Agis IV, putra Eudamidas II, adalah raja Sparta yang ke-24 dari dinasti Eurypontid. Dia dianggap sebagai pemimpin yang idealis tetapi kurang berguna.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Agis IV | |
|---|---|
| Raja Sparta | |
| Berkuasa | 245 SM – 241 SM |
| Pendahulu | Eudamidas II |
| Penerus | Eudamidas III |
| Kematian | 241 SM Sparta |
| Permaisuri | Agiatis |
| Dinasti | Eurypontid |
| Ayah | Eudamidas II |
| Ibu | Agesistrate |

Agis IV (bahasa Yunani kuno: Ἄγιςcode: grc is deprecated , sek 265 SM – 241 SM), putra Eudamidas II, adalah raja Sparta yang ke-24 dari dinasti Eurypontid.[1] Dia dianggap sebagai pemimpin yang idealis tetapi kurang berguna.[2]
Dia oleh banyak penulis dianggap terlalu lemah dan baik hati untuk menghadapi permasalahan yang menderanya. Agis dicirikan dengan ketulusan tujuan dan merupakan campuran kerendahan hati dan kewibawaan penguasa, yang barangkali menjadikannya tokoh paling atraktif sepanjang sejarah Sparta. Kehidupan dan kematiannya dijadikan cerita romantik oleh beberapa penulis kuno. Dia juga menjadi subjek biografi, yang kini telah hilang, yang ditulis oleh Phylarkhos, yang sangat merujuk pada karya Plutarkhos ketika dia menulis biografinya sendiri mengenai Agis.[2]
| Didahului oleh: Eudamidas II |
Raja Eurypontid Sparta sek. 245 SM – 241 SM |
Diteruskan oleh: Eudamidas III |