Adriana Elisabeth Hoffmann Jacoby adalah seorang ahli botani, pencinta lingkungan, dan penulis asal Chili. Ia menjabat sebagai sekretaris eksekutif Komisi Lingkungan Nasional Chili dari tahun 2000 hingga 2001. Hoffmann dikenal sebagai advokat pengelolaan berkelanjutan dan pelindung hutan di Chili, yang membawanya pada penentangan terhadap praktik pembalakan liar dalam perannya sebagai koordinator Defensores del Bosque Chileno sejak tahun 1992.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

![]() | |
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | (es) Adriana Elisabeth Hoffmann Jacoby 29 Januari 1940 Santiago de Chile |
| Kematian | 20 Maret 2022 Santiago de Chile |
| Data pribadi | |
| Pendidikan | Universitas Chili |
| Kegiatan | |
| Spesialisasi | Botani dan farmasi |
| Pekerjaan | ahli botani, ahli biologi, science communicator (en) |
| Karya kreatif | |
| Singkatan nama ahli botani | A.E.Hoffm. |
| Keluarga | |
| Orang tua | Francisco Hoffmann (mul) |
| Saudara | Francisco Hoffmann Jacoby (mul) |
Penghargaan | |
Adriana Elisabeth Hoffmann Jacoby (29 Januari 1940 – 20 Maret 2022) adalah seorang ahli botani, pencinta lingkungan, dan penulis asal Chili. Ia menjabat sebagai sekretaris eksekutif Komisi Lingkungan Nasional Chili dari tahun 2000 hingga 2001. Hoffmann dikenal sebagai advokat pengelolaan berkelanjutan dan pelindung hutan di Chili, yang membawanya pada penentangan terhadap praktik pembalakan liar dalam perannya sebagai koordinator Defensores del Bosque Chileno (Pembela Hutan Chili) sejak tahun 1992.
Hoffmann menulis lebih dari selusin buku mengenai flora Chili dan menghasilkan 106 nama botani, yang sebagian besar berupa penataan ulang spesies dan taksa infraspesifik kaktus.[1]
Adriana Hoffmann lahir di Santiago pada tahun 1940 dari pasangan Lola (Jacoby) dan Franz Hoffmann. Ia tumbuh besar di Providencia dan mengenyam pendidikan di Liceo Manuel de Salas.[2] Hoffmann diterima di Universitas Chili dan memulai studi di bidang agronomi. Ia kemudian mengikuti ibunya ke Jerman yang melanjutkan studi psikiatri teknik, dan di sana Hoffmann mengubah fokus pendidikannya menjadi biologi dengan spesialisasi botani dan ekologi.[3] Setelah menyelesaikan studinya, ia kembali ke Chili dan menikah dengan seorang insinyur bernama Hernán Calder. Mereka sempat tinggal di luar negeri sebelum akhirnya kembali ke Chili pada era 1970-an.
Sepanjang kariernya, Hoffmann melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Chili untuk mendokumentasikan flora dan mendeskripsikan spesies tumbuhan. Pada April 2008, ia telah mengidentifikasi dan mengklasifikasikan 106 spesies kaktus baru.[4]
Pada tahun 1992, Hoffmann menjadi koordinator Defensores del Bosque Chileno, organisasi nirlaba sekaligus kelompok pelindung hutan terbesar di Chili.[4] Ia juga mendirikan Agrupación pada tahun 1994, sebuah kelompok yang beranggotakan tokoh-tokoh ternama seperti penyanyi, penyair, ekonom Manfred Max Neef, dan Uskup Bernardino Piñera.[5] Pada pertengahan 1990-an, Hoffmann diakui sebagai salah satu aktivis lingkungan terkemuka di Chili.[6]
Hoffmann menjabat di dewan direksi Yayasan Lahuen, sebuah organisasi pelestarian hutan yang membentuk Suaka El Cañi.[7][8] Ia juga aktif dalam berbagai organisasi seperti Masyarakat Sains Chili, Masyarakat Biologi Chili, Yayasan Bumi, Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam, serta Asosiasi Pemimpin Wanita Chili. Salah satu upayanya bersama Defensores del Bosque adalah mengembangkan program pendidikan lingkungan bagi para guru.[9]
Pada Maret 2000, Hoffmann ditunjuk oleh Presiden Ricardo Lagos sebagai sekretaris eksekutif Komisi Lingkungan Nasional, cikal bakal Kementerian Lingkungan Hidup Chili. Dalam masa jabatannya, ia terlibat dalam pembentukan jaringan jalur pendakian nasional Sendero de Chile, memperbaiki Sistem Penilaian Dampak Lingkungan (SEIA), menjalankan program pendidikan lingkungan, dan mengupayakan peningkatan kualitas udara di Santiago.[10]
Selama menjabat, Hoffmann menghadapi kritik dari kalangan bisnis atas sikapnya yang dianggap terlalu mencintai lingkungan, sementara kelompok lingkungan menganggapnya kurang memiliki pengaruh di dalam pemerintahan.[11] Setelah disetujuinya penggunaan petcoke untuk generator berbahan bakar gas yang ditentangnya,[12] Hoffmann mengundurkan diri pada Oktober 2001 dengan alasan tidak lagi mendapatkan dukungan dari Presiden Lagos maupun para menteri. Setelah itu, ia kembali bergabung dengan Defensores del Bosque dan bersiap menghadapi masa pensiun.
Some experts go so far as to say that Chile's 'green' activism boils down to just one high-powered woman: biologist Adriana Hoffmann, 55, head of Defenders of the Chilean Forest.(perlu berlangganan)
Adriana Hoffmann.