Agelaius assimilis, atau burung hitam bahu merah, dikenal dalam bahasa Spanyol Kuba sebagai mayito de la ciénaga, sargento cubano, dan turpial de hombros rojos adalah spesies burung pengicau dari famili Icteridae yang merupakan burung endemik Kuba. Meskipun wujudnya menyerupai spesies lain dalam genus Agelaius, kajian terbaru menetapkan bahwa burung ini merupakan spesies tersendiri, terpisah dari kerabat dekatnya, yaitu burung hitam bersayap merah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Agelaius assimilis | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Ordo: | Passeriformes |
| Famili: | Icteridae |
| Genus: | Agelaius |
| Spesies: | A. assimilis |
| Nama binomial | |
| Agelaius assimilis | |
| Range of A. assimilis | |
Agelaius assimilis, atau burung hitam bahu merah, dikenal dalam bahasa Spanyol Kuba sebagai mayito de la ciénaga (burung hitam rawa), sargento cubano (sersan Kuba), dan turpial de hombros rojos (burung bahu merah) adalah spesies burung pengicau dari famili Icteridae yang merupakan burung endemik Kuba. Meskipun wujudnya menyerupai spesies lain dalam genus Agelaius, kajian terbaru menetapkan bahwa burung ini merupakan spesies tersendiri, terpisah dari kerabat dekatnya, yaitu burung hitam bersayap merah (Agelaius phoeniceus).[2][3]
Burung ini hanya berkembang biak di kawasan rawa. Mereka menetap di habitat rawa sepanjang tahun dan tidak bepergian jauh dari sarangnya untuk mencari makan, berbeda dengan beberapa anggota Icteridae Amerika Utara yang juga bersarang di rawa. Tidak seperti burung hitam bersayap merah, jantan dan betina burung hitam bahu merah sama-sama memberi makan anak mereka dengan frekuensi setara.[4]
Burung hitam bahu merah memiliki kemiripan dengan burung hitam bersayap merah (Agelaius phoeniceus), namun terdapat beberapa perbedaan jelas. Pada A. assimilis, ukuran jantan dan betina relatif lebih dekat, betinanya berwarna hitam sepenuhnya alih-alih cokelat bergaris, dan pasangan burung ini bersifat monogami. Jantan berukuran sekitar 22 sentimeter dengan berat 46–54 gram, sedangkan betina sekitar 20 sentimeter dengan berat 36–43 gram. Seperti jantan A. phoeniceus, jantan burung hitam bahu merah memiliki bercak merah mencolok di sayap yang dibingkai warna kuning. Individu jantan muda menunjukkan warna tanda yang lebih kusam, sementara betina muda tampak kecokelatan. Jantan dari spesies ini sangat menyerupai A. phoeniceus, sedangkan betina tampil seluruhnya hitam tanpa pola merah dan kuning di sayap. Selain perbedaan perilaku, tingkat dimorfisme seksual, baik ukuran maupun warna bulu lebih rendah dibandingkan burung hitam bersayap merah.[5][4]
Burung hitam bahu merah memiliki pergerakan yang sangat terbatas dan hanya hidup di beberapa kawasan rawa di Kuba bagian barat serta di Isla de la Juventud. Jangkauan burung hitam bersayap merah yang mirip dengannya juga mencapai wilayah Kuba barat. Menurut IUCN, spesies ini dikategorikan sebagai Perhatian Paling Kecil dan cukup sering dijumpai di area tertentu di Kuba.[6][1][4]