akibat dari penggumpalan darah di otak.[2][4][5][6]

Referensi

  1. ↑ Indra Akuntono (2011-12-21). "Presiden SBY Lantik 26 Duta Besar". detikcom. Diakses tanggal 2019-08-03.
  2. 1 2 http://www.tempo.co/read/news/2014/09/17/058607572/Duta-Besar-RI-untuk-Aljazair-Meninggal%5B%5D
  3. ↑ Saifullah, Muhammad (2011-08-26). "Niam Salim Dinilai Tak Layak Jadi Dubes RI". Okezone.com. Diakses tanggal 2021-07-15.
  4. ↑ http://www.antaranews.com/berita/453987/dubes-ri-untuk-aljazair-ahmad-naim-wafat
  5. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-21. Diakses tanggal 2014-09-20.
  6. ↑ Rinaldo (2014-09-17). Rinaldo (ed.). "Dubes RI untuk Aljazair Meninggal Dunia karena Sakit". Liputan6.com. Diakses tanggal 2021-07-15.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat Hidup
  2. Referensi

Artikel Terkait

Daftar pemain sepak bola keturunan Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025

Unjuk rasa di Indonesia pada Agustus-September 2025

Daftar pejabat pemerintahan Indonesia yang meninggal pada saat menjabat

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026